Minggu, 18 Oktober 2026 Udara Memburuk, Pemko Pekanbaru Tiadakan CFD Minggu 18 Oktober | Ribuan Warga Padati Tradisi Ikan Antau Lubuk Rangan Siberuang, Dibidik Jadi Ikon Wisata Kampar | Pagi Sabtu Kabut Asap Naik Tajam, PM2.5 dan Tembus 187,6 Mikrogram dengan Level Sangat Tidak Sehat | Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029 | KPK Ungkap Dana Bencana BNPB Diduga Jadi Bancakan, Adik Mantan Kepala BNPB Tersangka | Polresta Pekanbaru Sisir Kampung Dalam-Kampung Terendam, Tes Urine 3 Orang Positif Methamphetamine
 
 
☰ Sosial Budaya
HPN 2027 di Lampung Siap Digelar Inklusif, PWI Buka Pintu untuk Seluruh Konstituen Dewan Pers
Rabu, 02 September 2026 - 21:12:31 WIB

SULUHRIAU — Sejarah tidak bisa dihapus. Tapi perayaan ke depan harus milik semua.


Rabu (2/9/2026), Pengurus Pusat PWI bertemu Dewan Pers di Jakarta. Agenda utamanya membahas penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) 2027.


Dalam pertemuan itu PWI menegaskan posisinya. PWI tetap menjadi penanggung jawab dan penyelenggara HPN. 


Sekaligus berkomitmen membuka ruang lebih luas bagi seluruh konstituen Dewan Pers. Agar HPN 2027 benar-benar inklusif dan mewakili ekosistem pers Indonesia.


Hadir Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat, Wakil Ketua Totok Suryanto, serta anggota Dewan Pers Abdul Manan, Muhammad Jazuli, Yogi Hadi Iswanto, Maha Eka Swasta, dan Rosarita Niken Widiastuti.


Dari PWI hadir Ketua Umum Akhmad Munir, Ketua Dewan Kehormatan Atal S. Depari, Sekjen Marthen Selamet Susanto, Wakil Bendahara Umum Badar Subur, dan jajaran pengurus lainnya.


PWI juga menyerahkan pendapat hukum resmi. Isinya menjelaskan landasan hukum, sejarah, dan praktik penyelenggaraan HPN selama ini.


Akhmad Munir memaparkan akar sejarah HPN. Tanggal 9 Februari dipilih karena bertepatan dengan lahirnya PWI pada 9 Februari 1946 di Surakarta.


Gagasan HPN muncul dari Kongres PWI di Padang 1978. Lalu dibahas di Dewan Pers dan dikukuhkan negara lewat Keppres Nomor 5 Tahun 1985.


"Pemilihan 9 Februari tidak bisa dipisahkan dari PWI. Karena itu kedudukan historis PWI dalam HPN berbeda dengan organisasi lain," kata Munir.


Selama empat dekade, PWI konsisten menyelenggarakan HPN. Melibatkan pemerintah, Dewan Pers, pemda, organisasi pers, perusahaan pers, dunia usaha, kampus, dan masyarakat.


Praktik panjang itu membentuk kontinuitas kelembagaan. Hal ini, menurut PWI, harus jadi pertimbangan jika tata kelola HPN akan diperbarui.


Dalam siaran pers 31 Agustus 2026, Dewan Pers sendiri menyebut PWI sebagai penanggung jawab HPN.


PWI memahami wacana pembaruan Keppres 1985. Regulasi itu lahir sebelum UU Pers 1999 dan belum mengatur penanggung jawab secara eksplisit.


Namun PWI menilai, selama belum ada hukum baru yang sah, kontinuitas penyelenggaraan harus dijaga.


"PWI tidak menolak pembaruan regulasi. Tapi HPN harus tetap menjadi momentum persatuan insan pers," ujar Munir.


Menurut PWI, hubungan Dewan Pers dan organisasi pers adalah kemitraan. Keterlibatan lebih luas harus dalam kerangka kolaborasi, bukan pertentangan.


Pandangan PWI mendapat tanggapan positif. Sejumlah anggota Dewan Pers mendorong HPN 2027 dilaksanakan lebih inklusif dan akomodatif.


Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat menekankan semangat inklusivitas ke depan.


Munir menyambut baik. Ia menegaskan HPN bukan milik eksklusif PWI.


"HPN milik seluruh insan pers Indonesia. Kami siap merangkul semua konstituen Dewan Pers dalam kepanitiaan, agenda, dan kegiatan," katanya.


Anggota Dewan Pers Abdul Manan juga meminta PWI memperhatikan nuansa psikologis organisasi lain.


PWI menghormati masukan itu. Perubahan regulasi, jika ada, harus lewat mekanisme hukum yang tepat dan kajian menyeluruh.


Bagi PWI, pembaruan tidak boleh menghapus fakta sejarah. Fakta itulah yang menjadi dasar penetapan 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional.


Pertemuan ini membuka jalan HPN 2027 yang lebih kolaboratif di Lampung.


PWI akan menyiapkan perhelatan dengan semangat baru. Menjaga sejarah, memperkuat persatuan, dan memperluas partisipasi.


"Selama belum ada regulasi baru, PWI akan melanjutkan tanggung jawabnya. Kami siap menggelar HPN 2027 bersama seluruh elemen pers nasional," tegas Akhmad Munir. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Udara Memburuk, Pemko Pekanbaru Tiadakan CFD Minggu 18 Oktober
  • Ribuan Warga Padati Tradisi Ikan Antau Lubuk Rangan Siberuang, Dibidik Jadi Ikon Wisata Kampar
  • Pagi Sabtu Kabut Asap Naik Tajam, PM2.5 dan Tembus 187,6 Mikrogram dengan Level Sangat Tidak Sehat
  • Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029
  • KPK Ungkap Dana Bencana BNPB Diduga Jadi Bancakan, Adik Mantan Kepala BNPB Tersangka
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Udara Memburuk, Pemko Pekanbaru Tiadakan CFD Minggu 18 Oktober
    02 Ribuan Warga Padati Tradisi Ikan Antau Lubuk Rangan Siberuang, Dibidik Jadi Ikon Wisata Kampar
    03 Pagi Sabtu Kabut Asap Naik Tajam, PM2.5 dan Tembus 187,6 Mikrogram dengan Level Sangat Tidak Sehat
    04 Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029
    05 KPK Ungkap Dana Bencana BNPB Diduga Jadi Bancakan, Adik Mantan Kepala BNPB Tersangka
    06 Polresta Pekanbaru Sisir Kampung Dalam-Kampung Terendam, Tes Urine 3 Orang Positif Methamphetamine
    07 Tragis di Teluk Meranti, Ayah Tewas Diduga Dipukul dengan Kayu oleh Anak Kandung
    08 Suhardiman Bantah Mobil Mewah Jadi Imbalan Jabatan Zulkarnain, Hanya Dipinjamkan
    09 Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi
    10 Tingkatkan Kapasitas ASN Berbasis Assessment, Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Program JELAJAH
    11 Kalahkan Ratusan Daerah, BAZNAS Kampar Dinobatkan Pengelola Zakat Terbaik
    12 Kemenkum Riau Dorong Digitalisasi Evaluasi Perda Lewat Inovasi ''PASIH PERDA''
    13 Razia Tengah Malam di Tempat Hiburan Tapung, Dua Pengunjung Karoke Positif Sabu Diamankan
    14 Bupati Siak Tegas Soal Disiplin ASN, 10 Pegawai Dipecat dan 14 Lainnya Diguyur Penghargaan
    15 Syawal Pimpin PWI Kampar 2026–2029, Bawa Misi Satukan Wartawan dan Jaga Marwah Pers
    16 Kabut Asap Masih Mengintai, Siswa Pekanbaru Kembali Belajar dari Rumah 16–17 Oktober
    17 Perkuat Profesionalisme, Polres Kampar Sosialisasi UU Polri dan KUHAP Baru
    18 Perkuat Pengawasan Notaris, Kemenkum Riau Bahas Pedoman Pemeriksaan Protokol
    19 27 Merek Kolektif Terdaftar, Kemenkum Riau Kejar Target 50 KDKMP Aktif
    20 Kalahkan Puluhan Kanwil, Kemenkum Riau Raih Terbaik II Anugerah Legislasi
    21 PWI-Lemhannas Teken MoU untuk Menjaga Ketahanan Nasional
    22 Dua Kadiv Kemenkum Riau Lulus PKN Tingkat II, Kakanwil Edison Manik Beri Apresiasi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat