Sabtu, 10 Oktober 2026 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar | Simpan Sabu di Semak Dekat Rumah, Warga Koto Kampar Hulu | Pegadaian Ajak Siswa Kenali Keragaman Geologi Lewat Geopark Silokek ke Anak SD | Pawai Ta'aruf MTQ ke-55 Kampar di Gunung Sahilan Ditiadakan, Bupati Ingatkan Gunakan Masker | Universitas Pahlawan Resmikan Kebun Raya, Hadirkan Ahli dari 5 Negara | Bawa Balita, Speedboat Penyelundup Migran Ditangkap di Bintan Kepri
 
 
☰ Pendidikan
Kualitas Udara Memburuk, Hari Ini Pemko Pekanbaru Liburkan PAUD/TK, SD dan SMP Belajar secara Daring
Senin, 24 Agustus 2026 - 09:02:18 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Langit Kota Pekanbaru kembali berjerebu. Sejak Minggu (23/8/2026) pukul 17.00 WIB, kadar partikel halus PM2.5 di udara kota ini melonjak. 


Data menunjukkan angkanya berada di rentang 170,2 µg/m³ hingga 235,7 µg/m³. Kategori yang tercatat adalah Tidak Sehat hingga Sangat Tidak Sehat.


Kondisi itu membuat Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru bergerak cepat. Senin (24/8/2026) seluruh siswa PAUD, TK libur. Sedangkan SD, dan SMP negeri maupun swasta diminta belajar daring dari rumah.


Plt Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Abdul Jamal dikonformasi Senin, (24/8/2026) pagi menegaskan, kebijakan ini bukan libur. Proses belajar tetap jalan, hanya tidak di sekolah. 


"Anak-anak tidak diliburkan. Proses belajar tetap berjalan, tetapi dilaksanakan secara daring dari rumah. Kebijakan ini kita ambil untuk menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik dari paparan kabut asap," ujarnya dihubungi melalui ponsel.


Selama daring, siswa tidak perlu datang ke sekolah. Kegiatan di luar kelas yang mengharuskan kehadiran fisik juga ditiadakan sementara. Sekolah diminta merancang pembelajaran yang sederhana dan tidak memberatkan.


Abdul Jamal mengingatkan peran orang tua sangat penting. Ia meminta wali murid memastikan anak tetap di dalam rumah.


"Kami minta orang tua menjaga anak-anak tetap di rumah. Kalau memang ada keperluan mendesak untuk keluar, gunakan masker," katanya.


Imbauan serupa juga disampaikan ke sekolah-sekolah di bawah Kementerian Agama dan kementerian lain di Pekanbaru. Mereka diminta menyesuaikan kegiatan dengan kondisi udara dan mengutamakan keselamatan siswa.


Jamal mengatakan, kebijakan ini sementara hanya untuk hari ini, Selasa (25/8/2026) memang libur nasional. Berikutnya, akan dilihat kondisi kualitas udara hingga pertimbangkan lagi buat kebijakan baru.


Mengingat hari ini libur, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap berjalan, sekolah penerima diminta menghubungi orang tua untuk mengambil makanan di sekolah.


Pengambilan tidak boleh diwakilkan siswa. Orang tua atau wali yang datang langsung.


"MBG tetap diberikan kepada anak-anak. Pihak sekolah agar menghubungi orang tua atau wali untuk mengambilnya ke sekolah. Anak-anak tetap berada di rumah dan MBG tetap bisa mereka konsumsi," jelas Abdul Jamal. (sr5)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
  • Simpan Sabu di Semak Dekat Rumah, Warga Koto Kampar Hulu
  • Pegadaian Ajak Siswa Kenali Keragaman Geologi Lewat Geopark Silokek ke Anak SD
  • Pawai Ta'aruf MTQ ke-55 Kampar di Gunung Sahilan Ditiadakan, Bupati Ingatkan Gunakan Masker
  • Universitas Pahlawan Resmikan Kebun Raya, Hadirkan Ahli dari 5 Negara
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
    02 Simpan Sabu di Semak Dekat Rumah, Warga Koto Kampar Hulu
    03 Pegadaian Ajak Siswa Kenali Keragaman Geologi Lewat Geopark Silokek ke Anak SD
    04 Pawai Ta'aruf MTQ ke-55 Kampar di Gunung Sahilan Ditiadakan, Bupati Ingatkan Gunakan Masker
    05 Universitas Pahlawan Resmikan Kebun Raya, Hadirkan Ahli dari 5 Negara
    06 Bawa Balita, Speedboat Penyelundup Migran Ditangkap di Bintan Kepri
    07 Simpan Sabu di Bagasi Motor, Warga Subarak Gunung Sahilan Ditangkap Polisi
    08 Pengukuran Maturitas KI 2026 Dimulai, Kanwil Kemenkum Riau Siap Berbenah
    09 Kebakaran di Teras Lantai 6 Gedung Kejati Riau, Karpet dan Pipa Hangus
    10 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Nanas Kualu Kampar Jadi Produk Unggulan Daerah
    11 Kakanwil Kemenkum Riau Audiensi dengan Ketua Pengadilan Tinggi Riau
    12 Pamit Tugas ke Sumut, Rudy Pakpahan Paparkan Inovasi HARMONITAS ke Plt Gubernur Riau
    13 Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, 3.000 Masker Gratis Dibagikan KSABP untuk Pengendara
    14 Guru Ngaji 61 Tahun di Kampar Ditangkap, Diduga Cabuli 4 Anak di Bawah Umur
    15 Berdayakan Perempuan, Ibu- Ibu di Tapung Dilatih Buat Sabun Cuci Tangan
    16 Serahkan Hasil Analisis 17 Perda, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pembenahan Regulasi Daerah
    17 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Kebutuhan Penambahan Subjek Tarif Layanan RSUD Indrasari Rengat
    18 Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 215,5 Mikrogram
    19 Kabut Asap Selimuti Kampar, Guru SD 028 Rimbo Panjang dan Siswa Keluhkan Sesak Napas
    20 Pedasnya Harga Cabai Rawit Merah di Kuansing yang Tembus Rp100 Ribu, Sejumlah Bahan Pokok Justru Turun
    21 Perlindungan PMI di Malaysia, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Regulasi Daerah
    22 Evaluasi Standar Layanan Bankum, Kemenkum Riau Dorong Penguatan Kualitas dan Akses Keadilan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat