Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Metropolis
Penegakan Hukum Lebih Mendesak dari Tambah Kuota
Antrean Solar Mengular di SPBU, DPRD Riau Dorong Satgas Khusus Bongkar Kebocoran BBM Subsidi
Rabu, 23 September 2026 - 19:34:10 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru– Antrean panjang truk dan kendaraan logistik di SPBU masih terlihat hampir setiap hari di Riau. Solar subsidi yang seharusnya mudah didapat, justru langka.


Persoalan itu memicu langkah tegas di DPRD Riau. Rabu (23/9/2026), Komisi IV DPRD Riau menggelar rapat koordinasi dengan banyak pihak.


Hasilnya, muncul desakan membentuk Satuan Tugas khusus untuk mengusut kebocoran distribusi solar subsidi.


Rapat dihadiri Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan, Ketua Komisi IV Ma'mun Solikhin, serta perwakilan GMKR, GEMA, LMB, Hiswana Migas Riau, hingga unsur TNI dan Kepolisian.


Desakan pembentukan Satgas bukan tanpa alasan. Dugaan penyalahgunaan dan penyelewengan solar subsidi dinilai sudah mengganggu aktivitas harian masyarakat. Penegakan hukum dianggap lebih mendesak ketimbang sekadar menambah kuota.


Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan memastikan usulan ini akan segera ditindaklanjuti.


Secepat mungkin akan disurati Pak Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dan dinas terkait untuk pembentukan itu. Tentu nanti melibatkan diskusi dengan Forkopimda dan instansi terkait, kata Parisman usai rapat.


Senada, Ketua Komisi IV Ma'mun Solikhin berharap Satgas bisa terbentuk dalam waktu singkat. Menurutnya, kelangkaan solar sudah terlalu lama berlarut dan belum terurai.


Kalau kita berharap memang semakin cepat semakin bagus, karena kelangkaan ini kita rasakan sehari-hari, ujar Ma'mun.


Ia menegaskan masalah ini tidak bisa diselesaikan jika instansi berjalan sendiri-sendiri. Harus ada koordinasi dari hulu sampai hilir. Dari pengiriman, pengawasan SPBU, sampai pemakaian di lapangan.


Ada beberapa kejanggalan yang disorot DPRD. Pertama soal disparitas harga yang jomplang antara solar subsidi dengan BBM nonsubsidi seperti Dexlite. Kondisi ini memicu pergeseran dan godaan penyalahgunaan.


Kedua soal sistem barcode. DPRD mempertanyakan mengapa mobil-mobil mewah seperti Mitsubishi Pajero dan Toyota Fortuner masih bisa lolos menggunakan barcode solar subsidi.


Yang kita heran mengapa mobil-mobil bagus lolos di barcode-nya juga, ucap Ma'mun.


Ketiga, indikasi pemakaian solar subsidi oleh industri besar. DPRD mendapat laporan di lapangan, solar subsidi dipakai untuk alat berat, mesin pabrik, hingga modus pelangsiran memakai kendaraan yang dimodifikasi.


Isu itu bahkan menyeret dugaan adanya oknum yang membekingi.


Berita-berita dari bawah ini bahwa ini dibacking aparat dan sebagainya. Makanya kita undang tadi dari Polda sampai TNI, semua matra kita undang, tutur Ma'mun.


Soal wacana penambahan kuota, DPRD Riau tegas menolak sebelum audit dilakukan. Tambah kuota dianggap percuma jika kebocoran belum ditutup.


Teman-teman yang lain, ini tidak perlu, karena sudah cukup sebenarnya. Cuma ada penyelewengan itu, ungkapnya.


Jika titik penyelewengan ditemukan dan ditertibkan, kuota yang ada diyakini sudah cukup untuk kebutuhan masyarakat.


Kalau ketemu penyelewengannya kemudian ternyata kuotanya tidak perlu ditambah pun bisa teratasi, nah itu kan lebih bagus, lanjutnya.


Pengawasan SPBU juga jadi catatan. Kendala jaringan sistem digital dan CCTV yang tidak berfungsi di wilayah terpencil membuat kontrol lemah.


Namun Ma'mun mengingatkan, tanggung jawab tidak boleh berhenti di pintu SPBU. Pengawasan harus melebar hingga pemanfaatan di luar SPBU.


Kalau SPBU, ini tanggung jawabnya mulai dari titik nol. Setelah keluar ke mana-mana, dia tidak punya tanggung jawab, pungkasnya.


Melalui Satgas gabungan yang melibatkan provinsi, kabupaten kota, dan aparat penegak hukum, DPRD berharap peta kerawanan bisa dipetakan. Termasuk penindakan terhadap oknum yang mengambil hak masyarakat. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat