Sabtu, 10 Oktober 2026 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar | Simpan Sabu di Semak Dekat Rumah, Warga Koto Kampar Hulu | Pegadaian Ajak Siswa Kenali Keragaman Geologi Lewat Geopark Silokek ke Anak SD | Pawai Ta'aruf MTQ ke-55 Kampar di Gunung Sahilan Ditiadakan, Bupati Ingatkan Gunakan Masker | Universitas Pahlawan Resmikan Kebun Raya, Hadirkan Ahli dari 5 Negara | Bawa Balita, Speedboat Penyelundup Migran Ditangkap di Bintan Kepri
 
 
☰ Kepri
Bawa Balita, Speedboat Penyelundup Migran Ditangkap di Bintan Kepri
Jumat, 09 Oktober 2026 - 10:51:06 WIB

SULUHRIAU, Kepri - Kapal patroli Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam menangkap speedboat yang ingin menyelundupkan 16 orang, termasuk balita, ke Malaysia di Perairan Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).


Speedboat tanpa nama itu ditangkap saat menuju Malaysia di perairan Lagoi, Bintan. Dalam penangkapan itu, sempat terjadi kejar-kejaran sehingga harus mengeluarkan tembakan peringatan beberapa kali.


Setelah berhasil dihentikan suara balita menangis terdengar yang diduga ikut diselundupkan di dalam speedboat bersama para migran ilegal lainnya.


"Penangkapan migran ilegal Indonesia atau people smuggling dari Indonesia ke Malaysia terjadi pada Sabtu 26 September 2026 lalu oleh tim patroli Pangkal BSDKP Batam, "kata Katimja Sarpras dan Operasi Kapal Pengawas PSDKP Batam Muslani, Jumat (9/10/2026).


Lebih lanjut, dia mengatakan petugas menemukan dan mengamankan 15 orang migran ilegal dan satu balita yang diangkut untuk diselundupkan ke Malaysia memakai speedboat tersebut.


Selain itu, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga sebagai anak buah kapal speedboat penyelundup manusia itu.


Namun, satu orang yang diduga sebagai nakhoda berhasil melarikan diri dengan cara melompat ke laut.


"Ini diduga melarikan diri dengan cara meloncat ke laut. Sehingga tim patroli kehilangan jejak, "ujarnya.


Selanjutnya, Muslani menerangkan untuk 16 orang yang berhasil digagalkan penyelundupannya ke Malaysia itu telah diserahkan ke Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Kepri.


Sementara, untuk 3 ABK speedboat penyelundup diserahkan ke Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut. (src, ant, cnn)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
  • Simpan Sabu di Semak Dekat Rumah, Warga Koto Kampar Hulu
  • Pegadaian Ajak Siswa Kenali Keragaman Geologi Lewat Geopark Silokek ke Anak SD
  • Pawai Ta'aruf MTQ ke-55 Kampar di Gunung Sahilan Ditiadakan, Bupati Ingatkan Gunakan Masker
  • Universitas Pahlawan Resmikan Kebun Raya, Hadirkan Ahli dari 5 Negara
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
    02 Simpan Sabu di Semak Dekat Rumah, Warga Koto Kampar Hulu
    03 Pegadaian Ajak Siswa Kenali Keragaman Geologi Lewat Geopark Silokek ke Anak SD
    04 Pawai Ta'aruf MTQ ke-55 Kampar di Gunung Sahilan Ditiadakan, Bupati Ingatkan Gunakan Masker
    05 Universitas Pahlawan Resmikan Kebun Raya, Hadirkan Ahli dari 5 Negara
    06 Bawa Balita, Speedboat Penyelundup Migran Ditangkap di Bintan Kepri
    07 Simpan Sabu di Bagasi Motor, Warga Subarak Gunung Sahilan Ditangkap Polisi
    08 Pengukuran Maturitas KI 2026 Dimulai, Kanwil Kemenkum Riau Siap Berbenah
    09 Kebakaran di Teras Lantai 6 Gedung Kejati Riau, Karpet dan Pipa Hangus
    10 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Nanas Kualu Kampar Jadi Produk Unggulan Daerah
    11 Kakanwil Kemenkum Riau Audiensi dengan Ketua Pengadilan Tinggi Riau
    12 Pamit Tugas ke Sumut, Rudy Pakpahan Paparkan Inovasi HARMONITAS ke Plt Gubernur Riau
    13 Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, 3.000 Masker Gratis Dibagikan KSABP untuk Pengendara
    14 Guru Ngaji 61 Tahun di Kampar Ditangkap, Diduga Cabuli 4 Anak di Bawah Umur
    15 Berdayakan Perempuan, Ibu- Ibu di Tapung Dilatih Buat Sabun Cuci Tangan
    16 Serahkan Hasil Analisis 17 Perda, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pembenahan Regulasi Daerah
    17 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Kebutuhan Penambahan Subjek Tarif Layanan RSUD Indrasari Rengat
    18 Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 215,5 Mikrogram
    19 Kabut Asap Selimuti Kampar, Guru SD 028 Rimbo Panjang dan Siswa Keluhkan Sesak Napas
    20 Pedasnya Harga Cabai Rawit Merah di Kuansing yang Tembus Rp100 Ribu, Sejumlah Bahan Pokok Justru Turun
    21 Perlindungan PMI di Malaysia, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Regulasi Daerah
    22 Evaluasi Standar Layanan Bankum, Kemenkum Riau Dorong Penguatan Kualitas dan Akses Keadilan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat