Rabu, 14 Oktober 2026 Kabut Asap Karhutla Mengusik Kesehatan Warga Pekanbaru, 11.707 Kasus Dilaporkan | Asap Karhutla Kembali Ganggu Pekanbaru, Siswa Belajar dari Rumah Selama Dua Hari | Menbud Fadlizon Apresiasi LAMR, Pelestarian Sejarah Melayu Riau Dibahas di Jakarta | Rp6,7 Miliar Bansos Pendidikan Cair, 1.138 Mahasiswa Riau Sudah Terima | Lihat Kondisi Rumah Ibu Lansia 73 Tahun di Desa Ranah, Kapolres Kampar Turunkan Bantuan Rehab | Polisi Sisir Rumah Diduga Sarang Narkoba di Hangtuah Perhentian Raja Kampar Kiri, Ini Hasilnya
 
 
☰ Peristiwa
Dari Air Mata ke Kebersamaan, Kisah Pulau Godang Hidup Lagi di Festival Adat
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:57:10 WIB

SULUHRIAU, Kampar — Ada nama kampung yang tidak pernah benar-benar ditinggalkan. 


Namanya Kampuong Lamo. Dan setiap tahun, ia hidup kembali lewat cerita, adat, dan air mata haru warganya.


Sabtu (29/8/2025) Desa Pulau Godang menggelar Festival Budaya Mangonang Kampuong Lamo. Artinya, mengenang kampung yang lama.


Tahun ini peringatan terasa istimewa. Bertepatan dengan HUT ke-34 Pemindahan Desa Pulau Godang dari tempat semula.


Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar hadir langsung. Didampingi Wakil Bupati Dr. Hj. Misharti dan Sekda Dr. Ardi Mardiansyah. Turut serta tokoh adat, ninik mamak, alim ulama, hingga generasi muda.


Suasana penuh nuansa adat. Bukan sekadar seremoni. Ini ruang untuk mengingat.


34 tahun lalu masyarakat Pulau Godang harus pindah. Meninggalkan rumah, sawah, dan jejak hidup yang sudah tumbuh lama. 


Pemindahan itu berat. Tapi tidak memutus benang sejarah. Cerita para tetua, adat istiadat, dan nilai kebersamaan tetap dijaga.


Festival ini lahir dari kegelisahan itu. Agar anak kemenakan yang lahir setelah 1992 tetap tahu dari mana mereka berasal.


"Generasi muda Pulau Godang harus mengetahui bahwa apa yang mereka nikmati hari ini tidak lahir begitu saja. Ada keringat orang tua, ada perjuangan ninik mamak, ada doa para alim ulama dan ada kebersamaan masyarakat yang telah melewati perjalanan panjang," ujar Bupati Ahmad Yuzar.


Ia mengapresiasi masyarakat yang terus merawat sejarah melalui Mangonang Kampuong Lamo. 


Bagi Pemkab Kampar, kegiatan ini punya nilai lebih dari sekadar nostalgia. Ini pendidikan budaya. Ini pengingat bahwa pembangunan hari ini berdiri di atas pengorbanan.


"Kita ingin Mangonang Kampuong Lamo bukan hanya mengenang masa lalu. Tapi menjadi jembatan menuju masa depan," lanjutnya.


Ke depan, festival ini akan ditetapkan sebagai agenda tahunan. Pelaksanaannya akan dibuat lebih terencana dan melibatkan semua unsur.


Tujuannya satu. Agar identitas budaya Kampar tidak luntur. Agar anak cucu tahu, kampung boleh pindah, tapi akar tidak boleh dicabut. (kmf)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kabut Asap Karhutla Mengusik Kesehatan Warga Pekanbaru, 11.707 Kasus Dilaporkan
  • Asap Karhutla Kembali Ganggu Pekanbaru, Siswa Belajar dari Rumah Selama Dua Hari
  • Menbud Fadlizon Apresiasi LAMR, Pelestarian Sejarah Melayu Riau Dibahas di Jakarta
  • Rp6,7 Miliar Bansos Pendidikan Cair, 1.138 Mahasiswa Riau Sudah Terima
  • Lihat Kondisi Rumah Ibu Lansia 73 Tahun di Desa Ranah, Kapolres Kampar Turunkan Bantuan Rehab
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kabut Asap Karhutla Mengusik Kesehatan Warga Pekanbaru, 11.707 Kasus Dilaporkan
    02 Asap Karhutla Kembali Ganggu Pekanbaru, Siswa Belajar dari Rumah Selama Dua Hari
    03 Menbud Fadlizon Apresiasi LAMR, Pelestarian Sejarah Melayu Riau Dibahas di Jakarta
    04 Rp6,7 Miliar Bansos Pendidikan Cair, 1.138 Mahasiswa Riau Sudah Terima
    05 Lihat Kondisi Rumah Ibu Lansia 73 Tahun di Desa Ranah, Kapolres Kampar Turunkan Bantuan Rehab
    06 Polisi Sisir Rumah Diduga Sarang Narkoba di Hangtuah Perhentian Raja Kampar Kiri, Ini Hasilnya
    07 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Merek Kolektif Lewat Aplikasi SIMAKO
    08 Perkuat Akurasi Data, Kemenkum Riau Ikuti Pemutakhiran SIMWAS dan SIPIDU
    09 Plaza Citra Pekanbaru Tutup, Kenangan Bioskop hingga Belanja Bersama Keluarga Kini Tinggal Cerita
    10 Klaim Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Korban Disebut Tembus Ratusan
    11 Paripurna Hari Jadi Ke 27 Kuansing, DPRD Tekankan Sinergi di Tengah Keterbatasan Fiskal
    12 Operasi Narkoba di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru, 68 Orang Diamankan, 63 Positif Tes Urine
    13 Atlet SOIna Kampar Siap Berlaga di PeSONas II, Wabup Misharti Lepas Kontingen
    14 Cekcok Harga Indomie, Pemilik Warung di Siak Hulu Bacok Warga hingga Luka Parah
    15 Kakanwil Kemenkum Riau Edison Manik Pimpin Rapat Kinerja Perdana, Fokus Realisasi Anggaran Triwulan IV
    16 Bawa Sabu 3,43 Gram, Pemuda 25 Ditangkap di Sei Putih Tapung
    17 Perkuat Akuntabilitas, Kakanwil Pimpin Pembahasan Perjanjian Kinerja Kemenkum Riau 2027
    18 Kakanwil Kemenkum Riau Edison Manik Pimpin Jajaran Ikuti Pelantikan Pimti Madya Kemenkum RI
    19 Ambil Paspor Makin Mudah, Imigrasi Pekanbaru Hadirkan Layanan Digital ''IKAN PATIN''
    20 MTQ Kampar ke-55 Dimulai, Diikuti 21 Kecamatan dengan 9 Cabang Perlombaan
    21 Perdana Menteri dan Menhan Jadi Target Pembunuhan, Polandia Perketat Keamanan Pejabat Tinggi
    22 Tepuk Tepung Tawar Iringi Langkah Awal Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat, Pesan Adat Melayu Menguat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat