Senin, 31 Agustus 2026 KPU Riau dan Unri Rancang Pendidikan Pemilih Adaptif, Ubah Gen Z dari Penonton Jadi Pelaku Demokrasi | Pantau dari Udara, Kapolda Riau Pastikan Pendinginan Karhutla Pelalawan Tuntas | Kemenkum Riau Bahas Tuntas Aduan Warga dari Sengketa Tanah hingga Paten | Dorong Tertib Keuangan Daerah, Kemenkum Riau Harmonisasi Regulasi Pelalawan Secara Virtual | Harmonisasi Empat Rancangan Regulasi Siak, Kemenkum Riau Ingatkan Batas Kewenangan | Telkomsel Hadirkan Dukungan Konektivitas Digital di PBAK UIN Suska Riau
 
 
☰ Pendidikan
KPU Riau dan Unri Rancang Pendidikan Pemilih Adaptif, Ubah Gen Z dari Penonton Jadi Pelaku Demokrasi
Senin, 31 Agustus 2026 - 21:44:04 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru— Generasi Z tidak bisa dididik demokrasi dengan cara lama. Mereka butuh ruang yang dekat dengan keseharian mereka, termasuk media sosial.


Senin (31/8/2026), KPU Provinsi Riau bersama Tim Peneliti Universitas Riau menggelar Focus Group Discussion. Temanya Optimalisasi Pendidikan Pemilih untuk Meningkatkan Partisipasi Politik Generasi Z.


Kegiatan berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor KPU Provinsi Riau.


Hadir Anggota KPU Riau Nugroho Noto Susanto, Nahrawi, dan Supriyanto. Juga pejabat struktural serta staf bidang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi dan Humas. Mahasiswa magang dari beberapa kampus di Pekanbaru turut hadir sebagai representasi Gen Z.


Tim Peneliti Unri yang hadir terdiri dari Dr. Hambali, Dr. Hariyanti, dan Hamdi Abdullah Hasibuan.


FGD ini jadi ruang bertukar ide. Tujuannya merancang pendidikan pemilih yang sesuai karakter generasi muda.


Ketua Tim Peneliti Unri Dr. Hambali menekankan, pendidikan pemilih tidak boleh berhenti di soal cara mencoblos.


"Pendidikan pemilih harus membangun Gen Z sebagai subjek demokrasi. Bukan hanya penerima informasi, tapi punya pengetahuan, kesadaran kritis, keterampilan, dan kapasitas untuk berpartisipasi aktif," kata Hambali.


Ia menyoroti peran media sosial. Bagi Gen Z, media sosial adalah ruang publik utama.


"Tantangannya, bagaimana ruang itu tidak hanya berisi konten viral. Tapi bisa jadi tempat belajar, berdiskusi, berdeliberasi, dan mengasah keterampilan berdemokrasi," lanjutnya.


Anggota KPU Riau Nugroho Noto Susanto sependapat. Sebagai Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi, Humas dan SDM, ia melihat ini tantangan besar bagi penyelenggara.


"Yang ingin kita bangun bukan sekadar pemilih yang datang ke TPS. Tapi generasi muda yang paham demokrasi, kritis terhadap informasi politik, bisa menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan, dan terlibat berkelanjutan," ujarnya.


Dalam penelitian, tim mengusung konsep Pendidikan Pemilih Integrated. Konsep ini bertumpu pada lima prinsip: integratif, kolaboratif, komprehensif, berkelanjutan, dan digitalisasi.


Pendidikan pemilih bisa diintegrasikan lewat pembelajaran Pendidikan Pancasila. Juga melalui kegiatan P5 bertema Suara Demokrasi atau kegiatan kokurikuler.


Metodenya pun beragam. Mulai diskusi kelompok, role playing, studi kasus, project based learning, hingga simulasi.


Media pembelajarannya tidak kaku. Bisa lewat gamifikasi, kartu prapemilih cerdas, puzzle kepemiluan, sampai pemanfaatan media sosial.


Hasil penelitian menunjukkan, keterlibatan Gen Z di media sosial cukup aktif. Namun partisipasi politik masih menghadapi kendala.


Informasi sering dipilih berdasarkan viralitas. Literasi politik belum optimal. Keterampilan berdemokrasi juga masih perlu dikuatkan.


Melalui FGD ini, KPU Riau dan Unri mendorong pendidikan pemilih yang berkelanjutan. Bukan hanya menjelang pemilu.


Harapannya, lahir generasi muda yang melek politik, kritis, punya keterampilan berdemokrasi, dan berpartisipasi aktif serta bertanggung jawab.


Baik di ranah elektoral maupun non-elektoral. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • KPU Riau dan Unri Rancang Pendidikan Pemilih Adaptif, Ubah Gen Z dari Penonton Jadi Pelaku Demokrasi
  • Pantau dari Udara, Kapolda Riau Pastikan Pendinginan Karhutla Pelalawan Tuntas
  • Kemenkum Riau Bahas Tuntas Aduan Warga dari Sengketa Tanah hingga Paten
  • Dorong Tertib Keuangan Daerah, Kemenkum Riau Harmonisasi Regulasi Pelalawan Secara Virtual
  • Harmonisasi Empat Rancangan Regulasi Siak, Kemenkum Riau Ingatkan Batas Kewenangan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 KPU Riau dan Unri Rancang Pendidikan Pemilih Adaptif, Ubah Gen Z dari Penonton Jadi Pelaku Demokrasi
    02 Pantau dari Udara, Kapolda Riau Pastikan Pendinginan Karhutla Pelalawan Tuntas
    03 Kemenkum Riau Bahas Tuntas Aduan Warga dari Sengketa Tanah hingga Paten
    04 Dorong Tertib Keuangan Daerah, Kemenkum Riau Harmonisasi Regulasi Pelalawan Secara Virtual
    05 Harmonisasi Empat Rancangan Regulasi Siak, Kemenkum Riau Ingatkan Batas Kewenangan
    06 Telkomsel Hadirkan Dukungan Konektivitas Digital di PBAK UIN Suska Riau
    07 Usir Gajah Liar di Bengkalis, Satu Pemuda Luka Tertendang, Satu Warga Meninggal karena Kelelahan
    08 The 2nd Riau Economic Forum 2026: Riau Dorong Ekonomi Solid Lewat Akselerasi Digital
    09 Cegah Sebelum Terbakar, Tim Pamen Mabes TNI Sosialisasikan Karhutla di XIII Koto Kampar
    10 Perkuat Sinergi Pendidikan Hukum, Kemenkum Riau Audensi ke Disdik Provinsi Riau
    11 17 Hektar Lahan Terbakar di Tambang, Polres Kampar Amankan 4 Pelaku Karhutla
    12 Turnamen ORADO Pekanbaru Berakhir Sengit, YUTO Persembahkan Juara 3 di Hari Peresmian Klub
    13 Polsek Kampar Kiri Bongkar Tambang Emas Ilegal di Sungai Tanjung Permai, 1 Operator Diamankan
    14 Kabut Asap Mereda, Siswa Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka
    15 Saat Menyeberang Pakai Rakit, Kaki Atai Warga Meranti Digigit Buaya di Sungai Sendewo
    16 Dari Istana Siak ke Tingkat Nasional, Syair Perang Siak Diakui Sebagai Warisan Bangsa
    17 Dari Air Mata ke Kebersamaan, Kisah Pulau Godang Hidup Lagi di Festival Adat
    18 Cegah Api Hidup Lagi, Bupati Ahmad Yuzar Turun Langsung Pastikan Bara di Rimbo Panjang Benar-Benar Padam
    19 Dua Pelajar MTsN 1 Pelalawan Tembus OBA Riau 2026, Bawa Nama Daerah ke Tingkat Provinsi
    20 PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
    21 Kemenkum Riau Edukasi Layanan Kewarganegaraan, Pastikan Masyarakat Dapat Kepastian Hukum
    22 Karhula, Api di Parit 17-19 Inhil Hanya Berjarak 30 Meter Dekati Pemukiman Warga
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat