Minggu, 30 Agustus 2026 Turnamen ORADO Pekanbaru Berakhir Sengit, YUTO Persembahkan Juara 3 di Hari Peresmian Klub | Polsek Kampar Kiri Bongkar Tambang Emas Ilegal di Sungai Tanjung Permai, 1 Operator Diamankan | Kabut Asap Mereda, Siswa Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka | Saat Menyeberang Pakai Rakit, Kaki Atai Warga Meranti Digigit Buaya di Sungai Sendewo | Dari Istana Siak ke Tingkat Nasional, Syair Perang Siak Diakui Sebagai Warisan Bangsa | Dari Air Mata ke Kebersamaan, Kisah Pulau Godang Hidup Lagi di Festival Adat
 
 
☰ Peristiwa
Saat Menyeberang Pakai Rakit, Kaki Atai Warga Meranti Digigit Buaya di Sungai Sendewo
Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:51:52 WIB
Foto: Ilusteasi AI

SULUHRIAU, Meranti— Pagi itu Sungai Sendewo terlihat tenang. Tapi ketenangan itu pecah dalam sekejap.


Jumat 28 Agustus 2026 pukul 09.30 WIB, seekor buaya muara menerkam Atai (35). Peristiwa terjadi saat korban menyeberang menggunakan rakit di Desa Renak Dungun, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti.


Gigitan keras menghantam kaki kiri Atai. Beruntung korban berhasil melepaskan diri dan selamat.


Saat ini Atai menjalani pemulihan di rumahnya, Dusun III Rintis, Desa Renak Dungun. Kondisinya stabil dan mendapat pendampingan dari pemerintah kecamatan.


Camat Pulau Merbau, Hermansyah, membenarkan insiden tersebut pada Minggu (30/8/2026). Ia menyebut ini bukan kali pertama.


"Kejadian ini yang kedua kalinya. Alhamdulillah warga selamat," kata Hermansyah.


Kasus serupa sebelumnya juga menimpa warga Desa Tanjung Bunga di perairan yang sama. Dua peristiwa dalam waktu berbeda membuat warga resah.


Sungai memang urat nadi warga Pulau Merbau. Untuk menyeberang, mencari ikan, hingga beraktivitas sehari-hari, masyarakat masih bergantung pada jalur air.


Karena itu, kewaspadaan harus ditingkatkan. 


Pemerintah Kecamatan sudah meneruskan laporan resmi ke Basarnas Kabupaten Kepulauan Meranti. Selanjutnya diteruskan ke BKSDA Provinsi Riau untuk penanganan teknis dan pemantauan satwa.


"Udah saya laporkan ke Basarnas Kabupaten Kepulauan Meranti untuk diteruskan ke BKSDA Provinsi Riau," ujar Hermansyah.


Langkah cepat juga diambil di tingkat desa. Imbauan kewaspadaan disebarkan melalui kepala desa hingga kepala dusun.


Warga diminta tidak panik dan tidak mengambil tindakan sendiri jika melihat buaya. Segera laporkan ke perangkat desa agar bisa ditangani petugas.


"Langkah awal sudah disampaikan lewat Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa termasuk Kadus agar masyarakat berhati-hati dalam melakukan aktivitas di sungai," katanya.


Pemerintah menegaskan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait. Pemantauan di titik-titik rawan akan diperkuat.


"Kami mengimbau agar selalu berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di sungai. Jangan mengambil risiko, karena keselamatan warga yang paling utama," tegas Hermansyah. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Turnamen ORADO Pekanbaru Berakhir Sengit, YUTO Persembahkan Juara 3 di Hari Peresmian Klub
  • Polsek Kampar Kiri Bongkar Tambang Emas Ilegal di Sungai Tanjung Permai, 1 Operator Diamankan
  • Kabut Asap Mereda, Siswa Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka
  • Saat Menyeberang Pakai Rakit, Kaki Atai Warga Meranti Digigit Buaya di Sungai Sendewo
  • Dari Istana Siak ke Tingkat Nasional, Syair Perang Siak Diakui Sebagai Warisan Bangsa
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Turnamen ORADO Pekanbaru Berakhir Sengit, YUTO Persembahkan Juara 3 di Hari Peresmian Klub
    02 Polsek Kampar Kiri Bongkar Tambang Emas Ilegal di Sungai Tanjung Permai, 1 Operator Diamankan
    03 Kabut Asap Mereda, Siswa Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka
    04 Saat Menyeberang Pakai Rakit, Kaki Atai Warga Meranti Digigit Buaya di Sungai Sendewo
    05 Dari Istana Siak ke Tingkat Nasional, Syair Perang Siak Diakui Sebagai Warisan Bangsa
    06 Dari Air Mata ke Kebersamaan, Kisah Pulau Godang Hidup Lagi di Festival Adat
    07 Cegah Api Hidup Lagi, Bupati Ahmad Yuzar Turun Langsung Pastikan Bara di Rimbo Panjang Benar-Benar Padam
    08 Dua Pelajar MTsN 1 Pelalawan Tembus OBA Riau 2026, Bawa Nama Daerah ke Tingkat Provinsi
    09 PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
    10 Kemenkum Riau Edukasi Layanan Kewarganegaraan, Pastikan Masyarakat Dapat Kepastian Hukum
    11 Karhula, Api di Parit 17-19 Inhil Hanya Berjarak 30 Meter Dekati Pemukiman Warga
    12 Stafsus Menteri Kehutanan Tinjau Karhutla Rimbo Panjang, Apresiasi Kerja Tim Gabungan Kampar
    13 Bentuk Kepedulian terhadap Kabut Asap di Pekanbaru, PWI Riau Berbagi Masker untuk Pengguna Jalan
    14 Kemenkum Riau Kawal Kopi Liberika Rangsang Meranti, MPIG dan IKM Lokal Didorong Naik Kelas
    15 Kemenkum Riau Perdalam Prinsip Ultimum Remedium, Pastikan Pidana Jadi Opsi Terakhir Regulasi
    16 Delapan Ranperbup Inhil Dibedah, Kemenkum Riau Pastikan Produk Hukum Daerah Tak Tumpang Tindih
    17 Hasyim Djojohadikusumo: Media Harus Jadi Penjernih, Bukan Pembuat Distorsi
    18 Sekda dan Dirut PT MIC Jadi Pesakitan, Perkara Suap Bupati Kuansing Segera Digelar
    19 Hari ke-12 Karhutla Rimbo Panjang, Satgas Kerahkan Alat Berat Sekat Api di Lahan Gambut
    20 Sekolah Pemilu Hijau KPU Riau Rampung, Peserta Diajak Komit pada Demokrasi Ramah Lingkungan
    21 Bakar Ranting, Lahan 15 Hektare di Rimbo Panjang Ludes, Warga Kemang Indah Diamankan Polsek Tambang
    22 Menuju WBBM, Kemenkum Riau Rapatkan Barisan Hadapi Evaluasi Tim Penilai Nasional
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat