Senin, 14 September 2026 Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperbup Siak Soal Hak Keuangan DPRD, Pastikan Tak Bentrok Aturan | Kanwil Kemenkum Riau Lepas 266 Mahasiswa FH Unri untuk Perkuat Posbankum di Kabupaten Kampar | Manggis Ratu Palas dan Nenas Madu Bayas Jaya Inhil Bidik IG, Kemenkum Riau Turun Tangan | 21 Puskesmas Siaga, Dinkes Pekanbaru Antisipasi Lonjakan Pasien ISPA | 1.473 Butir Ekstasi dan Sabu Dimusnahkan, Kasat: Pemberantasan Narkoba Harus Tuntas Sampai BB | 33 Siswa Pelalawan Wakili 17 Madrasah ke OMI Tingkat Provinsi Riau
 
 
☰ Ekbis
Manggis Ratu Palas dan Nenas Madu Bayas Jaya Inhil Bidik IG, Kemenkum Riau Turun Tangan
Senin, 14 September 2026 - 19:31:38 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru— Nama besar sebuah produk bisa lahir dari tanah tempat ia tumbuh.


Itu alasan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau menggandeng Kabupaten Indragiri Hilir. 


Fokusnya menguatkan pelindungan Kekayaan Intelektual untuk produk unggulan daerah.


Senin (14/9/2026), Kanwil Kemenkum Riau menggelar edukasi bertajuk Penguatan Pelindungan Kekayaan Intelektual melalui Inventarisasi dan Pendampingan Potensi Indikasi Geografis. 
Kegiatan berlangsung di Aula Ismail Saleh, Kantor Wilayah Kemenkum Riau.


Dua komoditas Inhil yang disorot. Manggis Ratu Pulau Palas dan Nenas Madu Bayas Jaya.


Hadir Kepala Divisi Pelayanan Hukum Febri Mujiono, Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Yuliana Manulang, perwakilan Pemkab Inhil, serta Guru Besar UIN Suska Riau Prof. Dr. Rosmaina.


Acara dibuka resmi oleh Febri Mujiono. Ia menegaskan pelindungan Indikasi Geografis penting untuk menaikkan nilai ekonomi dan daya saing produk.


"Indikasi Geografis memberikan pengakuan terhadap kekhasan produk yang memiliki keterkaitan dengan wilayah geografis tertentu," ujarnya.


Materi pertama disampaikan Aditya Nugraha. 


Peserta mendapat pemahaman tentang konsep GI, dasar hukum, manfaat, objek pelindungan, dokumen deskripsi, persyaratan, hingga pembinaan dan pengawasan.


Indikasi Geografis berkaitan erat dengan reputasi, kualitas, dan karakteristik produk. Ciri itu dipengaruhi faktor alam dan manusia di wilayah asalnya.


Sesi berikutnya diisi Prof. Dr. Rosmaina. Ia membahas Pelepasan Varietas Tanaman untuk potensi pertanian Inhil.


Sebagai contoh, ia menyebut Nenas Mahkota Siak dan Nenas Suska Kualu yang sudah terdaftar sebagai varietas unggul nasional. 


Pendataan dan pelindungan varietas unggul disebut kunci agar produk tidak mudah ditiru.


Diskusi dan tanya jawab menutup rangkaian. Perangkat daerah Inhil dan pemangku kepentingan membahas syarat pelindungan, penyusunan dokumen deskripsi, serta langkah pengembangan produk.


Forum ini juga menjadi ruang inventarisasi produk lain yang berpotensi mendapat pelindungan KI.


Kanwil Kemenkum Riau bersama Pemkab Inhil dan perguruan tinggi berkomitmen memperkuat koordinasi. Mulai dari inventarisasi, pendampingan, pengembangan, hingga pelindungan.


Harapannya, Manggis Ratu Pulau Palas dan Nenas Madu Bayas Jaya bisa berkembang berkelanjutan. 
Sekaligus memberi nilai tambah bagi petani dan daerah.


Di bawah kepemimpinan Rudy Hendra Pakpahan, Kanwil Kemenkum Riau ingin layanan KI tidak berhenti di pencatatan. Tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


Sinergi dengan pemerintah daerah, kampus, pelaku usaha, dan masyarakat jadi kunci. 
Agar ekosistem Kekayaan Intelektual di Riau benar-benar memberi manfaat nyata. (rls)


 


 




 
Berita Lainnya :
  • Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperbup Siak Soal Hak Keuangan DPRD, Pastikan Tak Bentrok Aturan
  • Kanwil Kemenkum Riau Lepas 266 Mahasiswa FH Unri untuk Perkuat Posbankum di Kabupaten Kampar
  • Manggis Ratu Palas dan Nenas Madu Bayas Jaya Inhil Bidik IG, Kemenkum Riau Turun Tangan
  • 21 Puskesmas Siaga, Dinkes Pekanbaru Antisipasi Lonjakan Pasien ISPA
  • 1.473 Butir Ekstasi dan Sabu Dimusnahkan, Kasat: Pemberantasan Narkoba Harus Tuntas Sampai BB
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperbup Siak Soal Hak Keuangan DPRD, Pastikan Tak Bentrok Aturan
    02 Kanwil Kemenkum Riau Lepas 266 Mahasiswa FH Unri untuk Perkuat Posbankum di Kabupaten Kampar
    03 Manggis Ratu Palas dan Nenas Madu Bayas Jaya Inhil Bidik IG, Kemenkum Riau Turun Tangan
    04 21 Puskesmas Siaga, Dinkes Pekanbaru Antisipasi Lonjakan Pasien ISPA
    05 1.473 Butir Ekstasi dan Sabu Dimusnahkan, Kasat: Pemberantasan Narkoba Harus Tuntas Sampai BB
    06 33 Siswa Pelalawan Wakili 17 Madrasah ke OMI Tingkat Provinsi Riau
    07 Asap Tutup Jalan Lintas, Kebakaran Lahan Gambut di Inhil Hanguskan Kebun Kelapa
    08 Setelah Hotspot Nol, Pemkab Kampar Fokus Sapu Bara Api Karhutla
    09 Dinahodai Sri Hartanto, Ketua PWI Pusat Lantik Pengurus Baru PWI Surakarta Masa Bakti 2026-2031
    10 Digerebek di Rumah, 4 Pelaku Sabu di Perhentian Raja Diamankan Polisi
    11 Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Seorang Pemuda Ditangkap Usai Ortu Korban Temukan Foto di Ponsel
    12 Debut Pahit di Jatidiri, PSPS Takluk 1-2 dari PSIS pada Laga Pembuka Pegadaian Championship
    13 Tampilkan Budaya Melayu, Kafilah Riau Warnai Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang
    14 Koalisi Masyarakat Sipil Desak Bentuk Kaukus Parlemen Hijau Khusus Lingkungan di Riau
    15 Sembunyi di Parit, Pengedar Sabu di Koto Perambahan Diringkus Polisi
    16 Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
    17 Belajar dari Jepang, Perancang Regulasi Kanwil Kemenkum Riau Asah Kompetensi di Forum Edisi 14
    18 Kemenkum Riau Harmonisasi 4 Ranperwako Pekanbaru, Dorong Regulasi Daerah Lebih Tertib
    19 KPU Riau Gandeng Universitas Islam Al-Kifayah, Kampus Jadi Ruang Baru Pendidikan Demokrasi
    20 Kemenkum Riau Bekali Calon Paralegal dengan Materi Hukum dan Demokrasi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Produk Indikasi Geografis Naik Kelas, dari Sertifikat ke Pasar
    22 Kemenkum Riau Komitmen, Setiap Pengaduan Masyarakat Harus Ada Solusi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat