Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Sosial Budaya
Dari Luka Bullying ke Jerat Radikalisme, Kemenkum Riau Ingatkan Bahaya Ekstremisme Digital pada Anak
Kamis, 10 September 2026 - 19:33:50 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru— Luka di dunia nyata bisa berujung jerat di dunia maya. Kamis (10/9/2026), Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau kembali menghadirkan Podcast Bertuah. Berbicara Tuntas Urusan Hukum. 


Episode kali ini mengangkat tema "Dari Bullying ke Radikalisme: Ketika Luka Anak Menjadi Celah Ekstremisme Digital".


Pembahasan fokus pada kerentanan generasi muda terhadap paparan narasi ekstremisme di ruang digital. 
Terutama saat anak berada dalam kondisi rentan karena perundungan, keterasingan, atau butuh penerimaan sosial.


Podcast menghadirkan dua narasumber. 


Kombes Pol Sunadi, Kasatgaswil Riau Densus 88 AT Polri. Dan Frida, Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Provinsi Riau. Dipandu host Melisa Rizka.


Diskusi membedah ekstremisme dari sisi keamanan. Sekaligus upaya pemerintah daerah membangun ketahanan generasi muda.


Kombes Pol Sunadi menjelaskan pola penyebaran radikalisme dan ekstremisme di masyarakat. 
Perhatiannya tertuju pada ruang digital. 


Menurutnya, platform online mudah dimanfaatkan untuk menyebar narasi ekstremisme. Sasarannya anak dan remaja yang sedang mencari identitas, dukungan, dan rasa memiliki.


"Ruang digital tidak punya batas. Jika anak merasa tidak diterima di lingkungannya, narasi yang memberi pengakuan palsu bisa masuk dengan cepat," ujarnya.


Frida menyoroti sisi lain. Penting membangun ketahanan generasi muda melalui penguatan nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, dan toleransi.


Ia menekankan, anak yang mengalami bullying, merasa terasing, atau tidak mendapat lingkungan sosial mendukung, rentan jadi target. 
Kondisi itu harus diantisipasi bersama.


Diskusi menegaskan, pencegahan tidak bisa dikerjakan sendiri. 
Keluarga, sekolah, organisasi kepemudaan, masyarakat, aparat penegak hukum, dan pemerintah daerah punya peran.


Sinergi antara Densus 88 AT Polri dan pemerintah daerah menjadi kunci. 
Tujuannya memperkuat pencegahan dan membangun daya tangkal anak terhadap narasi ekstremisme.


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau Rudy Hendra Pakpahan mendukung Podcast Bertuah sebagai media edukasi hukum. 
Sekaligus ruang dialog atas persoalan yang berkembang di masyarakat.


"Perlindungan anak di ruang digital bukan hanya soal teknologi. Ini juga soal lingkungan sosial, literasi, dan penguatan nilai kebangsaan," katanya.


Melalui episode ini, generasi muda diajak lebih kritis dan bijak bermedia sosial. 
Jangan mudah percaya narasi yang mengarah pada ekstremisme. 
Bangun rasa percaya diri dan kepedulian terhadap lingkungan serta bangsa.


Kanwil Kemenkum Riau berharap kolaborasi lintas sektor terus diperkuat. Agar ruang digital menjadi tempat yang aman, sehat, dan positif bagi tumbuh kembang generasi muda. (rls, src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat