SULUHRIAU, Kampar— Lahan gambut terbakar tidak bisa dilawan dengan cara biasa. Polri kini menguji teknologi dari langit.
Senin 31 Agustus 2026 pukul 11.00 WIB, Asisten Logistik Mabes Polri menggelar simulasi penanganan Karhutla. Lokasinya di Jalan Keluarga, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.
Simulasi ini menggunakan drone pemadam api. Dipimpin langsung Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Madya Tk. II Aslog Mabes Polri Kombes Pol Jefri Sinaga.
Ia didampingi staf ahli Aslog AKBP Faisal dan AKBP Melki, serta tim teknis pendukung.
Kegiatan ini mendapat perhatian penuh dari jajaran Polda Riau dan Polres Kampar.
Hadir Karo Ops Polda Riau Kombes Pol F. Sitanggang, Kepala SPN Polda Riau Kombes Pol Indra Duaman, Dansat Brimob Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, Kabid Humas Kombes Pol Akmadi, dan Karo Log Kombes Pol Imran Amir.
Dari Polres Kampar hadir Kapolres AKBP Boby Putra Ramadhan, Wakapolres Kompol Rizky Hidayat, Kabag Ops Kompol Amru Hutahuruk, Kabag Log AKP Dadan Wardana Sulia, Kasat Lantas AKP Wulan Afdalia Randhani, dan Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman.
Unsur lain juga ikut menyaksikan. Ada personel Polres Kampar, Polsek Tambang, Tim Manggala Agni, dan BPBD Kabupaten Kampar.
Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan penanganan Karhutla butuh kerja bersama dan pendekatan baru.
Dalam simulasi, drone diterbangkan untuk memadamkan titik api. Pelaksanaannya berjalan lancar, tertib, dan terkendali.
Hasil uji lapangan menunjukkan potensi besar teknologi ini. Drone bisa jadi sarana pendukung utama dalam penanganan awal Karhutla.
Kelebihannya, drone mampu menjangkau area yang sulit diakses personel di darat. Responnya juga cepat terhadap titik api yang baru muncul.
Ini sangat relevan dengan kondisi Kampar. Banyak wilayahnya berupa lahan gambut dengan medan yang menantang.
Simulasi ini juga jadi bahan evaluasi penting bagi institusi. Tujuannya meningkatkan kesiapsiagaan taktis dan efektivitas penanganan di wilayah rawan.
Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 14.00 WIB. Situasi tetap aman dan kondusif.
Melalui uji coba ini, Polri menegaskan komitmennya. Inovasi dihadirkan bukan hanya untuk penegakan hukum, tapi juga untuk menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat. (hpk)
Komentar Anda :