Erupsi Anak Krakatau Berdampak pada Hampir 5.000 Penumpang Bandara SSK II Pekanbaru
SULUHRIAU, Pekanbaru- Langit mendadak ditutup. Ribuan penumpang terpaksa tertahan.
Erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak langsung ke Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.
Hingga Senin (7/9/2029) tercatat 30 penerbangan dari dan menuju Pekanbaru dibatalkan.
Pembatalan berlaku sampai pukul 18.00 WIB sesuai NOTAM Notice to Airmen yang diterima pihak bandara.
PGS General Manager Bandara SSK II Pekanbaru Imamura Ginting menyampaikan data tersebut.
"Jadi dapat kami laporkan dari Bandara SSK II Pekanbaru, hari ini tanggal 7 September 2026 sampai dengan siang ini penerbangan yang sudah kami dapatkan laporan dari seluruh maskapai ada 30 penerbangan yang di-cancel sampai dengan pukul 18.00 WIB sesuai dengan NOTAM yang disampaikan," ujar Imamura.
Dari jumlah itu, 15 penerbangan adalah keberangkatan Pekanbaru-Jakarta. 15 lainnya penerbangan Jakarta-Pekanbaru yang gagal mendarat.
Dengan rata-rata keterisian pesawat, hampir 5.000 penumpang dipastikan terdampak.
"Dari 30 penerbangan itu, perkiraan kami sesuai dengan laporan dari para maskapai, ada hampir 5.000 pax yang terimbas akibat pembatalan penerbangan tersebut," jelasnya.
Dampaknya terasa. Pergerakan pesawat di SSK II berkurang signifikan.
Namun bandara tidak sepenuhnya lumpuh. Sejumlah rute di luar jalur terdampak masih jalan.
Di antaranya Pekanbaru menuju Kuala Lumpur, Batam, Kualanamu, dan Gunung Sitoli.
"Ya, pastinya dampaknya pergerakan pesawat juga berkurang karena ada 30 penerbangan yang dibatalkan. Namun, dari Bandara SSK II sendiri, kita masih ada penerbangan menuju Kuala Lumpur, Batam, Kualanamu, dan Gunung Sitoli," katanya.
Imamura menegaskan pembatalan menyasar penerbangan ke arah Pulau Jawa. Itu sesuai arahan NOTAM.
Jika dihitung total, sekitar 70 persen penumpang SSK II terdampak. Sebab sebagian besar memang menuju Jakarta.
"Sementara 30 persen lainnya masih dapat bepergian melalui rute yang tetap beroperasi," jelasnya.
Untuk mengurangi kebingungan, maskapai sudah mengirim pemberitahuan melalui berbagai saluran.
Di terminal, sejumlah penumpang terlihat mendatangi konter. Mereka mengurus refund atau menjadwal ulang.
"Kami lihat juga beberapa penumpang yang batal hari ini itu melapor kepada pihak maskapai untuk melakukan refund ataupun melakukan reschedule penerbangannya," ungkap Imamura.
Kabar baiknya, maskapai membebaskan biaya refund.
"Kami dapatkan informasi bahwasannya pihak maskapai membebaskan, artinya tidak ada kena biaya untuk refund terhadap tiket tersebut," ujarnya.
Bagi yang memilih reschedule, penjadwalan ulang disesuaikan dengan ketersediaan kursi.
"Kalau reschedule berdasarkan jumlah seat yang tersedia di jadwal ataupun tanggal yang diminta oleh para penumpang," pungkasnya. (src)
Komentar Anda :