Senin, 31 Agustus 2026 The 2nd Riau Economic Forum 2026: Riau Dorong Ekonomi Solid Lewat Akselerasi Digital | Cegah Sebelum Terbakar, Tim Pamen Mabes TNI Sosialisasikan Karhutla di XIII Koto Kampar | Perkuat Sinergi Pendidikan Hukum, Kemenkum Riau Audensi ke Disdik Provinsi Riau | 17 Hektar Lahan Terbakar di Tambang, Polres Kampar Amankan 4 Pelaku Karhutla | Turnamen ORADO Pekanbaru Berakhir Sengit, YUTO Persembahkan Juara 3 di Hari Peresmian Klub | Polsek Kampar Kiri Bongkar Tambang Emas Ilegal di Sungai Tanjung Permai, 1 Operator Diamankan
 
 
☰ Peristiwa
Cegah Sebelum Terbakar, Tim Pamen Mabes TNI Sosialisasikan Karhutla di XIII Koto Kampar
Senin, 31 Agustus 2026 - 16:53:15 WIB

SULUHRIAU, Kampar — Asap lebih mudah dicegah daripada dipadamkan. Pesan itu yang dibawa Tim Pamen Mabes TNI ke Kecamatan XIII Koto Kampar.


Senin 31 Agustus 2026 pukul 09.20 WIB, aula Kantor Camat XIII Koto Kampar penuh. Warga, kepala desa, hingga unsur TNI-Polri duduk bersama dalam kegiatan Sosialisasi, Penyuluhan dan Penanggulangan Karhutla.


Kegiatan mengusung tema Cegah Sebelum Terbakar, Deteksi Dini, Lapor Cepat, Tangani Secara Terpadu.


Rombongan dipimpin Kolonel Tek Hermawan. Turut hadir Kolonel Laut Dedi Noferi, Kolonel Laut Muksalminal, Mayor Muhammad Arifin, Mayor Inf Handarwoko, Mayor Cke Dedi, Mayor Cku Taufik Inal, Mayor Inf Rosy, dan Kapten Inf Hendra Wijaya.


Dari unsur daerah hadir Sekcam XIII Koto Kampar Pirdaus Aljumri, perwakilan Danramil 12, perwakilan Kapolsek Iptu Setya Widodo, Kabid Pencegahan, staf kecamatan, para kepala desa se-kecamatan, Babinsa, serta warga binaan.


Acara dibuka dengan menyanyikan Indonesia Raya dan doa bersama. Sambutan disampaikan bergiliran, mulai dari perwakilan Danramil, Kapolsek, Sekcam, hingga Kolonel Hermawan.


Materi utama disampaikan Mayor Inf Handarwoko. Ia tidak hanya berbicara teori. Yang ditekankan adalah langkah konkret di lapangan.


Mulai dari mengenali tanda-tanda awal kebakaran, cara melapor cepat ke aparat, hingga pola penanganan yang melibatkan TNI, Polri, pemerintah desa, dan warga.


"Deteksi dini dan lapor cepat bisa menyelamatkan ribuan hektare lahan. Jangan tunggu api besar baru bergerak," tegasnya.


Diskusi berjalan cair. Warga dan kepala desa aktif bertanya. Mulai dari penanganan titik api di medan sulit sampai cara pencegahan tradisional yang bisa diterapkan di kebun.


Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan sembako kepada perwakilan warga. Simbol kepedulian dan dukungan nyata dari tim.


Seluruh rangkaian berlangsung tertib dan kondusif. 


Kolonel Hermawan menekankan, keberhasilan menanggulangi Karhutla tidak bisa ditangani satu pihak. Dibutuhkan kesadaran kolektif.


"Pencegahan yang dilakukan bersama-sama jauh lebih efektif daripada pemadaman yang terlambat," ujarnya.


Pemerintah Kecamatan XIII Koto Kampar menyambut baik. Sosialisasi ini diharapkan memperkuat kesiapsiagaan desa menjelang puncak musim kemarau.


Dengan sinergi yang terbangun, diharapkan XIII Koto Kampar bisa menjadi contoh wilayah yang mampu menekan risiko Karhutla sejak di hulu. (hpk)


 




 
Berita Lainnya :
  • The 2nd Riau Economic Forum 2026: Riau Dorong Ekonomi Solid Lewat Akselerasi Digital
  • Cegah Sebelum Terbakar, Tim Pamen Mabes TNI Sosialisasikan Karhutla di XIII Koto Kampar
  • Perkuat Sinergi Pendidikan Hukum, Kemenkum Riau Audensi ke Disdik Provinsi Riau
  • 17 Hektar Lahan Terbakar di Tambang, Polres Kampar Amankan 4 Pelaku Karhutla
  • Turnamen ORADO Pekanbaru Berakhir Sengit, YUTO Persembahkan Juara 3 di Hari Peresmian Klub
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 The 2nd Riau Economic Forum 2026: Riau Dorong Ekonomi Solid Lewat Akselerasi Digital
    02 Cegah Sebelum Terbakar, Tim Pamen Mabes TNI Sosialisasikan Karhutla di XIII Koto Kampar
    03 Perkuat Sinergi Pendidikan Hukum, Kemenkum Riau Audensi ke Disdik Provinsi Riau
    04 17 Hektar Lahan Terbakar di Tambang, Polres Kampar Amankan 4 Pelaku Karhutla
    05 Turnamen ORADO Pekanbaru Berakhir Sengit, YUTO Persembahkan Juara 3 di Hari Peresmian Klub
    06 Polsek Kampar Kiri Bongkar Tambang Emas Ilegal di Sungai Tanjung Permai, 1 Operator Diamankan
    07 Kabut Asap Mereda, Siswa Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka
    08 Saat Menyeberang Pakai Rakit, Kaki Atai Warga Meranti Digigit Buaya di Sungai Sendewo
    09 Dari Istana Siak ke Tingkat Nasional, Syair Perang Siak Diakui Sebagai Warisan Bangsa
    10 Dari Air Mata ke Kebersamaan, Kisah Pulau Godang Hidup Lagi di Festival Adat
    11 Cegah Api Hidup Lagi, Bupati Ahmad Yuzar Turun Langsung Pastikan Bara di Rimbo Panjang Benar-Benar Padam
    12 Dua Pelajar MTsN 1 Pelalawan Tembus OBA Riau 2026, Bawa Nama Daerah ke Tingkat Provinsi
    13 PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
    14 Kemenkum Riau Edukasi Layanan Kewarganegaraan, Pastikan Masyarakat Dapat Kepastian Hukum
    15 Karhula, Api di Parit 17-19 Inhil Hanya Berjarak 30 Meter Dekati Pemukiman Warga
    16 Stafsus Menteri Kehutanan Tinjau Karhutla Rimbo Panjang, Apresiasi Kerja Tim Gabungan Kampar
    17 Bentuk Kepedulian terhadap Kabut Asap di Pekanbaru, PWI Riau Berbagi Masker untuk Pengguna Jalan
    18 Kemenkum Riau Kawal Kopi Liberika Rangsang Meranti, MPIG dan IKM Lokal Didorong Naik Kelas
    19 Kemenkum Riau Perdalam Prinsip Ultimum Remedium, Pastikan Pidana Jadi Opsi Terakhir Regulasi
    20 Delapan Ranperbup Inhil Dibedah, Kemenkum Riau Pastikan Produk Hukum Daerah Tak Tumpang Tindih
    21 Hasyim Djojohadikusumo: Media Harus Jadi Penjernih, Bukan Pembuat Distorsi
    22 Sekda dan Dirut PT MIC Jadi Pesakitan, Perkara Suap Bupati Kuansing Segera Digelar
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat