Kamis, 15 Oktober 2026 Bupati Siak Tegas Soal Disiplin ASN, 10 Pegawai Dipecat dan 14 Lainnya Diguyur Penghargaan | Syawal Pimpin PWI Kampar 2026–2029, Bawa Misi Satukan Wartawan dan Jaga Marwah Pers | Kabut Asap Masih Mengintai, Siswa Pekanbaru Kembali Belajar dari Rumah 16–17 Oktober | Perkuat Profesionalisme, Polres Kampar Sosialisasi UU Polri dan KUHAP Baru | Perkuat Pengawasan Notaris, Kemenkum Riau Bahas Pedoman Pemeriksaan Protokol | 27 Merek Kolektif Terdaftar, Kemenkum Riau Kejar Target 50 KDKMP Aktif
 
 
☰ Peristiwa
Usir Gajah Liar di Bengkalis, Satu Pemuda Luka Tertendang, Satu Warga Meninggal karena Kelelahan
Senin, 31 Agustus 2026 - 19:54:43 WIB
Ilustrasi warga mengusir Gajah Liar (Foto AI/Sr

SULUHRIAU, Bengkalis- Niat mengusir berujung petaka. Dua warga Bengkalis menjadi korban saat bertemu gajah liar di kawasan Suaka Margasatwa.


Insiden terjadi di Pusat Latihan Gajah Sebanga, Kabupaten Bengkalis. Kejadiannya bermula dari laporan warga pada Jumat  21 Agustus 2026.


Menindaklanjuti laporan itu, Balai Besar KSDA Riau melalui Seksi Konservasi Wilayah III langsung turun ke lokasi. Tim didampingi warga setempat.


"Setibanya di lokasi kami menemukan jejak gajah liar dan selanjutnya melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian," kata Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau Ujang Holisudin, Senin (31/9/2026).


Hasil pemeriksaan menunjukkan ada dua titik kejadian. Keduanya berada di dalam kawasan suaka.


Di titik pertama, seorang pemuda bernama Mikhael Daniel Simarmata, 18 tahun, ditemukan terluka. Ia mengalami luka robek di pinggang dan paha. Diduga terkena tendangan gajah saat ikut mengusir satwa tersebut. 


Mikhael kini sudah mendapat penanganan medis di rumah sakit.


Di titik lain, ditemukan Darwin Sondang Napitu, 47 tahun. Ia berada di lokasi untuk berjaga dan ikut mengusir gajah. 


Namun Ujang menegaskan, Darwin meninggal bukan karena serangan gajah. "Yang meninggal karena faktor kelelahan," ujarnya.


Dari hasil plotting, petugas juga menemukan fakta lain. Ada aktivitas warga di dalam kawasan konservasi.
"Data yang kami dapat, mereka berkebun sawit di dalam," kata Ujang.


Setelah laporan diterima, tim melakukan penyisiran untuk memastikan keberadaan gajah. Namun saat penyisiran, satwa tersebut sudah tidak terlihat lagi.


BBKSDA Riau mengingatkan, warga jangan melakukan penanganan sendiri jika bertemu gajah liar. Apalagi dengan cara mendekati atau mengusir secara langsung.


Masyarakat diminta menjaga jarak aman. Segera laporkan keberadaan gajah ke aparat desa atau ke BBKSDA Riau agar ditangani sesuai prosedur.


"Jangan melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan manusia maupun satwa. Apabila kembali ditemukan gajah liar di sekitar permukiman, segera laporkan ke aparat desa atau Call Centre Balai Besar KSDA Riau," tegas Ujang.


Kasus ini menjadi pengingat. Konflik manusia dan gajah bisa diminimalkan jika penanganan dilakukan oleh petugas, bukan warga. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bupati Siak Tegas Soal Disiplin ASN, 10 Pegawai Dipecat dan 14 Lainnya Diguyur Penghargaan
  • Syawal Pimpin PWI Kampar 2026–2029, Bawa Misi Satukan Wartawan dan Jaga Marwah Pers
  • Kabut Asap Masih Mengintai, Siswa Pekanbaru Kembali Belajar dari Rumah 16–17 Oktober
  • Perkuat Profesionalisme, Polres Kampar Sosialisasi UU Polri dan KUHAP Baru
  • Perkuat Pengawasan Notaris, Kemenkum Riau Bahas Pedoman Pemeriksaan Protokol
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bupati Siak Tegas Soal Disiplin ASN, 10 Pegawai Dipecat dan 14 Lainnya Diguyur Penghargaan
    02 Syawal Pimpin PWI Kampar 2026–2029, Bawa Misi Satukan Wartawan dan Jaga Marwah Pers
    03 Kabut Asap Masih Mengintai, Siswa Pekanbaru Kembali Belajar dari Rumah 16–17 Oktober
    04 Perkuat Profesionalisme, Polres Kampar Sosialisasi UU Polri dan KUHAP Baru
    05 Perkuat Pengawasan Notaris, Kemenkum Riau Bahas Pedoman Pemeriksaan Protokol
    06 27 Merek Kolektif Terdaftar, Kemenkum Riau Kejar Target 50 KDKMP Aktif
    07 Kalahkan Puluhan Kanwil, Kemenkum Riau Raih Terbaik II Anugerah Legislasi
    08 PWI-Lemhannas Teken MoU untuk Menjaga Ketahanan Nasional
    09 Dua Kadiv Kemenkum Riau Lulus PKN Tingkat II, Kakanwil Edison Manik Beri Apresiasi
    10 Edarkan Sabu dan Pil Ekstasi, Tiga Pria di Tambang Kampar Ditangkap
    11 Adik Kepala BNPB Terseret Kasus Dana Siap Pakai Kebencanaan, KPK Dalami Dugaan Pengondisian
    12 Edarkan 18 Paket Sabu, Warga Kepau Jaya Siak Hulu Ditangkap Polisi
    13 Akses Jalan Ditutup, Warga Kulim Mengaku Dikeroyok hingga Lapor Polisi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Beri Masukan Ranperda Penanggulangan Bencana Inhu
    15 Kanwil Kemenkum Riau Evaluasi Kualitas Layanan Hukum bagi 13 Penerima Bantuan Hukum
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Kepatuhan Royalti Musik di Pekanbaru
    17 Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Kemenkum Riau Perkuat Tata Kelola Regulasi
    18 Konferkab PWI Kampar Siap Digelar, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketu
    19 Modus Buang Bungkusan Berisi Narkoba di Jalan Gagal, Dua Pria Kampar Masuk Jeruji
    20 Utang Lunas Tapi Jaminan Masih Aktif, Kanwil Kemenkum Riau Soroti Layanan Roya Fidusia
    21 Kabut Tebal Selimuti Pelalawan, Jarak Pandang Disebut Hanya Sekitar 100 Meter
    22 Kabut Asap Karhutla Mengusik Kesehatan Warga Pekanbaru, 11.707 Kasus Dilaporkan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat