Senin, 07 September 2026 Erupsi Anak Krakatau Berdampak pada Hampir 5.000 Penumpang Bandara SSK II Pekanbaru | Imustiar Gantikan Nalladia Pimpin Fraksi Golkar DPRD Riau | Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kepatuhan Notaris melalui Sosialisasi PMPJ | 214 Siswa Madrasah se-Pelalawan Adu Prestasi di OMI 2026, Sulman: Saatnya Buktikan yang Terbaik | Perkuat Manajemen ASN, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengelolaan SDM Berbasis Merit dan Kompetensi | Pimpin Apel Pagi, Kakanwil Kemenkum Riau Beri Penghargaan Pegawai Teladan
 
 
☰ Peristiwa
Erupsi Anak Krakatau Berdampak pada Hampir 5.000 Penumpang Bandara SSK II Pekanbaru
Senin, 07 September 2026 - 21:08:26 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Langit mendadak ditutup. Ribuan penumpang terpaksa tertahan.


Erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak langsung ke Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. 


Hingga Senin (7/9/2029) tercatat 30 penerbangan dari dan menuju Pekanbaru dibatalkan.


Pembatalan berlaku sampai pukul 18.00 WIB sesuai NOTAM Notice to Airmen yang diterima pihak bandara.


PGS General Manager Bandara SSK II Pekanbaru Imamura Ginting menyampaikan data tersebut.


"Jadi dapat kami laporkan dari Bandara SSK II Pekanbaru, hari ini tanggal 7 September 2026 sampai dengan siang ini penerbangan yang sudah kami dapatkan laporan dari seluruh maskapai ada 30 penerbangan yang di-cancel sampai dengan pukul 18.00 WIB sesuai dengan NOTAM yang disampaikan," ujar Imamura.


Dari jumlah itu, 15 penerbangan adalah keberangkatan Pekanbaru-Jakarta. 15 lainnya penerbangan Jakarta-Pekanbaru yang gagal mendarat.


Dengan rata-rata keterisian pesawat, hampir 5.000 penumpang dipastikan terdampak.


"Dari 30 penerbangan itu, perkiraan kami sesuai dengan laporan dari para maskapai, ada hampir 5.000 pax yang terimbas akibat pembatalan penerbangan tersebut," jelasnya.


Dampaknya terasa. Pergerakan pesawat di SSK II berkurang signifikan.


Namun bandara tidak sepenuhnya lumpuh. Sejumlah rute di luar jalur terdampak masih jalan.


Di antaranya Pekanbaru menuju Kuala Lumpur, Batam, Kualanamu, dan Gunung Sitoli.


"Ya, pastinya dampaknya pergerakan pesawat juga berkurang karena ada 30 penerbangan yang dibatalkan. Namun, dari Bandara SSK II sendiri, kita masih ada penerbangan menuju Kuala Lumpur, Batam, Kualanamu, dan Gunung Sitoli," katanya.


Imamura menegaskan pembatalan menyasar penerbangan ke arah Pulau Jawa. Itu sesuai arahan NOTAM.


Jika dihitung total, sekitar 70 persen penumpang SSK II terdampak. Sebab sebagian besar memang menuju Jakarta.


"Sementara 30 persen lainnya masih dapat bepergian melalui rute yang tetap beroperasi," jelasnya.


Untuk mengurangi kebingungan, maskapai sudah mengirim pemberitahuan melalui berbagai saluran.


Di terminal, sejumlah penumpang terlihat mendatangi konter. Mereka mengurus refund atau menjadwal ulang.


"Kami lihat juga beberapa penumpang yang batal hari ini itu melapor kepada pihak maskapai untuk melakukan refund ataupun melakukan reschedule penerbangannya," ungkap Imamura.


Kabar baiknya, maskapai membebaskan biaya refund. 
"Kami dapatkan informasi bahwasannya pihak maskapai membebaskan, artinya tidak ada kena biaya untuk refund terhadap tiket tersebut," ujarnya.


Bagi yang memilih reschedule, penjadwalan ulang disesuaikan dengan ketersediaan kursi.


"Kalau reschedule berdasarkan jumlah seat yang tersedia di jadwal ataupun tanggal yang diminta oleh para penumpang," pungkasnya. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Erupsi Anak Krakatau Berdampak pada Hampir 5.000 Penumpang Bandara SSK II Pekanbaru
  • Imustiar Gantikan Nalladia Pimpin Fraksi Golkar DPRD Riau
  • Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kepatuhan Notaris melalui Sosialisasi PMPJ
  • 214 Siswa Madrasah se-Pelalawan Adu Prestasi di OMI 2026, Sulman: Saatnya Buktikan yang Terbaik
  • Perkuat Manajemen ASN, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengelolaan SDM Berbasis Merit dan Kompetensi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Erupsi Anak Krakatau Berdampak pada Hampir 5.000 Penumpang Bandara SSK II Pekanbaru
    02 Imustiar Gantikan Nalladia Pimpin Fraksi Golkar DPRD Riau
    03 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kepatuhan Notaris melalui Sosialisasi PMPJ
    04 214 Siswa Madrasah se-Pelalawan Adu Prestasi di OMI 2026, Sulman: Saatnya Buktikan yang Terbaik
    05 Perkuat Manajemen ASN, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengelolaan SDM Berbasis Merit dan Kompetensi
    06 Pimpin Apel Pagi, Kakanwil Kemenkum Riau Beri Penghargaan Pegawai Teladan
    07 32 Wartawan Se-Indonesia Ramaikan National Open Biliar PWI Pekanbaru
    08 Kualitas Udara Tidak Baik, IDI, PPNI, IBI, IAI Gabung Bagi 4.000 Masker
    09 Kabut Asap Kembali Buat Kualitas Udara Turun, Siswa Pekanbaru Diliburkan Tatap Muka Dua Hari
    10 Operasi Serentak, Sungai Tesso Dibebaskan dari Penambang Emas Liar, 12 Rakit Dimusnahkan
    11 44 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Riau, Kapolda dan Pangdam Sidak ke Siak
    12 SMSI Apresiasi, PERADI PROFESIONAL Diprediksi Jadi OA Terbesar dalam Beberapa Tahun
    13 Erupsi Anak Krakatau, 24 Jadwal Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Batal
    14 IKWI Riau Asah Keberanian Bicara, Perempuan Diajak Ubah Mindset Lewat PCD
    15 Campakan Jala Pertama di Sungai Subayang, Bupati Kampar Dapat Ikan Baung Buka Mancokau Tanjung Belit
    16 Angin Bikin Karhutla Rimbo Panjang Sulit Pendinginan, Tim Gabungan Kejar 0,75 Hektar Lahan Gambut
    17 Bupati Kampar Tinjau Langsung SDN dan SMPN di Bangkinang
    18 Nanas Sungai Apit Siap Naik Kelas, Kemenkum Riau Kebut Data Indikasi Geografis
    19 Perkuat Kualitas Regulasi Daerah, Perancang Kemenkum Riau Ikuti Forum Legislasi Partisipatif
    20 Dari Kuala Lumpur, Kemenkum Riau Perkuat Layanan Pengaduan Publik Diaspora dan Pekerja Migran
    21 Gara-gara Kenal di Aplikasi Chat, Remaja 15 Tahun di Tapung Hilir Jadi Korban Pencabulan
    22 Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasikan Ranperbup Kesehatan dan Pajak Bengkalis
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat