Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Sosial Budaya
Tantangan Media Digital, SMSI dan RRI Bangun Ekosistem Informasi yang Sehat
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:18:19 WIB

SULUHRIAU- Teknologi digital mengubah cara kerja jurnalis. Kecepatan saja tidak cukup. Hari ini wartawan harus menguasai banyak format, dari tulisan, audio hingga video.


Tuntutan itu mengemuka dalam Diskusi Panel Pengembangan Kompetensi Jurnalistik LPP RRI, Kamis 21 Agustus 2026.


Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia Firdaus menyebut kolaborasi antara RRI dan ekosistem media siber jadi kebutuhan mendesak. Tujuannya menghadapi disinformasi dan menjaga ruang publik tetap sehat.


"Konvergensi media penyiaran publik dan media siber adalah langkah strategis menjaga kedaulatan informasi di Indonesia," ujarnya.


Di era digital, tugas jurnalis semakin luas. Tidak hanya menulis. Mereka juga harus mampu memproduksi audio, video, foto, mengolah data, dan meliput dengan perangkat bergerak.


Firdaus merinci empat kompetensi utama yang harus diperkuat.


Pertama, etika jurnalistik dan Uji Kompetensi Wartawan. Sertifikasi ini penting untuk memastikan wartawan profesional, independen, dan taat Kode Etik.


Kedua, Mobile Journalism atau MoJo. Wartawan perlu mahir meliput hanya dengan smartphone. Mulai ambil gambar, rekam audio jernih, sampai edit video berita.


Ketiga, fact-checking. Kemampuan verifikasi data dan menggunakan perangkat investigasi digital wajib dikuasai agar berita bebas hoaks.


Keempat, digital analytics dan GEO. Jurnalis harus paham perilaku audiens dan cara mendistribusikan berita di ekosistem digital.


Namun Firdaus mengingatkan, teknologi tidak boleh menggerus kualitas. 


"Kolaborasi RRI dan SMSI menjadi kunci sebagai truth enforcer nasional," katanya.


RRI dan SMSI dinilai punya kekuatan saling melengkapi. RRI sebagai lembaga penyiaran publik menjangkau hingga daerah perbatasan lewat jaringan audio dan multiplatform.


SMSI sebagai konstituen Dewan Pers menaungi ribuan media siber di seluruh daerah. Jaringannya kuat di akar rumput.


Perpaduan ini diyakini bisa memperluas jangkauan informasi sekaligus meningkatkan kualitas pemberitaan dari daerah.


Dalam diskusi itu, Firdaus mengusulkan sejumlah bentuk kerja sama. Di antaranya pelaksanaan UKW bagi wartawan anggota SMSI, pelatihan Training of Trainer untuk mencetak penguji UKW, serta pembaruan materi UKW sesuai kebutuhan zaman.


Kolaborasi juga diarahkan ke penguatan newsroom. RRI dan media anggota SMSI diharapkan saling mendukung dalam distribusi informasi pembangunan dan mengangkat suara daerah ke tingkat nasional.


Bagi Firdaus, tantangan ke depan bukan hanya berebut perhatian audiens. Yang lebih penting adalah memastikan masyarakat mendapat informasi benar, terverifikasi, dan berkualitas.


"Pers yang kuat lahir dari jurnalis kompeten dan perusahaan media yang sehat. Kolaborasi RRI dan SMSI adalah kunci mencerdaskan kehidupan bangsa," tegasnya.


Dengan sinergi ini, kapasitas jurnalis diharapkan naik. Akses masyarakat terhadap informasi akurat dan berimbang pun semakin luas. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat