Jumat, 16 Oktober 2026 Bupati Siak Tegas Soal Disiplin ASN, 10 Pegawai Dipecat dan 14 Lainnya Diguyur Penghargaan | Syawal Pimpin PWI Kampar 2026–2029, Bawa Misi Satukan Wartawan dan Jaga Marwah Pers | Kabut Asap Masih Mengintai, Siswa Pekanbaru Kembali Belajar dari Rumah 16–17 Oktober | Perkuat Profesionalisme, Polres Kampar Sosialisasi UU Polri dan KUHAP Baru | Perkuat Pengawasan Notaris, Kemenkum Riau Bahas Pedoman Pemeriksaan Protokol | 27 Merek Kolektif Terdaftar, Kemenkum Riau Kejar Target 50 KDKMP Aktif
 
 
☰ Peristiwa
Cegah Sebelum Terbakar, Tim Pamen Mabes TNI Sosialisasikan Karhutla di XIII Koto Kampar
Senin, 31 Agustus 2026 - 16:53:15 WIB

SULUHRIAU, Kampar — Asap lebih mudah dicegah daripada dipadamkan. Pesan itu yang dibawa Tim Pamen Mabes TNI ke Kecamatan XIII Koto Kampar.


Senin 31 Agustus 2026 pukul 09.20 WIB, aula Kantor Camat XIII Koto Kampar penuh. Warga, kepala desa, hingga unsur TNI-Polri duduk bersama dalam kegiatan Sosialisasi, Penyuluhan dan Penanggulangan Karhutla.


Kegiatan mengusung tema Cegah Sebelum Terbakar, Deteksi Dini, Lapor Cepat, Tangani Secara Terpadu.


Rombongan dipimpin Kolonel Tek Hermawan. Turut hadir Kolonel Laut Dedi Noferi, Kolonel Laut Muksalminal, Mayor Muhammad Arifin, Mayor Inf Handarwoko, Mayor Cke Dedi, Mayor Cku Taufik Inal, Mayor Inf Rosy, dan Kapten Inf Hendra Wijaya.


Dari unsur daerah hadir Sekcam XIII Koto Kampar Pirdaus Aljumri, perwakilan Danramil 12, perwakilan Kapolsek Iptu Setya Widodo, Kabid Pencegahan, staf kecamatan, para kepala desa se-kecamatan, Babinsa, serta warga binaan.


Acara dibuka dengan menyanyikan Indonesia Raya dan doa bersama. Sambutan disampaikan bergiliran, mulai dari perwakilan Danramil, Kapolsek, Sekcam, hingga Kolonel Hermawan.


Materi utama disampaikan Mayor Inf Handarwoko. Ia tidak hanya berbicara teori. Yang ditekankan adalah langkah konkret di lapangan.


Mulai dari mengenali tanda-tanda awal kebakaran, cara melapor cepat ke aparat, hingga pola penanganan yang melibatkan TNI, Polri, pemerintah desa, dan warga.


"Deteksi dini dan lapor cepat bisa menyelamatkan ribuan hektare lahan. Jangan tunggu api besar baru bergerak," tegasnya.


Diskusi berjalan cair. Warga dan kepala desa aktif bertanya. Mulai dari penanganan titik api di medan sulit sampai cara pencegahan tradisional yang bisa diterapkan di kebun.


Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan sembako kepada perwakilan warga. Simbol kepedulian dan dukungan nyata dari tim.


Seluruh rangkaian berlangsung tertib dan kondusif. 


Kolonel Hermawan menekankan, keberhasilan menanggulangi Karhutla tidak bisa ditangani satu pihak. Dibutuhkan kesadaran kolektif.


"Pencegahan yang dilakukan bersama-sama jauh lebih efektif daripada pemadaman yang terlambat," ujarnya.


Pemerintah Kecamatan XIII Koto Kampar menyambut baik. Sosialisasi ini diharapkan memperkuat kesiapsiagaan desa menjelang puncak musim kemarau.


Dengan sinergi yang terbangun, diharapkan XIII Koto Kampar bisa menjadi contoh wilayah yang mampu menekan risiko Karhutla sejak di hulu. (hpk)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bupati Siak Tegas Soal Disiplin ASN, 10 Pegawai Dipecat dan 14 Lainnya Diguyur Penghargaan
  • Syawal Pimpin PWI Kampar 2026–2029, Bawa Misi Satukan Wartawan dan Jaga Marwah Pers
  • Kabut Asap Masih Mengintai, Siswa Pekanbaru Kembali Belajar dari Rumah 16–17 Oktober
  • Perkuat Profesionalisme, Polres Kampar Sosialisasi UU Polri dan KUHAP Baru
  • Perkuat Pengawasan Notaris, Kemenkum Riau Bahas Pedoman Pemeriksaan Protokol
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bupati Siak Tegas Soal Disiplin ASN, 10 Pegawai Dipecat dan 14 Lainnya Diguyur Penghargaan
    02 Syawal Pimpin PWI Kampar 2026–2029, Bawa Misi Satukan Wartawan dan Jaga Marwah Pers
    03 Kabut Asap Masih Mengintai, Siswa Pekanbaru Kembali Belajar dari Rumah 16–17 Oktober
    04 Perkuat Profesionalisme, Polres Kampar Sosialisasi UU Polri dan KUHAP Baru
    05 Perkuat Pengawasan Notaris, Kemenkum Riau Bahas Pedoman Pemeriksaan Protokol
    06 27 Merek Kolektif Terdaftar, Kemenkum Riau Kejar Target 50 KDKMP Aktif
    07 Kalahkan Puluhan Kanwil, Kemenkum Riau Raih Terbaik II Anugerah Legislasi
    08 PWI-Lemhannas Teken MoU untuk Menjaga Ketahanan Nasional
    09 Dua Kadiv Kemenkum Riau Lulus PKN Tingkat II, Kakanwil Edison Manik Beri Apresiasi
    10 Edarkan Sabu dan Pil Ekstasi, Tiga Pria di Tambang Kampar Ditangkap
    11 Adik Kepala BNPB Terseret Kasus Dana Siap Pakai Kebencanaan, KPK Dalami Dugaan Pengondisian
    12 Edarkan 18 Paket Sabu, Warga Kepau Jaya Siak Hulu Ditangkap Polisi
    13 Akses Jalan Ditutup, Warga Kulim Mengaku Dikeroyok hingga Lapor Polisi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Beri Masukan Ranperda Penanggulangan Bencana Inhu
    15 Kanwil Kemenkum Riau Evaluasi Kualitas Layanan Hukum bagi 13 Penerima Bantuan Hukum
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Kepatuhan Royalti Musik di Pekanbaru
    17 Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Kemenkum Riau Perkuat Tata Kelola Regulasi
    18 Konferkab PWI Kampar Siap Digelar, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketu
    19 Modus Buang Bungkusan Berisi Narkoba di Jalan Gagal, Dua Pria Kampar Masuk Jeruji
    20 Utang Lunas Tapi Jaminan Masih Aktif, Kanwil Kemenkum Riau Soroti Layanan Roya Fidusia
    21 Kabut Tebal Selimuti Pelalawan, Jarak Pandang Disebut Hanya Sekitar 100 Meter
    22 Kabut Asap Karhutla Mengusik Kesehatan Warga Pekanbaru, 11.707 Kasus Dilaporkan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat