Sabtu, 10 Oktober 2026 Mancing di Tanjung Senekip, Tiga Remaja Jatuh ke Laut, Dua Meninggal Dunia, Satu Selamat | Simpan Sabu di Atas Kasur, Warga Bandar Picak Diciduk Polsek XIII Koto Kampar | Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar | Simpan Sabu di Semak Dekat Rumah, Warga Koto Kampar Hulu | Pegadaian Ajak Siswa Kenali Keragaman Geologi Lewat Geopark Silokek ke Anak SD | Pawai Ta'aruf MTQ ke-55 Kampar di Gunung Sahilan Ditiadakan, Bupati Ingatkan Gunakan Masker
 
 
☰ Peristiwa
Mancing di Tanjung Senekip, Tiga Remaja Jatuh ke Laut, Dua Meninggal Dunia, Satu Selamat
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:56:09 WIB

SULUHRIAU, Bengkalis- Pagi yang semula tenang di Pantai Senekip berubah jadi duka. Tiga remaja yang memancing di pemecah ombak tiba-tiba terjatuh dan terseret arus, Jumat (9/10/2026).


Lokasi kejadian berada di perairan Desa Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Tempat itu memang jadi favorit pemancing, tapi jalannya terjal dan arusnya terkenal kuat.


Laporan pertama masuk sekitar pukul 09.00 WIB. Kepala Pos Sandar Kembung Sat Polairud Polres Bengkalis menerima informasi ada remaja hilang di laut pada titik koordinat 01 derajat 28 menit 58 detik Lintang Utara dan 102 derajat 29 menit 01 detik Bujur Timur.


Mendapat laporan darurat, Kasat Polairud Polres Bengkalis AKP Danil langsung memerintahkan personel Pos Sandar Kembung bergerak cepat.


Pukul 09.15 WIB tim gabungan menyiapkan sarana evakuasi laut. Koordinasi dilakukan lintas instansi untuk menyisir titik tempat korban terakhir terlihat.


Tepat pukul 10.00 WIB tim tiba di lokasi. Personel Sat Polairud Polres Bengkalis, TNI AL, Bhabinkamtibmas, BPBD Bengkalis, dan warga setempat membagi area pencarian di sekitar Tanjung Senekip. Waktu menjadi kunci.


Tidak lama berselang, satu korban ditemukan selamat. Dia adalah Rama Ramadhan (17), warga Desa Teluk Pambang. Remaja itu langsung dievakuasi ke darat untuk mendapat penanganan medis dan pendampingan trauma.


Tim tidak berhenti. Penyisiran diperluas ke perairan sekitar titik jatuh. Sekitar pukul 10.30 WIB, korban kedua ditemukan. Adha Irwansyah 17), warga Dusun Tanjung Kudus, Desa Teluk Pambang. Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia akibat tenggelam.


Cuaca dan kondisi arus tetap jadi tantangan. Pencarian terus diintensifkan hingga menjelang siang.


Pukul 11.45 WIB, korban ketiga ditemukan tidak jauh dari lokasi korban kedua. Dia adalah Saputra Hamzani alias Rio, 18 tahun, warga Desa Muntai. Korban juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.


Seluruh korban, baik yang selamat maupun meninggal, langsung dievakuasi dari bibir pantai. Selanjutnya diserahkan secara resmi kepada keluarga masing-masing.


Pukul 12.00 WIB operasi SAR gabungan dinyatakan selesai dan ditutup setelah ketiga korban berhasil ditemukan.


Peristiwa ini kembali menjadi pengingat. Pemecah ombak terlihat tenang dari atas, namun di bawahnya arus bisa menyapu kapan saja. Warga, terutama remaja yang hobi memancing, diminta lebih waspada dan tidak memancing sendirian di lokasi rawan. (src, mcr)


 




 
Berita Lainnya :
  • Mancing di Tanjung Senekip, Tiga Remaja Jatuh ke Laut, Dua Meninggal Dunia, Satu Selamat
  • Simpan Sabu di Atas Kasur, Warga Bandar Picak Diciduk Polsek XIII Koto Kampar
  • Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
  • Simpan Sabu di Semak Dekat Rumah, Warga Koto Kampar Hulu
  • Pegadaian Ajak Siswa Kenali Keragaman Geologi Lewat Geopark Silokek ke Anak SD
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mancing di Tanjung Senekip, Tiga Remaja Jatuh ke Laut, Dua Meninggal Dunia, Satu Selamat
    02 Simpan Sabu di Atas Kasur, Warga Bandar Picak Diciduk Polsek XIII Koto Kampar
    03 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
    04 Simpan Sabu di Semak Dekat Rumah, Warga Koto Kampar Hulu
    05 Pegadaian Ajak Siswa Kenali Keragaman Geologi Lewat Geopark Silokek ke Anak SD
    06 Pawai Ta'aruf MTQ ke-55 Kampar di Gunung Sahilan Ditiadakan, Bupati Ingatkan Gunakan Masker
    07 Universitas Pahlawan Resmikan Kebun Raya, Hadirkan Ahli dari 5 Negara
    08 Bawa Balita, Speedboat Penyelundup Migran Ditangkap di Bintan Kepri
    09 Simpan Sabu di Bagasi Motor, Warga Subarak Gunung Sahilan Ditangkap Polisi
    10 Pengukuran Maturitas KI 2026 Dimulai, Kanwil Kemenkum Riau Siap Berbenah
    11 Kebakaran di Teras Lantai 6 Gedung Kejati Riau, Karpet dan Pipa Hangus
    12 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Nanas Kualu Kampar Jadi Produk Unggulan Daerah
    13 Kakanwil Kemenkum Riau Audiensi dengan Ketua Pengadilan Tinggi Riau
    14 Pamit Tugas ke Sumut, Rudy Pakpahan Paparkan Inovasi HARMONITAS ke Plt Gubernur Riau
    15 Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, 3.000 Masker Gratis Dibagikan KSABP untuk Pengendara
    16 Guru Ngaji 61 Tahun di Kampar Ditangkap, Diduga Cabuli 4 Anak di Bawah Umur
    17 Berdayakan Perempuan, Ibu- Ibu di Tapung Dilatih Buat Sabun Cuci Tangan
    18 Serahkan Hasil Analisis 17 Perda, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pembenahan Regulasi Daerah
    19 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Kebutuhan Penambahan Subjek Tarif Layanan RSUD Indrasari Rengat
    20 Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 215,5 Mikrogram
    21 Kabut Asap Selimuti Kampar, Guru SD 028 Rimbo Panjang dan Siswa Keluhkan Sesak Napas
    22 Pedasnya Harga Cabai Rawit Merah di Kuansing yang Tembus Rp100 Ribu, Sejumlah Bahan Pokok Justru Turun
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat