Jumat, 23 Oktober 2026 Terungkap di Sidang, Zulkarnain Serahkan 8.000 Dolar Singapura kepada Suhardiman di Bandara | Sembunyikan Sabu di Sumur Bor, Pria di Tapung Hilir Dibekuk Polisi | Pisah Sambut Kakanwil Kemenkum Riau, Edison Manik Tekankan Program Berkesinambungan | Polsek Tambang Bekuk Pengedar Sabu 2,42 Gram di Desa Kualu | Polisi Gerebek Lokasi Penyimpanan Solar Subsidi di Tapung, 14 Jerigen Diamankan | Delapan Petinggi PT SPRH Ditahan Kejati Riau, Komisaris Utama Sempat Pingsan
 
 
☰ Pendidikan
Jadi Nara Sumber Pembinaan Basic Keislaman
Abdul Wahid Tawarkan 3T Kiat Sukses ke Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Suska Riau
Selasa, 08 September 2026 - 16:44:21 WIB
H Abdul Wahid saat memberikan materi Pembinaan Basic Keislaman dan Modernisasi Beragama ke mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Suska Riau Selasa (8/9/2026).

SULUHRIAU, Pekanbaru– Gedung PKM Universitas Islam (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau ramai, Selasa (8/9/2026). 


Di sana ratusan mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi mengikuti Pembinaan Basic Keislaman dan Modernisasi Beragama.


Narasinya tidak menggurui. H Abdul Wahid, Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Islam Kemenag Pelalawan, datang membawa pesan sederhana tapi menusuk: hidup kampus butuh kompas.


Kompas itu ia namai 3T. Tekad, Tekun, Tawakal.


Ia mengaitkan 3T dengan tiga fondasi utama dalam Islam. Akidah, Ibadah, dan Akhlak. Ketiganya menurutnya tidak bisa dipisahkan jika ingin sukses dunia dan akhirat.


Akidah ia letakkan paling awal. Itu fondasi keyakinan yang mantap di hati kepada Allah SWT dan seluruh ajaran Islam. Tanpa keraguan. Tanpa goyah saat tren dan opini datang silih berganti.



Lalu Ibadah. Bukan hanya salat lima waktu. Ibadah adalah bentuk ketundukan dan cinta, baik yang mahdhah maupun ghairu mahdhah. Dari salat, zikir, sampai kerja kampus yang diniatkan ibadah.


Terakhir Akhlak. Sistem moral yang terpancar spontan. Ke Allah dengan taat dan ikhlas. Ke manusia dengan jujur, amanah, dan sopan santun. Ke alam dengan merawat tumbuhan dan menyayangi makhluk ciptaan-Nya.


Wahid jujur soal tantangan mahasiswa hari ini. Jadwal kuliah padat, tugas menumpuk, organisasi mengejar. Akibatnya salat sering telat. Ibadah sunnah tergeser.


Ada lagi gangguan yang nyata. Gawai dan media sosial. Layar ponsel membuat fokus ibadah buyar. Interaksi dengan Al-Qur'an pun makin sedikit.


Bahkan ada yang terjebak rutinitas hambar. Ibadah berubah jadi formalitas. Dilakukan hanya untuk menggugurkan kewajiban, tanpa rasa.


Di titik inilah 3T masuk sebagai solusi.


Pertama, TEKAD. Ini bagian awal dan berkaitan dengan Akidah. Kemauan bulat jadi arah. Keraguan harus dibuang sejak awal melangkah.


Kedua, TEKUN. Ini proses dan nyambung ke Ibadah. Konsisten, kerja keras, dan bertahan. Tidak berhenti di tengah jalan walau prosesnya panjang.


Ketiga, TAWAKAL. Ini soal hasil dan berbuah pada Akhlak. Setelah ikhtiar maksimal, serahkan pada Allah. Di situ lahir ketenangan mental.



Materi itu disambut antusias. Sesi tanya jawab hidup. Mahasiswa bergantian bertanya tentang dilema kampus, manajemen waktu, hingga menjaga semangat beragama di tengah arus modern.


Wahid menjawab dengan merujuk pada konsep Islam. Ia menekankan satu pesan kunci. Mahasiswa harus menjaga integritas, jujur dalam ilmu dan amal, serta rajin mendekat kepada Allah SWT.


Kegiatan ditutup dengan suasana hangat. Pesannya ringan, tapi membekas. Di tengah tekanan akademik, 3T bisa jadi pengingat agar langkah mahasiswa Dakwah dan Komunikasi tetap lurus. (sr5)


 




 
Berita Lainnya :
  • Terungkap di Sidang, Zulkarnain Serahkan 8.000 Dolar Singapura kepada Suhardiman di Bandara
  • Sembunyikan Sabu di Sumur Bor, Pria di Tapung Hilir Dibekuk Polisi
  • Pisah Sambut Kakanwil Kemenkum Riau, Edison Manik Tekankan Program Berkesinambungan
  • Polsek Tambang Bekuk Pengedar Sabu 2,42 Gram di Desa Kualu
  • Polisi Gerebek Lokasi Penyimpanan Solar Subsidi di Tapung, 14 Jerigen Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Terungkap di Sidang, Zulkarnain Serahkan 8.000 Dolar Singapura kepada Suhardiman di Bandara
    02 Sembunyikan Sabu di Sumur Bor, Pria di Tapung Hilir Dibekuk Polisi
    03 Pisah Sambut Kakanwil Kemenkum Riau, Edison Manik Tekankan Program Berkesinambungan
    04 Polsek Tambang Bekuk Pengedar Sabu 2,42 Gram di Desa Kualu
    05 Polisi Gerebek Lokasi Penyimpanan Solar Subsidi di Tapung, 14 Jerigen Diamankan
    06 Delapan Petinggi PT SPRH Ditahan Kejati Riau, Komisaris Utama Sempat Pingsan
    07 Aksinya Terekam CCTV, Pelaku Pencurian Motor di Kampar Utara Ditangkap
    08 Hari Santri di Pelalawan Semarak, Ribuan Peserta Padati Pondok Badrul Hidayah
    09 Hari Santri di Bumi Lancang Kuning, Gus Muhaimin Titip Pesan: Santri Harus Siap Jadi Pemimpin Masa Depan
    10 Residivis Narkoba Dibekuk di Gang Assalaam Pekanbaru, Polda Riau Sita 2, 14 gram Sabu
    11 Angka Pengangguran Meningkat, Kapolres Kampar Gandeng Disperinaker Lewat Program POLIRAN
    12 Lestarikan Hutan Rimbang Baling, Pemkab Kampar Siap Dukung Budidaya Aren Miliki Nilai Ekonomi
    13 Polsek Kampar Kiri Hilir Musnahkan Dua Rakit PETI di Sungai Batang Pota
    14 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Aturan Pengelolaan Aset Daerah Kuansing
    15 Evaluasi Standar Layanan Bankum, Kemenkum Riau Dorong Keadilan Merata
    16 Kanwil Kemenkum Riau dan Polda Riau Sinergi Berantas Pelanggaran Kekayaan Intelektual
    17 Cabuli Anak di Bawah Umur, Ayah Temukan Anak di Rumah Pelaku, Pria 23 Tahun di Kampar Ditangkap Polisi
    18 Hari Santri 2026 di Pelalawan Dipusatkan di Badrul Hidayah, Kasi Pendis Kemenag Lepas Kafilah ke Dumai
    19 Dari Penggrebekan Gudang di Kandis, Polisi Sita 6.500 Liter BBM Solar Subsidi dan Dua Orang Ditangkap
    20 Saat Menunggu Pembeli di Pinggir Kebun Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir
    21 Lewat Podcast Bertuah, Kanwil Kemenkum Riau Kenalkan Layanan BHP Medan kepada Masyarakat
    22 Perkuat Kepastian Hukum, Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Tiga Ranperda Pemkab Kuansin
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat