Minggu, 01 November 2026 Riverside Diharapkan Jadi Wajah Baru Kota Bangkinang Sekaligus Sebagai Ikon Kampar | Mantan Bupati Siak Arwin AS Berpulang, Afni Kenang Pesan “Jaga Siak | Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru Dirazia, Polisi Temukan Satu Pengunjung Positif Narkoba | Bupati Kampar Bidik Danau Rusa Jadi Destinasi Unggulan | Edarkan Sabu di Sungai Sarik, Pria 45 Tahun Ditangkap di Pondok Sawit | Bocah 6 Tahun Diduga Diperkosa Ayah Tiri hingga Terluka, Polisi Tangkap Pelaku di Pekanbaru
 
 
☰ Sosial Budaya
Jurnalisme di Tengah Gelombang AI, Syahrul Aidi Dorong Wartawan Pahami Regulasi Digital
Rabu, 16 September 2026 - 19:58:19 WIB
Tangkapan layar, Syahrul Aidi Maazat sebagai keynote speaker dalam Webinar Merajut Nusantara yang digelar BAKTI Komdigi, Rabu (16/9/2026).

SULUHRIAU— Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membawa perubahan besar terhadap dunia jurnalistik. 


Di tengah kemudahan teknologi dalam memproduksi dan menyebarkan informasi, pemahaman terhadap regulasi dan keamanan digital dinilai semakin penting bagi para jurnalis.


Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPR RI Dr. Syahrul Aidi Maazat, Lc., M.A. saat menjadi keynote speaker dalam Webinar Merajut Nusantara yang digelar BAKTI Komdigi, Rabu (16/9/2026).


Webinar yang berlangsung secara daring melalui Zoom sejak pukul 13.30 WIB hingga 16.30 WIB itu mengangkat tema “Jurnalisme di Era AI: Antara Kebebasan Pers, Keamanan Digital dan Regulasi”.


Syahrul mengatakan, perkembangan teknologi menuntut jurnalis untuk terus memperbarui pengetahuan. Bukan hanya terkait teknik jurnalistik, tetapi juga menyangkut regulasi yang berkembang seiring dengan perubahan teknologi digital.


“Jurnalis perlu memahami dan meng-upgrade pengetahuan, terutama terkait regulasi yang ada dan kaitannya dengan perkembangan teknologi, termasuk AI,” ujar Syahrul dalam kegiatan tersebut.


Menurut dia, pemahaman tersebut penting agar insan pers dapat melihat perkembangan teknologi secara lebih utuh. AI, kata dia, tidak hanya menghadirkan peluang dalam kerja jurnalistik, tetapi juga membawa sejumlah persoalan baru yang berkaitan dengan informasi, keamanan digital, dan regulasi.


Karena itu, kegiatan tersebut turut difasilitasi untuk memberikan ruang bagi jurnalis, khususnya dari Riau, agar memperoleh informasi dan perspektif yang lebih komprehensif mengenai perkembangan regulasi di ranah digital.


Salah satu narasumber yang dihadirkan dalam webinar itu adalah Dr. Aza El Munadiyana, S.Si., MM., AMIPR, akademisi sekaligus Ketua STIM Budi Bakti dan Tenaga Ahli Fraksi PKS untuk Poksi I.


Syahrul menyebut Aza memiliki pengalaman dalam pembahasan sejumlah isu yang berkaitan dengan transformasi digital, termasuk bidang pers, media, penyiaran, dan regulasi digital yang menjadi perhatian di DPR RI.


Selain mendapatkan pemahaman mengenai perkembangan regulasi, Syahrul juga membuka ruang bagi para jurnalis untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi di lapangan.


Ia mengatakan masukan dari insan pers dapat menjadi bahan dalam melihat kebutuhan regulasi ke depan, terutama ketika perkembangan teknologi bergerak lebih cepat dibandingkan perubahan aturan.


“Silakan tampung dan sampaikan aspirasi para jurnalis. Kalau berkaitan dengan regulasi, aspirasi tersebut bisa menjadi bahan untuk mempersiapkan regulasi ke depan,” katanya.


Pembahasan mengenai AI, lanjut Syahrul, juga tidak dapat dilepaskan dari perkembangan global. Teknologi tersebut telah menjadi perhatian berbagai negara dan forum internasional karena dampaknya menyentuh banyak sektor kehidupan.


Melalui Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP), Syahrul mengatakan isu AI turut menjadi bagian dari pembahasan dalam forum-forum global. Kondisi tersebut menurutnya menunjukkan perlunya Indonesia menyiapkan kerangka regulasi yang dapat merespons perkembangan teknologi secara terarah.


Ia mengungkapkan, pihaknya telah menyampaikan surat kepada pimpinan DPR RI terkait rekomendasi agar pembahasan mengenai Undang-Undang AI dapat masuk dalam agenda legislasi.


“Kami sudah menyurati pimpinan. Mudah-mudahan secepatnya,” ujar Syahrul.


Bagi dunia jurnalistik, perkembangan AI pada akhirnya bukan sekadar persoalan teknologi. Di balik kemampuan mesin menghasilkan dan mengolah informasi, terdapat pertanyaan yang lebih mendasar mengenai akurasi, tanggung jawab, keamanan, serta batas kebebasan pers.


Karena itu, penguatan kapasitas jurnalis dan pembahasan regulasi menjadi dua hal yang berjalan beriringan. Perkembangan teknologi yang semakin cepat membutuhkan insan pers yang mampu beradaptasi, sekaligus memahami koridor hukum dan etika dalam menjalankan tugas jurnalistik.


Sementara itu, pemateri, yakni Woro Indah Widi Astuti dalam pemaparannya, Woro Indah Widi Astuti membahas pentingnya pemerataan infrastruktur telekomunikasi, termasuk pembangunan dari wilayah pinggiran, dalam menghadapi perkembangan jurnalisme di era digital.


Sedangkan, Aza El Munadiyan menyampaikan perspektif akademik terkait penataan regulasi penyiaran di tengah berlangsungnya konversi dan transformasi digital. (sr5)


 




 
Berita Lainnya :
  • Riverside Diharapkan Jadi Wajah Baru Kota Bangkinang Sekaligus Sebagai Ikon Kampar
  • Mantan Bupati Siak Arwin AS Berpulang, Afni Kenang Pesan “Jaga Siak
  • Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru Dirazia, Polisi Temukan Satu Pengunjung Positif Narkoba
  • Bupati Kampar Bidik Danau Rusa Jadi Destinasi Unggulan
  • Edarkan Sabu di Sungai Sarik, Pria 45 Tahun Ditangkap di Pondok Sawit
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Riverside Diharapkan Jadi Wajah Baru Kota Bangkinang Sekaligus Sebagai Ikon Kampar
    02 Mantan Bupati Siak Arwin AS Berpulang, Afni Kenang Pesan “Jaga Siak
    03 Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru Dirazia, Polisi Temukan Satu Pengunjung Positif Narkoba
    04 Bupati Kampar Bidik Danau Rusa Jadi Destinasi Unggulan
    05 Edarkan Sabu di Sungai Sarik, Pria 45 Tahun Ditangkap di Pondok Sawit
    06 Bocah 6 Tahun Diduga Diperkosa Ayah Tiri hingga Terluka, Polisi Tangkap Pelaku di Pekanbaru
    07 Pohon Tumbang yang Timpa Innova di Jl Sudirman Pekanbaru, DLHK Temukan Bekas Pembakaran di Akar
    08 Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
    09 Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bengkalis
    10 Jalan Sontang Nyaris Tak Bisa Dilalui, Perbaikan dari Pemrov Riau Baru Tahap Lelang
    11 Tak Terima Putus, Pria di Kampar Teror Mantan Pacar hingga Ancaman Bunuh
    12 Kemenkum Riau Kawal Penyusunan Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Bengkalis
    13 Diserahkan Langsung Wako Agung, Senyum Orang Tua Sambut Seragam Gratis dari Pemko Pekanbaru
    14 Jadi Narasumber Forum Hukum di Rengat, Kakanwil Kemenkum Riau Dorong Warga Lindungi KI
    15 Edarkan Narkoba, Warga Sungai Agung Tapung Diringkus Polisi, 19 Paket Sabu Disita
    16 Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi, Kanwil Kemenkum Riau Lanjutkan Monitoring dan Koordinasi
    17 Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Kakanwil Kemenkum Riau Hadiri Komunikasi Sosial Kodam XIX
    18 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Sentra KI Terintegrasi di Indragiri Hulu
    19 PWI Siak Buka Wawasan Kepala Sekolah soal Pers, Ingatkan Bahaya Informasi di Era Digital
    20 Juli-Oktober 2026 Polres Tangani 104 Perkara, Tindak Kejahatan Pencurian Dominan di Kampar
    21 Kemenkum Riau Matangkan Perjanjian Kinerja Usai Evaluasi AKIP 2026
    22 Ikuti Evaluasi Kebijakan IG Nasional, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Produk Unggulan Daerah
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat