Senin, 24 Agustus 2026 Dorong UMK Naik Kelas, Kemenkum Riau Sosialisasikan Kemudahan Perseroan Perorangan | Apel Pagi Digelar dalam Ruangan, Kemekum Riau Tekankan Disiplin Persiapan Penilaian WBBM | Perintah Prabowo saat di Riau: Kejar Hotspot, Bor 300 Sumur Air Sebelum Api Karhutla Menyala | Kualitas Udara Memburuk, Hari Ini Pemko Pekanbaru Liburkan PAUD/TK, SD dan SMP Belajar secara Daring | Kemnaker Targetkan Ribuan Tenaga Permanent Makeup Tersertifikasi | Presiden PKS dan Gubernur Sumbar Ramaikan Laga Persahabatan PWI Riau Vs PKS, Skor Akhir 4:4 ?
 
 
☰ Peristiwa
Perintah Prabowo saat di Riau: Kejar Hotspot, Bor 300 Sumur Air Sebelum Api Karhutla Menyala
Senin, 24 Agustus 2026 - 14:52:24 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru— Strategi penanganan karhutla di Riau diubah. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar tim di lapangan tidak menunggu api muncul. Begitu terdeteksi titik panas, langsung dibor.


Perintah itu disampaikan Prabowo saat memimpin rapat di Pos Aju, Pekanbaru, Senin (24/8/3026). Rapat disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.


"Jangan menunggu sampai jadi titik api. Tolong, ya? Masuk ke titik hotspot itu. Segera saja masuk, ambil tindakan dini," tegas Prabowo kepada BPBD Riau.


Ia meminta 300 sumur bor air segera dibangun di lokasi hotspot yang terdeteksi. Menurutnya, keberadaan sumber air di titik panas sangat penting untuk memutus potensi kebakaran sejak awal.


"Langsung ke situ langsung bikin bor air. Begitu ada hotspot bikin bor air di situ. Jangan tunggu titik api," ucap Prabowo.


Kepala BPBD Riau M. Edy Afrizal melaporkan, saat ini masih ada 306 titik panas di Riau. Kedalaman bor yang dibutuhkan diperkirakan 30 hingga 50 meter agar bisa menjangkau sumber air tanah.


Edy menyebut sebagian besar hotspot berada di wilayah selatan Riau. Sementara wilayah utara relatif aman. Prabowo langsung menginstruksikan jajaran BPBD bergerak ke titik-titik tersebut tanpa menunggu.


Selain langkah teknis, Presiden juga menekankan sisi pencegahan. Ia meminta seluruh aparat turun ke desa untuk memberi pemahaman.


"Kalau ada oknum atau manusia yang sengaja membakar untuk alasan apa pun, ya. Kasih penjelasan, edukasi ke semua unsur, di semua desa, beri penjelasan bahwa membakar lahan dilarang keras," katanya.


Prabowo menegaskan karhutla tidak bisa ditangani hanya dengan pemadaman. Harus ada langkah awal yang memotong mata rantai, mulai dari deteksi dini, penyediaan air, hingga penindakan terhadap pelaku pembakaran.


Dengan adanya 300 sumur bor, diharapkan petugas pemadam memiliki akses air lebih cepat ketika berada di lokasi terpencil. Ini juga untuk mengurangi ketergantungan pada water bombing yang terkendala cuaca.


Rapat di Pos Aju menjadi sinyal bahwa pemerintah pusat ingin penanganan karhutla tahun ini lebih agresif dan berbasis data. Tidak reaktif tapi preventif. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Dorong UMK Naik Kelas, Kemenkum Riau Sosialisasikan Kemudahan Perseroan Perorangan
  • Apel Pagi Digelar dalam Ruangan, Kemekum Riau Tekankan Disiplin Persiapan Penilaian WBBM
  • Perintah Prabowo saat di Riau: Kejar Hotspot, Bor 300 Sumur Air Sebelum Api Karhutla Menyala
  • Kualitas Udara Memburuk, Hari Ini Pemko Pekanbaru Liburkan PAUD/TK, SD dan SMP Belajar secara Daring
  • Kemnaker Targetkan Ribuan Tenaga Permanent Makeup Tersertifikasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dorong UMK Naik Kelas, Kemenkum Riau Sosialisasikan Kemudahan Perseroan Perorangan
    02 Apel Pagi Digelar dalam Ruangan, Kemekum Riau Tekankan Disiplin Persiapan Penilaian WBBM
    03 Perintah Prabowo saat di Riau: Kejar Hotspot, Bor 300 Sumur Air Sebelum Api Karhutla Menyala
    04 Kualitas Udara Memburuk, Hari Ini Pemko Pekanbaru Liburkan PAUD/TK, SD dan SMP Belajar secara Daring
    05 Kemnaker Targetkan Ribuan Tenaga Permanent Makeup Tersertifikasi
    06 Presiden PKS dan Gubernur Sumbar Ramaikan Laga Persahabatan PWI Riau Vs PKS, Skor Akhir 4:4 ?
    07 Togak Luan Menari di Garis Finish, Alam Cahayo Tuah Nagoghi Rebut Mahkota Pacu Jalur 2026
    08 Asap Mulai Naik, Pejabat Riau Turun Langsung ke Rimbo Panjang Padamkan Karhutla
    09 KONI Payakumbuh Studi Banding Tata Kelola dan Pembinaan Atlet ke Koni Pekanbaru
    10 Coba Buang Barang Bukti, Aksi Pengedar Sabu di Kuok Digagalkan Polisi
    11 Bupati Kampar Serahkan Proposal Lingkungan ke Menteri LHK, Fokus Atasi Karhutla dan Lestarikan Gambut
    12 Tantangan Media Digital, SMSI dan RRI Bangun Ekosistem Informasi yang Sehat
    13 Langit Kampar Berasap, BMKG Sebut Massa Asap Bergerak dari Jambi
    14 Menteri LHK dan Kapolda Riau Tinjau Lahan Terbakar di Tambang Kampar, Pastikan Karhutla Tertangani
    15 Dari Lapangan Kuok, Bupati Yuzar Ingin Lahir Bibit Pemain Kampar untuk Nasional
    16 Tolak LMK dan Link Tax, LMC Dorong Skema B2B untuk Royalti Jurnalisme
    17 Kemenkum Riau Perkuat Responsivitas Layanan Lewat Forum
    18 Apel Jumat Pagi, Kakanwil Kemenkum Riau Kebut Persiapan WBBM dan Rapikan Administrasi
    19 Perkuat Kualitas Regulasi, Kemenkum Riau Dalami Uji UU di Mahkamah Konstitusi
    20 Dua Hari Dicari, Remaja 17 Tahun yang Tenggelam di Sungai Kuantan Ditemukan Meninggal
    21 Kebakaran Hanguskan 3 Rumah di Silam Kuok, Bupati Kampar Tinjau Lokasi
    22 Keramat Jubah Merah, Pangeran STM, dan Tigo Pusako Bawa Nama Sentajo Raya di Hari Ke-3, Pemenangnya?
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat