Selasa, 15 September 2026 Kemenkum Riau Kembangkan HARMONITAS, Sinergi Pusat dan Daerah Diperkuat | 36 Peserta Ikut Seleksi, 29 Jamaah Panutan Kampar Akan Diberangkatkan ke Tanah Suci | Pagi Hari, Asap Kepung Pekanbaru, Warga Keluhkan Sesak dan Mata Perih | Bangun Kepercayaan Publik, Bukan Sekadar Publikasi Pemko Pekanbaru Ingin Media yang Profesional | Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa | PWI Riau Gelar Diskusi Pers dan Penyerahan Anugerah LKTJ Ali Kelana
 
 
☰ Metropolis
Pagi Hari, Asap Kepung Pekanbaru, Warga Keluhkan Sesak dan Mata Perih
Selasa, 15 September 2026 - 11:16:59 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru— Pagi tidak lagi terang. Malam tidak lagi berbintang.


Langit Pekanbaru kembali diselimuti asap tebal, Selasa (15/9/2026). Kabut yang turun sejak pagi membuat matahari sulit terlihat dan udara terasa berat.


Bagi warga, ini bukan sekadar jarak pandang yang berkurang. 
Ini tentang napas yang sesak dan mata yang perih setiap kali keluar rumah.


Suma (31), warga Marpoyan Damai, menggambarkan perubahan itu. "Semakin pekat asap di Pekanbaru. Kalau malam kita tidak bisa melihat bintang, kalau pagi hingga tengah hari tidak bisa bersentuhan langsung dengan matahari," katanya.


Kondisi itu membuat aktivitas luar rumah tidak nyaman. Banyak warga memilih mempercepat pulang dan mengurangi kegiatan di luar.


Hal sama dirasakan Deni (45). Malam sebelumnya ia berencana mengajak keluarga jalan-jalan dengan sepeda motor. Rencana itu batal karena kualitas udara sudah sangat tidak sehat.


Sudah hampir sebulan kabut asap bertahan di Pekanbaru. Dampaknya mulai terasa ke kesehatan.


"Sejak sepekan terakhir saya batuk-batuk, tenggorokan gatal. Sekarang harus kurangi keluar rumah. Habis kerja saya langsung pulang," ujar Deni.


Kondisi di lapangan sejalan dengan prakiraan BMKG. Untuk wilayah Riau, cuaca pagi hingga siang diprediksi udara kabur hingga berawan dengan potensi kekaburan akibat asap.


Potensi itu diprakirakan bertahan sampai sore, malam, dan dini hari. Asap menurunkan jarak pandang sekaligus memengaruhi kualitas udara.


Suhu udara Riau pada Selasa berada di kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius. Kelembapan 45 sampai 99 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 sampai 40 kilometer per jam.


Sumber asap belum mereda. 
Data hotspot Sumatera per pukul 23.00 WIB mencatat 4.127 titik. Sumatera Selatan tertinggi dengan 2.878 titik.


Di Riau, tercatat 96 titik panas. Terbanyak di Indragiri Hulu 70 titik, Dumai tujuh titik, dan Pelalawan enam titik.


Titik lain tersebar di Kampar empat titik, Indragiri Hilir empat titik, Siak dua titik, serta Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Rokan Hulu masing-masing satu titik.


Meski tanpa peringatan dini cuaca ekstrem, potensi kekaburan masih jadi perhatian. Karena bagi warga Pekanbaru, langit yang biasanya bagian sederhana dari keseharian kini sulit dinikmati.


Pagi datang tanpa matahari yang jelas. Malam berlalu tanpa bintang. Di antaranya, warga bertahan dengan masker dan keluhan yang sama, mata perih dan napas sesak. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kemenkum Riau Kembangkan HARMONITAS, Sinergi Pusat dan Daerah Diperkuat
  • 36 Peserta Ikut Seleksi, 29 Jamaah Panutan Kampar Akan Diberangkatkan ke Tanah Suci
  • Pagi Hari, Asap Kepung Pekanbaru, Warga Keluhkan Sesak dan Mata Perih
  • Bangun Kepercayaan Publik, Bukan Sekadar Publikasi Pemko Pekanbaru Ingin Media yang Profesional
  • Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kemenkum Riau Kembangkan HARMONITAS, Sinergi Pusat dan Daerah Diperkuat
    02 36 Peserta Ikut Seleksi, 29 Jamaah Panutan Kampar Akan Diberangkatkan ke Tanah Suci
    03 Pagi Hari, Asap Kepung Pekanbaru, Warga Keluhkan Sesak dan Mata Perih
    04 Bangun Kepercayaan Publik, Bukan Sekadar Publikasi Pemko Pekanbaru Ingin Media yang Profesional
    05 Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
    06 PWI Riau Gelar Diskusi Pers dan Penyerahan Anugerah LKTJ Ali Kelana
    07 Sebelum ke Desa, Kemenkum Riau Bekali Mahasiswa FH Unri Soal Kekayaan Intelektual
    08 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pembinaan dan Pengawasan Notaris di Kabupaten Rohul
    09 Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperbup Siak Soal Hak Keuangan DPRD, Pastikan Tak Bentrok Aturan
    10 Kanwil Kemenkum Riau Lepas 266 Mahasiswa FH Unri untuk Perkuat Posbankum di Kabupaten Kampar
    11 Manggis Ratu Palas dan Nenas Madu Bayas Jaya Inhil Bidik IG, Kemenkum Riau Turun Tangan
    12 21 Puskesmas Siaga, Dinkes Pekanbaru Antisipasi Lonjakan Pasien ISPA
    13 1.473 Butir Ekstasi dan Sabu Dimusnahkan, Kasat: Pemberantasan Narkoba Harus Tuntas Sampai BB
    14 33 Siswa Pelalawan Wakili 17 Madrasah ke OMI Tingkat Provinsi Riau
    15 Asap Tutup Jalan Lintas, Kebakaran Lahan Gambut di Inhil Hanguskan Kebun Kelapa
    16 Setelah Hotspot Nol, Pemkab Kampar Fokus Sapu Bara Api Karhutla
    17 Dinahodai Sri Hartanto, Ketua PWI Pusat Lantik Pengurus Baru PWI Surakarta Masa Bakti 2026-2031
    18 Digerebek di Rumah, 4 Pelaku Sabu di Perhentian Raja Diamankan Polisi
    19 Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Seorang Pemuda Ditangkap Usai Ortu Korban Temukan Foto di Ponsel
    20 Debut Pahit di Jatidiri, PSPS Takluk 1-2 dari PSIS pada Laga Pembuka Pegadaian Championship
    21 Tampilkan Budaya Melayu, Kafilah Riau Warnai Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang
    22 Koalisi Masyarakat Sipil Desak Bentuk Kaukus Parlemen Hijau Khusus Lingkungan di Riau
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat