SULUHRIAU, Kampar— Di usia 73 tahun, memiliki rumah yang aman dan layak menjadi kebutuhan penting bagi Ibu Suraya, warga Dusun Kampung Bukit, Desa Bukit Ranah, Kecamatan Kampar.
Kondisi huniannya mendapat perhatian Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Ramadhan Sebayang yang datang langsung untuk melihat kebutuhan perbaikan, Selasa (13/10/2026).
Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi. Kapolres bersama jajaran juga memastikan rencana rehabilitasi rumah Suraya segera ditindaklanjuti agar perempuan lanjut usia itu dapat tinggal dengan lebih nyaman dan aman.
Kehadiran rombongan kepolisian di tengah permukiman warga itu menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan Polri kepada masyarakat. Kepedulian sosial diharapkan hadir bukan hanya melalui bantuan, tetapi juga lewat tindakan nyata terhadap kebutuhan warga yang memerlukan perhatian.
Kapolres Kampar tiba di rumah Suraya sekitar pukul 11.20 WIB. Ia didampingi Wakapolres Kampar Kompol Rizky Hidayat, sejumlah pejabat utama Polres Kampar, Kapolsek Kampar Iptu Esafati Daeli, para kanit, personel kepolisian, Bhabinkamtibmas, serta Kepala Dusun II Bukit Ranah, Iril.
Kedatangan rombongan disambut Suraya dan warga sekitar. Suasana hangat mewarnai pertemuan tersebut, ketika Kapolres menyempatkan diri berbincang langsung dengan Suraya untuk mendengarkan kondisi serta kebutuhan yang dihadapinya.
Periksa Kondisi Rumah, Kapolres Pastikan Perbaikan Ditindaklanjuti
Usai bersilaturahmi, Bobby meninjau kondisi rumah Suraya secara langsung. Ia melihat sejumlah bagian bangunan yang membutuhkan perbaikan sebagai bahan untuk menentukan langkah rehabilitasi.
Peninjauan tersebut menjadi dasar tindak lanjut agar pengerjaan rumah dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Dalam kegiatan itu, Kapolres menyatakan komitmennya untuk membantu mewujudkan hunian yang lebih layak bagi Suraya.
“Kehadiran kami di sini adalah wujud bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, peduli pada mereka yang membutuhkan. Ibu Suraya adalah warga kita, dan kesejahteraan beliau juga tanggung jawab kita bersama. Rumah yang layak adalah hak setiap warga negara, dan kami akan berusaha membantu mewujudkannya,” ujar Bobby.
Ia memastikan rehabilitasi rumah tersebut direncanakan mulai dikerjakan pada hari yang sama. Tenaga tukang bangunan dipanggil untuk menyusun rencana perbaikan sekaligus memulai pengerjaan.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penanganan kondisi rumah, sehingga Suraya bisa menempati hunian yang lebih aman dan nyaman di masa tuanya.
Kepedulian Sosial yang Dekat dengan Kebutuhan Warga
Program kepedulian tersebut sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, yang menempatkan kedekatan dengan warga sebagai bagian dari pelaksanaan tugas kepolisian.
Kehadiran aparat di lingkungan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan penegakan hukum. Perhatian terhadap kondisi sosial warga juga menjadi salah satu cara membangun hubungan yang lebih dekat antara kepolisian dan masyarakat.
Bagi warga Desa Bukit Ranah, kunjungan Kapolres beserta jajarannya menjadi perhatian tersendiri. Langkah rehabilitasi rumah Suraya diharapkan memberikan manfaat langsung bagi penerima bantuan sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian sosial di lingkungan sekitar.
Pada akhirnya, ukuran kepedulian bukan hanya terletak pada kehadiran dalam sebuah kegiatan, melainkan juga pada tindak lanjut yang benar-benar dirasakan masyarakat. Bagi Suraya, perbaikan rumah tersebut diharapkan menjadi awal untuk menjalani hari-hari dengan lebih tenang, aman, dan nyaman. (hpk)