Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Taliban Ledakan Bom di Pusat Kota Kabul, Sejumlah Orang Tewas
Selasa, 19 April 2016 - 16:30:22 WIB

JAKARTA, Suluhriau- Kelompok militan Taliban mengaku bertanggung jawab atas ledakan yang mengguncang pusat kota Kabul, Afghanistan.

Presiden Ashraf Ghani menyatakan sejumlah orang tewas dan terluka dalam ledakan yang nampaknya menargetkan kantor badan keamanan utama di Afghanistan.

Ledakan ini meninggalkan segumpal awan hitam tebal yang terlihat mengepul di dekat kantor kedutaan besar Amerika Serikat di Kabul.

Seorang pejabat Afghanistan memperkirakan ledakan berasal dari serangan bom bunuh diri. Juru bicara kementerian dalam negeri Afghanistan, Sediq Sediqqi memaparkan ledakan itu disusul oleh serentetan tembakan, dan daerah itu kemudian dikelilingi oleh pasukan keamanan, Selasa (19/4/2016).

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid menyatakan kelompoknya mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Ledakan besar itu terjadi di jam sibuk pada pagi hari, hanya sepekan setelah Taliban mengumumkan akan memulai serangan musim semi tahunan.

Seorang saksi mata yang berada di dekat lokasi kejadian menyatakan kepada Reuters bahwa beberapa tembakan terdengar lebih dari setengah jam setelah ledakan. Polisi Kabul juga melaporkan sejumlah tembakan terjadi setelah ledakan.

Sejumlah lembaga keamanan utama Afghanistan berbasis di daerah itu, termasuk direktorat keamanan nasional. Kementerian pertahanan dan istana kepresidenan juga berada dalam jarak beberapa ratus meter dari lokasi ledakan.

Kantor kedutaan besar AS yang berlokasi dekat dengan markas utama misi pimpinan NATO di Afghanistan, membunyikan alarm peringatan ketika ledakan terjadi. Hingga kini, belum ada indikasi sumber ledakan itu, namun sejumlah serangan roket umum terjadi di kota itu.

Ledakan itu juga membuat sejumlah jendela yang berjarak kilometer jauhnya pecah. Gumpalan awan tebal membumbung tinggi ke langit usai ledakan.

Dalam pernyataannya, Istana Kepresidenan Afghanistan mengutuk serangan itu. Sementara, juru bicara rumah sakit darurat di kota itu mengungkapkan mereka merawat delapan tentara Afghanistan yang terluka ringan.

Taliban Afghanistan pada Selasa pekan lalu mengumumkan akan memulai serangan musim semi, meskipun pemerintah Afghanistan tengah upaya melanjutkan perundingan kepada para pemberontak untuk mengakhiri konflik yang berlarut-larut.

Taliban memperingatkan mereka akan "meluncurkan serangan besar-besaran pada posisi musuh di seluruh negeri." Serangan musim semi tahunan biasanya menandai awal musim pertempuran.

Taliban mengklaim bahwa serangan yang dijuluki Operasi Omari ini diluncurkan untuk menghormati almarhum pendiri kelompok militan itu, Mullah Omar. Kematian Mullah Omar sendiri baru diumumkan tahun lalu.

Sumber: cnn Indonesia



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat