Kamis, 08 Oktober 2026 Kebakaran di Teras Lantai 6 Gedung Kejati Riau, Karpet dan Pipa Hangus | Kanwil Kemenkum Riau Dorong Nanas Kualu Kampar Jadi Jadi Produk Unggulan Daerah | Kakanwil Kemenkum Riau Audiensi dengan Ketua Pengadilan Tinggi Riau | Pamit Tugas ke Sumut, Rudy Pakpahan Paparkan Inovasi HARMONITAS ke Plt Gubernur Riau | Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, 3.000 Masker Gratis Dibagikan KSABP untuk Pengendara | Guru Ngaji 61 Tahun di Kampar Ditangkap, Diduga Cabuli 4 Anak di Bawah Umur
 
 
☰ Peristiwa
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Nanas Kualu Kampar Jadi Jadi Produk Unggulan Daerah
Kamis, 08 Oktober 2026 - 20:52:25 WIB

SULUHRIAU, Kampar - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau melalui Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual mengikuti Rapat Pembahasan Laporan Akhir Analisis Potensi Pengembangan Agribisnis Nenas sebagai Produk Unggulan Daerah Kabupaten Kampar di Ruang Rapat Muara Takus Bappeda Kabupaten Kampar, Selasa (6/10/2026). 


Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan dan pelindungan produk unggulan daerah, khususnya Nanas Kualu, melalui penguatan aspek Kekayaan Intelektual.


Rapat dilaksanakan bersama Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Bappeda, perangkat daerah terkait, Universitas Muhammadiyah Riau, pemerintah desa, penyuluh pertanian, serta kelompok tani.


Pembahasan difokuskan pada hasil akhir kajian potensi agribisnis nenas sekaligus memperoleh masukan dari aspek Kekayaan Intelektual, khususnya terkait peluang Nanas Kualu untuk dikembangkan sebagai produk yang berpotensi memperoleh pelindungan Indikasi Geografis.


Dalam pemaparan laporan akhir, UMRI menyampaikan hasil kajian mengenai kondisi, potensi, dan pengembangan agribisnis nenas di Kabupaten Kampar, termasuk potensi wilayah, produksi, pelaku usaha, serta masyarakat yang terlibat dalam pengembangan komoditas tersebut.


Nanas Kualu dan wilayah sekitarnya menjadi salah satu potensi yang perlu dikaji lebih lanjut untuk melihat keterkaitan karakteristik produk dengan kondisi geografis wilayah penghasilnya.


Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau memberikan masukan bahwa potensi Nanas Kualu sebagai calon produk Indikasi Geografis perlu didukung penelitian dan data yang memadai.


Karakteristik produk seperti rasa, tingkat kemanisan, keasaman, aroma, tekstur, ukuran dan bentuk buah, serta karakteristik fisik dan kimia lainnya perlu diuji secara ilmiah.


Selain itu, perlu dikaji faktor geografis dan faktor manusia yang berkontribusi terhadap karakteristik dan reputasi Nanas Kualu.


Pembahasan juga menekankan pentingnya pemetaan wilayah produksi sebelum menentukan nama dan cakupan geografis Indikasi Geografis.


Pemetaan tersebut mencakup lokasi dan luas produksi, batas wilayah, desa dan kecamatan sentra produksi, jumlah kelompok tani dan petani, volume produksi, hingga sebaran produk.


Pendataan juga perlu mencakup seluruh ekosistem agribisnis, mulai dari petani, kelompok tani, pengolah, pengepul, pedagang, pelaku UMKM, hingga pihak lainnya yang terlibat dalam rantai produksi dan pemasaran.


Kanwil Kemenkum Riau juga mendorong adanya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kampar, perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, perguruan tinggi, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta masyarakat penghasil nenas.


Koordinasi tersebut diperlukan untuk memastikan kelengkapan data dan kajian sebagai dasar penyusunan dokumen deskripsi Indikasi Geografis.


Dalam kesempatan tersebut turut disampaikan bahwa Surat Keputusan Sentra KI Terintegrasi Kabupaten Kampar telah disusun oleh Bappeda Kabupaten Kampar dan saat ini berada pada proses di meja Bupati untuk selanjutnya ditandatangani.


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau Rudy Hendra Pakpahan menyampaikan bahwa pengembangan Nanas Kualu tidak hanya perlu dilihat dari sisi peningkatan produksi dan nilai ekonomi, tetapi juga melalui upaya pelindungan Kekayaan Intelektual yang dapat memperkuat identitas dan daya saing produk daerah.


Melalui sinergi lintas sektor, verifikasi potensi, pemetaan wilayah, penelitian karakteristik, serta pemenuhan data dukung, Nanas Kualu diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai produk unggulan Kabupaten Kampar sekaligus dipersiapkan menuju proses pelindungan Indikasi Geografis. (rls)




 
Berita Lainnya :
  • Kebakaran di Teras Lantai 6 Gedung Kejati Riau, Karpet dan Pipa Hangus
  • Kanwil Kemenkum Riau Dorong Nanas Kualu Kampar Jadi Jadi Produk Unggulan Daerah
  • Kakanwil Kemenkum Riau Audiensi dengan Ketua Pengadilan Tinggi Riau
  • Pamit Tugas ke Sumut, Rudy Pakpahan Paparkan Inovasi HARMONITAS ke Plt Gubernur Riau
  • Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, 3.000 Masker Gratis Dibagikan KSABP untuk Pengendara
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kebakaran di Teras Lantai 6 Gedung Kejati Riau, Karpet dan Pipa Hangus
    02 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Nanas Kualu Kampar Jadi Jadi Produk Unggulan Daerah
    03 Kakanwil Kemenkum Riau Audiensi dengan Ketua Pengadilan Tinggi Riau
    04 Pamit Tugas ke Sumut, Rudy Pakpahan Paparkan Inovasi HARMONITAS ke Plt Gubernur Riau
    05 Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, 3.000 Masker Gratis Dibagikan KSABP untuk Pengendara
    06 Guru Ngaji 61 Tahun di Kampar Ditangkap, Diduga Cabuli 4 Anak di Bawah Umur
    07 Berdayakan Perempuan, Ibu- Ibu di Tapung Dilatih Buat Sabun Cuci Tangan
    08 Serahkan Hasil Analisis 17 Perda, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pembenahan Regulasi Daerah
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Kebutuhan Penambahan Subjek Tarif Layanan RSUD Indrasari Rengat
    10 Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 215,5 Mikrogram
    11 Kabut Asap Selimuti Kampar, Guru SD 028 Rimbo Panjang dan Siswa Keluhkan Sesak Napas
    12 Pedasnya Harga Cabai Rawit Merah di Kuansing yang Tembus Rp100 Ribu, Sejumlah Bahan Pokok Justru Turun
    13 Perlindungan PMI di Malaysia, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Regulasi Daerah
    14 Evaluasi Standar Layanan Bankum, Kemenkum Riau Dorong Penguatan Kualitas dan Akses Keadilan
    15 Renovasi Kelas dan Bantuan Perlengkapan, Kapolres Kampar Sambangi Sekolah SDN 007 Tapung
    16 Mahasabha XIII PHDI Digelar di Jakarta, Kepala Pura Jagatnatha Pekanbaru Bawa Pesan Kerukunan
    17 Kajian Subuh UAS di Tambang Dipadati 200 Jamaah, Kapolres Kampar Turut Hadir
    18 Kanwil Kemenkum Riau Musnahkan Arsip Fisik Fasilitatif Tahun Anggaran 2026
    19 Transaksi Narkoba di Rumah Sendiri, Pria 53 Tahun di Air Tiris Ditangkap Polisi
    20 Serapan APBD Kampar 68 Persen, Bupati Minta Belanja Tepat Jadwal
    21 MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Namun Gugatan Pemohon Tidak Dapat Diterima
    22 Dua Pengedar Narkoba Ditangkap di Tapung Makmur, 35,73 Gram Sabu dan Ganja Disita
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat