SULUHRIAU— Sebuah nama yang menemani generasi demi generasi penikmat biskuit di Malaysia dan Singapura segera memasuki babak akhir.
Lee Biscuits, produsen yang dikenal lewat biskuit Marie, akan menghentikan produksi dan menutup pabriknya di Pontian, Johor, Malaysia, pada akhir Oktober 2026.
Keputusan tersebut mengakhiri perjalanan industri biskuit Lee Biscuits yang telah berlangsung selama 92 tahun sejak didirikan pada 1934.
Penutupan pabrik dilaporkan berkaitan dengan restrukturisasi bisnis grup induknya yang memilih mengonsolidasikan aset dan mengalihkan fokus ke bisnis utama, termasuk sektor karet dan kelapa sawit.
Kabar penutupan itu mulai diketahui pemasok dan pelanggan sejak September 2026. Pemberitahuan mengenai penghentian produksi telah disampaikan sebelum operasional pabrik benar-benar berakhir pada penghujung bulan ini.
Dampaknya tidak hanya terasa pada lini produksi. Para pekerja pabrik juga ikut terkena imbas keputusan tersebut. Sekitar 300 karyawan dilaporkan masih bekerja hingga akhir Oktober, terutama untuk menangani proses pembersihan dan pekerjaan terkait setelah kegiatan produksi dihentikan.
Manajemen pabrik juga dilaporkan menggelar penjualan penghabisan stok selama sekitar dua pekan terakhir. Persediaan biskuit yang tersisa di fasilitas produksi kini telah habis terjual.
Bagi konsumen, penutupan pabrik bukan berarti biskuit Lee langsung hilang dari pasaran. Sejumlah produk masih dilaporkan tersedia di toko ritel dan platform penjualan daring, meski belum ada kepastian mengenai kelanjutan produksi setelah pabrik Pontian ditutup, seperti diberitakan CNA 2 dan NST Online dikutip dari CNBC Indonesia. (***)
Editor: Khairul