Selasa, 27 Oktober 2026 Temui Plt Gubernur Riau, Bupati Kampar Usulkan Jalan Muara Takus hingga Jembatan Rumbio | Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue Damkar, Ingatkan Perkuat Layanan Darurat | Berujung Saling Dorong, Demo di Kantor Gubri Ricuh, Satu Mahasiswa UIR Tumbang dan Dievakuasi | Ratusan Mahasiswa Unri Geruduk DPRD Riau, Desak Bongkar Dalang Karhutla | SMSI dan RRI Teken MoU, Bersinergi Lawan Hoaks di Ruang Digital | Wako Agung Nugroho Lantik 17 Pejabat Pemko Pekanbaru, 4 Eselon II Bergeser, Berikut Nama dan Jabatan
 
 
☰ Ekbis
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Produk Indikasi Geografis Naik Kelas, dari Sertifikat ke Pasar
Jumat, 11 September 2026 - 18:53:45 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru — Memiliki sertifikat Indikasi Geografis saja tidak cukup. Produk IG harus bisa dijual, dikenal, dan memberi nilai ekonomi bagi masyarakat.


Itu pesan utama dalam Bimbingan Teknis Pendalaman Kekayaan Intelektual yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau, Jumat (11/9/2026).


Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting. 
Tema yang diangkat Pendalaman dan Penguatan Materi Indikasi Geografis.


Pesertanya Tim Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Riau. 
Hadir juga Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Yuliana Manulang, jajaran Bidang KI, serta perwakilan Sentra KI dari perguruan tinggi di Riau.


Narasumbernya Hendar Kristanto dari Direktorat Merek dan Indikasi Geografis, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI.


Dalam paparannya, Hendar menegaskan pelindungan IG tidak berhenti pada penerbitan sertifikat.


"Produk IG perlu dikembangkan dan dikomersialisasikan agar pelindungan yang diberikan menghasilkan nilai ekonomi nyata bagi masyarakat," ujarnya.


Untuk itu diperlukan brand positioning yang kuat. Unsur yang diperhatikan mulai dari kualitas, karakteristik, reputasi, hingga sistem keterelusuran produk.


Sistem traceability mencakup identitas merek, label atau logo IG, kemasan, informasi tanggal dan lokasi produksi, sampai pemanfaatan QR code.


Dalam kegiatan ini juga dibahas tantangan komersialisasi produk IG.


Beberapa di antaranya brand positioning yang belum kuat, sistem traceability lemah, konsistensi kualitas, kapasitas dan kontinuitas produksi, kemasan, keterbatasan digital marketing, kelembagaan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis MPIG, rantai nilai, hingga integrasi produk IG dengan sektor pariwisata yang belum optimal.


Untuk menjawab itu, diperlukan sejumlah langkah. 
Mulai dari penguatan kelembagaan MPIG, penjagaan kualitas dan keterelusuran, pembangunan merek dan kemasan, perluasan akses pasar dan promosi, hingga monitoring, inovasi, dan keberlanjutan.


Kanwil Kemenkum Riau juga ditegaskan memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan dan komersialisasi produk IG di daerah.


Peran itu dijalankan melalui fungsi pengawasan. 
Misalnya terhadap penggunaan nama IG, pencegahan penyalahgunaan, dan pemantauan kualitas sesuai Buku Persyaratan.


Selain itu ada fungsi pembinaan. 
Berupa pendampingan kepada MPIG dan pelaku usaha, peningkatan kapasitas, fasilitasi akses pasar, serta edukasi kepada masyarakat.


Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif. Berbagai strategi yang disampaikan menjadi bahan penguatan bagi jajaran Bidang Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Riau.


Tujuannya agar potensi produk Indikasi Geografis di Provinsi Riau tidak hanya mendapat pelindungan hukum. Tapi juga mampu memberi manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.


Di bawah kepemimpinan Kepala Kanwil Rudy Hendra Pakpahan, Kanwil Kemenkum Riau berkomitmen memperkuat ekosistem Kekayaan Intelektual di Riau.


Sinergi dengan DJKI, perguruan tinggi, MPIG, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lain diharapkan semakin memperkuat pelindungan. 
Sekaligus mendorong hilirisasi dan komersialisasi produk IG sebagai upaya meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat daerah. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Temui Plt Gubernur Riau, Bupati Kampar Usulkan Jalan Muara Takus hingga Jembatan Rumbio
  • Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue Damkar, Ingatkan Perkuat Layanan Darurat
  • Berujung Saling Dorong, Demo di Kantor Gubri Ricuh, Satu Mahasiswa UIR Tumbang dan Dievakuasi
  • Ratusan Mahasiswa Unri Geruduk DPRD Riau, Desak Bongkar Dalang Karhutla
  • SMSI dan RRI Teken MoU, Bersinergi Lawan Hoaks di Ruang Digital
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Temui Plt Gubernur Riau, Bupati Kampar Usulkan Jalan Muara Takus hingga Jembatan Rumbio
    02 Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue Damkar, Ingatkan Perkuat Layanan Darurat
    03 Berujung Saling Dorong, Demo di Kantor Gubri Ricuh, Satu Mahasiswa UIR Tumbang dan Dievakuasi
    04 Ratusan Mahasiswa Unri Geruduk DPRD Riau, Desak Bongkar Dalang Karhutla
    05 SMSI dan RRI Teken MoU, Bersinergi Lawan Hoaks di Ruang Digital
    06 Wako Agung Nugroho Lantik 17 Pejabat Pemko Pekanbaru, 4 Eselon II Bergeser, Berikut Nama dan Jabatan
    07 Pasokan Gas Berkurang, PLN Siapkan Pemadaman Bergilir di Riau
    08 Operasi Patuh Lancang Kuning Dimulai Hari Ini, Bidik 10 Pelanggaran Lalin, Personel Diminta Hindari Pungli
    09 Bukan Sekadar Tanam Pohon, Kapolres Kampar Titip Pesan Lingkungan kepada Pelajar
    10 Jangan Abai! Operasi Patuh Lancang Kuning Dimulai Senin 26 Oktober, Ini 10 Sasarannya
    11 SK Diperpanjang, Gaji PPPK Paruh Waktu Kampar Mulai Cair Senin 26 Oktober
    12 Pabrik Lee Biscuits Tutup Akhir Oktober Ini Setelah 92 Tahun Berjalan, Biskuit Marie Hadapi Babak Baru
    13 Kapolri Suyudi Dorong Larangan Total Vape, Soroti Ancaman Pintu Masuk Narkotika Cair
    14 Sejumlah Titik di Pangeran Hidayat Disisir Polisi, 18 Paket Sabu dan 4 Pria Positif Narkoba Diamankan
    15 Air Sungai Batang Bio Keruh, Polsek Kampar Kiri Gerebek PETI di Tanjung Permai, 5 Rakit Dibakar
    16 Gubuk di Kebun Sawit di Desa Silam Kuok Dirazia Polisi, Orang Tak Ada Tapi Ditemukan Bong dan Pipet
    17 Pacu Sampan Buluh Cina Jadi Ikon Wisata Kampar, Dongkrak Ekonomi Warga
    18 Terungkap di Sidang, Zulkarnain Serahkan 8.000 Dolar Singapura kepada Suhardiman di Bandara
    19 Sembunyikan Sabu di Sumur Bor, Pria di Tapung Hilir Dibekuk Polisi
    20 Pisah Sambut Kakanwil Kemenkum Riau, Edison Manik Tekankan Program Berkesinambungan
    21 Polsek Tambang Bekuk Pengedar Sabu 2,42 Gram di Desa Kualu
    22 Polisi Gerebek Lokasi Penyimpanan Solar Subsidi di Tapung, 14 Jerigen Diamankan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat