SULUHRIAU, Pekanbaru - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau terus mengawal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar bagi Calon Taruna Politeknik Pengayoman Indonesia Tahun 2026.
Memasuki hari kedua, tes berlangsung di Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Negara Pekanbaru, Minggu (27/9/2026) September dengan persiapan dimulai sejak pukul 06.30 WIB.
Panitia daerah dari Kanwil Kemenkum Riau turun langsung memantau kelancaran ujian, khususnya pada sesi pertama.
Berdasarkan data panitia, dari total enam peserta yang dijadwalkan pada sesi pertama hari ini, lima orang hadir dan mengikuti ujian. Satu peserta dinyatakan gugur karena tidak hadir tanpa keterangan.
Seluruh peserta yang hadir mengikuti rangkaian seleksi dengan tertib dan sesuai prosedur.
Alur ujian diterapkan ketat. Dimulai dari registrasi dan verifikasi berkas, penitipan barang, pemberian PIN registrasi, masa tunggu di ruang steril, hingga pemeriksaan fisik sebelum masuk ruang ujian.
Kepala Kanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan mengapresiasi kerja panitia dan memberi motivasi kepada peserta.
Ia menegaskan SKD menjadi gerbang awal penting untuk menjaring putra putri terbaik daerah yang dipersiapkan sebagai tunas pengayoman dan kader pemimpin di Kementerian Hukum.
Pelaksanaan SKD ini merupakan gerbang awal yang sangat penting dalam menjaring putra putri terbaik daerah. Kami berharap rangkaian seleksi berjalan lancar, transparan dan akuntabel, bebas dari kecurangan, ujar Rudy.
Ia juga berpesan kepada peserta agar tenang dan percaya pada kemampuan sendiri dalam mengerjakan soal.
Mari bersama wujudkan proses rekrutmen Calon Taruna Poltekpin yang bersih, berkualitas dan berintegritas, katanya.
Secara keseluruhan, pelaksanaan SKD hari kedua di Pekanbaru berjalan aman, tertib dan sesuai standar yang ditetapkan BKN dan Kementerian Hukum.
Kanwil Kemenkum Riau memastikan komitmen untuk bersiaga dan mengawal seluruh sesi hingga tuntas pada hari ini. (rls)