Rabu, 14 Oktober 2026 Kabut Asap Karhutla Mengusik Kesehatan Warga Pekanbaru, 11.707 Kasus Dilaporkan | Asap Karhutla Kembali Ganggu Pekanbaru, Siswa Belajar dari Rumah Selama Dua Hari | Menbud Fadlizon Apresiasi LAMR, Pelestarian Sejarah Melayu Riau Dibahas di Jakarta | Rp6,7 Miliar Bansos Pendidikan Cair, 1.138 Mahasiswa Riau Sudah Terima | Lihat Kondisi Rumah Ibu Lansia 73 Tahun di Desa Ranah, Kapolres Kampar Turunkan Bantuan Rehab | Polisi Sisir Rumah Diduga Sarang Narkoba di Hangtuah Perhentian Raja Kampar Kiri, Ini Hasilnya
 
 
☰ Sosial Budaya
Dari Istana Siak ke Tingkat Nasional, Syair Perang Siak Diakui Sebagai Warisan Bangsa
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:08:15 WIB

SULUHRIAU, Siak- Di antara ribuan naskah kuno Nusantara, satu nama dari Riau mencuat.


Syair Perang Siak. Naskah yang merekam jejak Kesultanan Siak Sri Indrapura itu kini mendapat rekomendasi untuk ditetapkan sebagai Ingatan Kolektif Nasional 2026 oleh Perpustakaan Nasional RI.


Keputusan itu diumumkan setelah Dewan Pakar IKON Perpusnas menyelesaikan penilaian terhadap 14 usulan naskah dari berbagai daerah. Dari jumlah itu, 11 naskah dinyatakan layak, termasuk Syair Raja Siak dengan kode Manuskrip W 273.


Bupati Siak Afni Zulkifli menyambut dengan bangga. Bagi dirinya, ini bukan sekadar soal administrasi.


"Alhamdulillah, Syair Perang Siak mendapat tempat di tingkat nasional. Ini bukti nyata bahwa Siak memang pusat kebudayaan Melayu. Naskah ini bukan hanya catatan sejarah, tapi juga jati diri dan semangat perjuangan masyarakat Siak," ujar Afni, Sabtu 29 Agustus 2026.


Bagi Pemerintah Kabupaten Siak, rekomendasi ini menjadi titik tolak baru. Bukan untuk menyimpan naskah di lemari kaca, tapi menghidupkannya kembali.


"Warisan sejarah tidak cukup hanya disimpan. Pengetahuan dan nilai yang terkandung di dalamnya perlu dikaji, dididikkan, didigitalisasi, dan dibuka aksesnya seluas-luasnya untuk generasi sekarang dan mendatang," kata Afni.


Proses pengusulan dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Siak bersama tim khusus. Mereka menyiapkan dokumen, konteks sejarah, hingga pemaparan di hadapan Dewan Pakar.


Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Siak, Setya Hendro Wardhana menjelaskan, penilaian IKON tidak hanya melihat usia naskah. Aspek signifikansi, aksesibilitas, pelestarian, dan pemanfaatan juga jadi pertimbangan.


"Kita berharap naskah Syair Perang Siak terpilih sebagai Naskah Nusantara. Pengumumannya nanti pada 15 September 2026, bertepatan Hari Kunjung Perpustakaan," jelasnya.


Dengan masuknya Syair Perang Siak, warisan dokumenter Siak kini sejajar dengan naskah penting lain di Indonesia. Seperti naskah Skriptorium Merapi-Merbabu, karya KH Ahmad Rifa'i, Babad Besuki, Cerita Aji Saka, karya Syekh Abdus Somad al-Falimbani, Hukum Pelayaran Amanna Gappa, hingga Sestra Ageng Adidarma.


Perpusnas menegaskan, IKON bukan penghargaan untuk benda tua semata. Ini pengakuan terhadap memori bangsa. Tentang pengalaman, pengetahuan, identitas, dan perjalanan sebuah komunitas.


Rekomendasi terhadap Syair Perang Siak adalah pengakuan itu. Bahwa sejarah Siak, perjuangan, dan nilai Melayu di tepian Sungai Siak layak diingat bersama sebagai bagian dari ingatan kolektif Indonesia. (mcr, src


 




 
Berita Lainnya :
  • Kabut Asap Karhutla Mengusik Kesehatan Warga Pekanbaru, 11.707 Kasus Dilaporkan
  • Asap Karhutla Kembali Ganggu Pekanbaru, Siswa Belajar dari Rumah Selama Dua Hari
  • Menbud Fadlizon Apresiasi LAMR, Pelestarian Sejarah Melayu Riau Dibahas di Jakarta
  • Rp6,7 Miliar Bansos Pendidikan Cair, 1.138 Mahasiswa Riau Sudah Terima
  • Lihat Kondisi Rumah Ibu Lansia 73 Tahun di Desa Ranah, Kapolres Kampar Turunkan Bantuan Rehab
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kabut Asap Karhutla Mengusik Kesehatan Warga Pekanbaru, 11.707 Kasus Dilaporkan
    02 Asap Karhutla Kembali Ganggu Pekanbaru, Siswa Belajar dari Rumah Selama Dua Hari
    03 Menbud Fadlizon Apresiasi LAMR, Pelestarian Sejarah Melayu Riau Dibahas di Jakarta
    04 Rp6,7 Miliar Bansos Pendidikan Cair, 1.138 Mahasiswa Riau Sudah Terima
    05 Lihat Kondisi Rumah Ibu Lansia 73 Tahun di Desa Ranah, Kapolres Kampar Turunkan Bantuan Rehab
    06 Polisi Sisir Rumah Diduga Sarang Narkoba di Hangtuah Perhentian Raja Kampar Kiri, Ini Hasilnya
    07 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Merek Kolektif Lewat Aplikasi SIMAKO
    08 Perkuat Akurasi Data, Kemenkum Riau Ikuti Pemutakhiran SIMWAS dan SIPIDU
    09 Plaza Citra Pekanbaru Tutup, Kenangan Bioskop hingga Belanja Bersama Keluarga Kini Tinggal Cerita
    10 Klaim Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Korban Disebut Tembus Ratusan
    11 Paripurna Hari Jadi Ke 27 Kuansing, DPRD Tekankan Sinergi di Tengah Keterbatasan Fiskal
    12 Operasi Narkoba di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru, 68 Orang Diamankan, 63 Positif Tes Urine
    13 Atlet SOIna Kampar Siap Berlaga di PeSONas II, Wabup Misharti Lepas Kontingen
    14 Cekcok Harga Indomie, Pemilik Warung di Siak Hulu Bacok Warga hingga Luka Parah
    15 Kakanwil Kemenkum Riau Edison Manik Pimpin Rapat Kinerja Perdana, Fokus Realisasi Anggaran Triwulan IV
    16 Bawa Sabu 3,43 Gram, Pemuda 25 Ditangkap di Sei Putih Tapung
    17 Perkuat Akuntabilitas, Kakanwil Pimpin Pembahasan Perjanjian Kinerja Kemenkum Riau 2027
    18 Kakanwil Kemenkum Riau Edison Manik Pimpin Jajaran Ikuti Pelantikan Pimti Madya Kemenkum RI
    19 Ambil Paspor Makin Mudah, Imigrasi Pekanbaru Hadirkan Layanan Digital ''IKAN PATIN''
    20 MTQ Kampar ke-55 Dimulai, Diikuti 21 Kecamatan dengan 9 Cabang Perlombaan
    21 Perdana Menteri dan Menhan Jadi Target Pembunuhan, Polandia Perketat Keamanan Pejabat Tinggi
    22 Tepuk Tepung Tawar Iringi Langkah Awal Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat, Pesan Adat Melayu Menguat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat