Jumat, 16 Oktober 2026 Bupati Siak Tegas Soal Disiplin ASN, 10 Pegawai Dipecat dan 14 Lainnya Diguyur Penghargaan | Syawal Pimpin PWI Kampar 2026–2029, Bawa Misi Satukan Wartawan dan Jaga Marwah Pers | Kabut Asap Masih Mengintai, Siswa Pekanbaru Kembali Belajar dari Rumah 16–17 Oktober | Perkuat Profesionalisme, Polres Kampar Sosialisasi UU Polri dan KUHAP Baru | Perkuat Pengawasan Notaris, Kemenkum Riau Bahas Pedoman Pemeriksaan Protokol | 27 Merek Kolektif Terdaftar, Kemenkum Riau Kejar Target 50 KDKMP Aktif
 
 
☰ Peristiwa
The 2nd Riau Economic Forum 2026: Riau Dorong Ekonomi Solid Lewat Akselerasi Digital
Senin, 31 Agustus 2026 - 17:00:55 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru— Ekonomi Riau tidak bisa berjalan sendiri. Ia butuh kolaborasi, dan sekarang harus ditopang digital.


Senin (31/8/2026), The 2nd Riau Economic Forum 2026 digelar di Aula Lancang Kuning, Gedung A Lantai 3 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau.


Forum mengusung tema "Riau Tumbuh Solid dan Digitalisasi Terakselerasi". Tujuannya satu, memperkuat sinergi agar pertumbuhan ekonomi daerah kuat, inklusif dan berkelanjutan.


Acara dihadiri Plt Gubernur Riau SF Hariyanto yang diwakili Sekda Riau Syahrial Abdi. Hadir juga Kepala Perwakilan BI Riau Panji Ahmad, Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut Ameriza Ma'ruf Moesa, bupati dan wali kota se-Riau, pelaku usaha, akademisi, serta pemerhati ekonomi.


Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar menjadi salah satu tokoh yang menyuarakan pentingnya kerja bersama.


"Tantangan ke depan menuntut kolaborasi dan inovasi yang lebih kuat. Pertumbuhan tidak hanya soal SDA, tapi juga kemampuan kita beradaptasi dengan teknologi," kata Ahmad Yuzar.


Ia menekankan, pemerintah, dunia usaha, perbankan dan masyarakat harus punya komitmen yang sama. Tujuannya menciptakan ekonomi yang produktif dan tangguh menghadapi perubahan.


Menurutnya, digitalisasi bukan sekadar soal teknologi baru. Yang penting adalah manfaatnya.


"Kita ingin digitalisasi benar-benar memberi manfaat. Memperluas peluang usaha, meningkatkan produktivitas, dan akhirnya menaikkan kesejahteraan, terutama bagi pelaku UMKM," tegasnya.


Ahmad Yuzar juga mengapresiasi peran Bank Indonesia yang konsisten menjaga stabilitas dan mendorong inovasi ekonomi daerah.


Kepala Perwakilan BI Riau Panji Ahmad menyebut forum ini penting untuk memperkuat komunikasi antar pemangku kepentingan.


"Tema Riau Tumbuh Solid dan Digitalisasi Terakselerasi mencerminkan kebutuhan membangun ekonomi yang kuat sekaligus adaptif terhadap perubahan digital," ujarnya.


Panji menambahkan, digitalisasi harus didorong bersama agar efisiensi meningkat. Akses masyarakat ke layanan ekonomi dan keuangan juga harus diperluas. Peluang baru bagi dunia usaha pun akan terbuka.


Ia menegaskan, penguatan ekonomi butuh sinergi berkelanjutan antara pemerintah, perbankan, pelaku usaha, akademisi dan masyarakat.


"Kolaborasi ini kunci agar potensi ekonomi Riau bisa dikembangkan optimal," kata Panji.


Forum ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada pelaku usaha berprestasi. Dilanjutkan panel diskusi bersama narasumber kompeten di bidang ekonomi.


Harapannya jelas. Dari forum ini lahir gagasan dan langkah konkret. Riau dijaga tetap tumbuh, dan digitalisasi menjadi mesin baru untuk daya saing serta kesejahteraan masyarakat. (kmf)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bupati Siak Tegas Soal Disiplin ASN, 10 Pegawai Dipecat dan 14 Lainnya Diguyur Penghargaan
  • Syawal Pimpin PWI Kampar 2026–2029, Bawa Misi Satukan Wartawan dan Jaga Marwah Pers
  • Kabut Asap Masih Mengintai, Siswa Pekanbaru Kembali Belajar dari Rumah 16–17 Oktober
  • Perkuat Profesionalisme, Polres Kampar Sosialisasi UU Polri dan KUHAP Baru
  • Perkuat Pengawasan Notaris, Kemenkum Riau Bahas Pedoman Pemeriksaan Protokol
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bupati Siak Tegas Soal Disiplin ASN, 10 Pegawai Dipecat dan 14 Lainnya Diguyur Penghargaan
    02 Syawal Pimpin PWI Kampar 2026–2029, Bawa Misi Satukan Wartawan dan Jaga Marwah Pers
    03 Kabut Asap Masih Mengintai, Siswa Pekanbaru Kembali Belajar dari Rumah 16–17 Oktober
    04 Perkuat Profesionalisme, Polres Kampar Sosialisasi UU Polri dan KUHAP Baru
    05 Perkuat Pengawasan Notaris, Kemenkum Riau Bahas Pedoman Pemeriksaan Protokol
    06 27 Merek Kolektif Terdaftar, Kemenkum Riau Kejar Target 50 KDKMP Aktif
    07 Kalahkan Puluhan Kanwil, Kemenkum Riau Raih Terbaik II Anugerah Legislasi
    08 PWI-Lemhannas Teken MoU untuk Menjaga Ketahanan Nasional
    09 Dua Kadiv Kemenkum Riau Lulus PKN Tingkat II, Kakanwil Edison Manik Beri Apresiasi
    10 Edarkan Sabu dan Pil Ekstasi, Tiga Pria di Tambang Kampar Ditangkap
    11 Adik Kepala BNPB Terseret Kasus Dana Siap Pakai Kebencanaan, KPK Dalami Dugaan Pengondisian
    12 Edarkan 18 Paket Sabu, Warga Kepau Jaya Siak Hulu Ditangkap Polisi
    13 Akses Jalan Ditutup, Warga Kulim Mengaku Dikeroyok hingga Lapor Polisi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Beri Masukan Ranperda Penanggulangan Bencana Inhu
    15 Kanwil Kemenkum Riau Evaluasi Kualitas Layanan Hukum bagi 13 Penerima Bantuan Hukum
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Kepatuhan Royalti Musik di Pekanbaru
    17 Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Kemenkum Riau Perkuat Tata Kelola Regulasi
    18 Konferkab PWI Kampar Siap Digelar, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketu
    19 Modus Buang Bungkusan Berisi Narkoba di Jalan Gagal, Dua Pria Kampar Masuk Jeruji
    20 Utang Lunas Tapi Jaminan Masih Aktif, Kanwil Kemenkum Riau Soroti Layanan Roya Fidusia
    21 Kabut Tebal Selimuti Pelalawan, Jarak Pandang Disebut Hanya Sekitar 100 Meter
    22 Kabut Asap Karhutla Mengusik Kesehatan Warga Pekanbaru, 11.707 Kasus Dilaporkan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat