BBM Turun, Tarif AKAP di Sumatera Belum Turun
Minggu, 10 April 2016 - 16:24:56 WIB
PEKANBARU, Suluhriau- Kementerian perhubungan menurunkan tarif angkutan umum darat antar kota antar provinsi (AKAP) sebesar 3,5 persen. Namun, kebijakan tersebut belum diterapkan di Sumatera.
Hal itu diakui sejumlah penumpang di terminal bandar raya payung sekaki (BPRS) yang melayani berbagai kota di Pulau Sumatera, tarif tidak mengalami penurunan.
Hal tersebut berbeda dengan tarif angkutan umum di kabupaten/kota di provinsi riau yang menetapkan penurunan tarif tiga persen.
Sementara itu, Ketua Organda Pekanbaru Syaiful Alam mengatakan, untuk Organda Pekanbaru mengikuti intruksi kementerian perhubungan tentang penyesuaian tarif angkutan darat pasca penurunan harga BBM.
Penurunan tarif angkutan darat juga berlaku pada taksi dari sebelumnya untuk buka pintu Rp 7.500 menjadi Rp 7.000 dan tarif per kilometernya turun dari Rp 5.500 menjadi Rp 4.500.
Syaiful menambahkan, penurunan harga bbm tidak terlalu berdampak positif kepada pemilik usaha angkutan umum.
Pasalnya harga suku cadang tidak ikut turun, sehingga penurunan biaya operasional tidak signifikan. Pemilik usaha angkutan umum maupun pengemudi diharapkan mematuhi kesepakatan tersebut mengingat sejak 1 april 2016, harga bbm jenis premium resmi turun Rp 500 per liter dari Rp 6.950 menjadi Rp 6.450 per liter dan solar dari sebelumnya Rp 5.650 menjadi Rp 5.150. (slt)
Komentar Anda :