Selasa, 08 September 2026 Lawan Pembajakan, Kemenkum dan Polda Riau Rapatkan Koordinasi PPNS | Tenun Siak Menuju Indikasi Geografis, Kemenkum Riau Dampingi Penyusunan Deskripsi | Erupsi Anak Krakatau Berdampak pada Hampir 5.000 Penumpang Bandara SSK II Pekanbaru | Imustiar Gantikan Nalladia Pimpin Fraksi Golkar DPRD Riau | Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kepatuhan Notaris melalui Sosialisasi PMPJ | 214 Siswa Madrasah se-Pelalawan Adu Prestasi di OMI 2026, Sulman: Saatnya Buktikan yang Terbaik
 
 
☰ Sosial Budaya
Lawan Pembajakan, Kemenkum dan Polda Riau Rapatkan Koordinasi PPNS
Selasa, 08 September 2026 - 14:05:33 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru– Maraknya peredaran barang tiruan dan konten bajakan membuat penegakan hukum Kekayaan Intelektual di Riau harus naik level. 


Untuk itu, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau menggandeng Kepolisian Daerah Riau guna memperkuat barisan penyidik di lapangan.


Pertemuan itu digelar Senin, (7/9/2026) di Mapolda Riau. Fokus utamanya dua hal: menyamakan langkah pengawasan pelanggaran KI dan membina kesiapan Penyidik Pegawai Negeri Sipil bidang Kekayaan Intelektual.


Kehadiran para alumni Serdik Diklat Pembentukan PPNS Ditjen Kekayaan Intelektual Angkatan I Tahun 2026 menjadi momen penting. 


Mereka secara resmi diperkenalkan kepada Korwas PPNS Ditreskrimsus Polda Riau. Tujuannya agar transisi dari ruang kelas ke tugas lapangan berjalan mulus.


Dalam pertemuan tersebut, Kanwil Kemenkum Riau duduk satu meja dengan Korwas PPNS Ditreskrimsus Polda Riau. Turut hadir Iptu Doni Efendi, S.H. selaku Kasubsi Bansidik Sikorwas PPNS, dan Richardo P. Panjaitan, S.H., M.Pd. selaku Korwas PPNS. Dari sisi Kemenkum, hadir jajaran PPNS Bidang KI Kanwil Riau.


Diskusi berlangsung teknis. Mulai dari batas kewenangan PPNS KI, mekanisme penyidikan, sampai alur koordinasi saat menangani laporan dugaan pelanggaran. Intinya satu: tidak boleh ada tumpang tindih, komunikasi harus cepat.


KI bukan sekadar soal merek dan hak cipta. Di Riau, sektor ekonomi kreatif, UMKM, hingga industri musik dan desain ikut terdampak jika pelindungan hukum lemah. Karena itu pengawasan dan pemantauan perlu dilakukan lebih sistematis, bukan hanya saat ada laporan.


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau, Rudy Hendra Pakpahan, menegaskan penguatan kompetensi PPNS menjadi kunci. Menurutnya, penyidik harus paham aturan, paham lapangan, dan paham cara bekerja sama dengan Polri.


"Tanpa sinergi, penegakan akan jalan di tempat. Dengan koordinasi ini kita ingin memastikan setiap dugaan pelanggaran KI ditangani profesional dan tepat sasaran," ujarnya.


Proses penghadapan alumni diklat ke Korwas PPNS Polda Riau juga jadi jembatan. Lewat forum ini, para PPNS baru bisa langsung memahami kultur kerja, standar administrasi penyidikan, serta titik kontak saat butuh dukungan operasional di lapangan.


Hasilnya, kedua institusi sepakat meningkatkan frekuensi komunikasi. Pengawasan akan diperluas, pemantauan dilakukan bersama, dan penanganan perkara KI ditargetkan lebih cepat.


Kegiatan berlangsung tertib dan aman. Yang paling penting, ada kesepahaman baru: penegakan hukum KI di Riau tidak bisa jalan sendiri-sendiri.


Dengan pondasi koordinasi ini, diharapkan pelaku usaha kreatif di Riau merasa lebih terlindungi. Sementara pelaku pelanggaran tahu, ruang gerak untuk membajak dan meniru akan semakin sempit. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Lawan Pembajakan, Kemenkum dan Polda Riau Rapatkan Koordinasi PPNS
  • Tenun Siak Menuju Indikasi Geografis, Kemenkum Riau Dampingi Penyusunan Deskripsi
  • Erupsi Anak Krakatau Berdampak pada Hampir 5.000 Penumpang Bandara SSK II Pekanbaru
  • Imustiar Gantikan Nalladia Pimpin Fraksi Golkar DPRD Riau
  • Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kepatuhan Notaris melalui Sosialisasi PMPJ
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Lawan Pembajakan, Kemenkum dan Polda Riau Rapatkan Koordinasi PPNS
    02 Tenun Siak Menuju Indikasi Geografis, Kemenkum Riau Dampingi Penyusunan Deskripsi
    03 Erupsi Anak Krakatau Berdampak pada Hampir 5.000 Penumpang Bandara SSK II Pekanbaru
    04 Imustiar Gantikan Nalladia Pimpin Fraksi Golkar DPRD Riau
    05 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kepatuhan Notaris melalui Sosialisasi PMPJ
    06 214 Siswa Madrasah se-Pelalawan Adu Prestasi di OMI 2026, Sulman: Saatnya Buktikan yang Terbaik
    07 Perkuat Manajemen ASN, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengelolaan SDM Berbasis Merit dan Kompetensi
    08 Pimpin Apel Pagi, Kakanwil Kemenkum Riau Beri Penghargaan Pegawai Teladan
    09 32 Wartawan Se-Indonesia Ramaikan National Open Biliar PWI Pekanbaru
    10 Kualitas Udara Tidak Baik, IDI, PPNI, IBI, IAI Gabung Bagi 4.000 Masker
    11 Kabut Asap Kembali Buat Kualitas Udara Turun, Siswa Pekanbaru Diliburkan Tatap Muka Dua Hari
    12 Operasi Serentak, Sungai Tesso Dibebaskan dari Penambang Emas Liar, 12 Rakit Dimusnahkan
    13 44 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Riau, Kapolda dan Pangdam Sidak ke Siak
    14 SMSI Apresiasi, PERADI PROFESIONAL Diprediksi Jadi OA Terbesar dalam Beberapa Tahun
    15 Erupsi Anak Krakatau, 24 Jadwal Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Batal
    16 IKWI Riau Asah Keberanian Bicara, Perempuan Diajak Ubah Mindset Lewat PCD
    17 Campakan Jala Pertama di Sungai Subayang, Bupati Kampar Dapat Ikan Baung Buka Mancokau Tanjung Belit
    18 Angin Bikin Karhutla Rimbo Panjang Sulit Pendinginan, Tim Gabungan Kejar 0,75 Hektar Lahan Gambut
    19 Bupati Kampar Tinjau Langsung SDN dan SMPN di Bangkinang
    20 Nanas Sungai Apit Siap Naik Kelas, Kemenkum Riau Kebut Data Indikasi Geografis
    21 Perkuat Kualitas Regulasi Daerah, Perancang Kemenkum Riau Ikuti Forum Legislasi Partisipatif
    22 Dari Kuala Lumpur, Kemenkum Riau Perkuat Layanan Pengaduan Publik Diaspora dan Pekerja Migran
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat