Senin, 12 Oktober 2026 Perdana Menteri dan Menhan Jadi Target Pembunuhan, Polandia Perketat Keamanan Pejabat Tinggi | Tepuk Tepung Tawar Iringi Langkah Awal Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat, Pesan Adat Melayu Menguat | Ahmad Yuzar Buka Bazar MTQ ke 55 di Gunung Sahilan: Syiar Quran Sekaligus Gerakkan Ekonomi | Udara Pekanbaru Membaik, Senin 12 Oktober Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka | Hujan Angin di Kampar, Pohon Besar Tumbang Sempat Tutup Jalan Lintas Pekanbaru Bangkinang Km 54 | Jelang Demo Besar, Pemimpin Partai Kecoak Ditangkap Polisi
 
 
☰ Sosial Budaya
Kemenkum Riau Uji Petik Jabatan Fungsional Pemeriksa Layanan AHU, Siapkan SDM Lebih Kompeten
Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:21:20 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru — Pelayanan administrasi hukum semakin kompleks. Untuk menjawab itu, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau mulai memetakan kebutuhan sumber daya manusia yang lebih terukur.


Kamis (27/8/2026), Kanwil Kemenkum Riau mengikuti kegiatan Uji Petik Pembentukan Jabatan Fungsional Pemeriksa Layanan Administrasi Hukum Umum. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Kepala Kantor Wilayah.


Uji petik ini bagian dari proses pembentukan jabatan fungsional baru. Tujuannya memperkuat kualitas SDM di bidang layanan AHU.


Kegiatan diikuti jajaran pegawai AHU Kanwil Kemenkum Riau. Pemaparan disampaikan Galih, Zul, dan Dwi Haryanti dari unsur Analis SDM.


Kepala Kanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan turut mendukung penuh. Baginya, penataan SDM aparatur harus berbasis kompetensi dan sesuai kebutuhan organisasi.


Dalam pemaparan dijelaskan, pembentukan JF Pemeriksa Layanan AHU dilatarbelakangi dua hal. Volume layanan yang meningkat dan kompleksitas yang menuntut keahlian teknis lebih spesifik.


Selama ini belum ada wadah jabatan fungsional khusus untuk tugas pemeriksaan layanan AHU. Padahal peran ini penting untuk menjaga efektivitas kerja sekaligus memberi kepastian jalur karier ASN.


Uji petik dilakukan untuk melihat kondisi nyata di lapangan. Dari sini akan diketahui beban kerja riil pegawai.


Data tersebut nantinya jadi dasar. Untuk menilai standar jam kerja efektif, menentukan nilai kegiatan, penyesuaian angka kredit di setiap jenjang, hingga menyusun kebutuhan formasi dan peta jabatan.


Peserta diminta menyiapkan sejumlah data. Mulai dari identitas, jabatan, lokasi, data layanan tahun 2024 dan 2025, jumlah layanan, hingga durasi penyelesaian pekerjaan.


Tim juga menghitung kuantitas output tahunan. Termasuk waktu kerja minimal dan maksimal, serta bobot faktor seperti risiko individu, risiko lingkungan, tingkat kesulitan, kompetensi, dan beban kerja.


Tim menegaskan satu hal penting. Validitas uji petik tergantung pada keterlacakan data. Semua data harus bisa dipertanggungjawabkan dan mencerminkan kondisi faktual.


"Data yang masuk harus riil. Hasilnya baru bisa jadi dasar tepat untuk membentuk jabatan fungsional ini," ujar salah satu narasumber.


Melalui uji petik ini, Kanwil Kemenkum Riau ingin memastikan kebijakan SDM tidak lagi berbasis asumsi. Tapi berdasarkan fakta di lapangan.


Harapannya, JF Pemeriksa Layanan AHU bisa meningkatkan profesionalisme aparatur. Memperjelas pola pengembangan karier, dan pada akhirnya memperkuat kualitas layanan administrasi hukum umum kepada masyarakat. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Perdana Menteri dan Menhan Jadi Target Pembunuhan, Polandia Perketat Keamanan Pejabat Tinggi
  • Tepuk Tepung Tawar Iringi Langkah Awal Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat, Pesan Adat Melayu Menguat
  • Ahmad Yuzar Buka Bazar MTQ ke 55 di Gunung Sahilan: Syiar Quran Sekaligus Gerakkan Ekonomi
  • Udara Pekanbaru Membaik, Senin 12 Oktober Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
  • Hujan Angin di Kampar, Pohon Besar Tumbang Sempat Tutup Jalan Lintas Pekanbaru Bangkinang Km 54
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Perdana Menteri dan Menhan Jadi Target Pembunuhan, Polandia Perketat Keamanan Pejabat Tinggi
    02 Tepuk Tepung Tawar Iringi Langkah Awal Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat, Pesan Adat Melayu Menguat
    03 Ahmad Yuzar Buka Bazar MTQ ke 55 di Gunung Sahilan: Syiar Quran Sekaligus Gerakkan Ekonomi
    04 Udara Pekanbaru Membaik, Senin 12 Oktober Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
    05 Hujan Angin di Kampar, Pohon Besar Tumbang Sempat Tutup Jalan Lintas Pekanbaru Bangkinang Km 54
    06 Jelang Demo Besar, Pemimpin Partai Kecoak Ditangkap Polisi
    07 Banjir Kembali Terjang Kota Padang Sabtu Sore, Perumahan Lumin Park Jadi Titik Terparah
    08 Mancing di Tanjung Senekip, Tiga Remaja Jatuh ke Laut, Dua Meninggal Dunia, Satu Selamat
    09 Simpan Sabu di Atas Kasur, Warga Bandar Picak Diciduk Polsek XIII Koto Kampar
    10 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
    11 Simpan Sabu di Semak Dekat Rumah, Warga Koto Kampar Hulu
    12 Pegadaian Ajak Siswa Kenali Keragaman Geologi Lewat Geopark Silokek ke Anak SD
    13 Pawai Ta'aruf MTQ ke-55 Kampar di Gunung Sahilan Ditiadakan, Bupati Ingatkan Gunakan Masker
    14 Universitas Pahlawan Resmikan Kebun Raya, Hadirkan Ahli dari 5 Negara
    15 Bawa Balita, Speedboat Penyelundup Migran Ditangkap di Bintan Kepri
    16 Simpan Sabu di Bagasi Motor, Warga Subarak Gunung Sahilan Ditangkap Polisi
    17 Pengukuran Maturitas KI 2026 Dimulai, Kanwil Kemenkum Riau Siap Berbenah
    18 Kebakaran di Teras Lantai 6 Gedung Kejati Riau, Karpet dan Pipa Hangus
    19 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Nanas Kualu Kampar Jadi Produk Unggulan Daerah
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Audiensi dengan Ketua Pengadilan Tinggi Riau
    21 Pamit Tugas ke Sumut, Rudy Pakpahan Paparkan Inovasi HARMONITAS ke Plt Gubernur Riau
    22 Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, 3.000 Masker Gratis Dibagikan KSABP untuk Pengendara
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat