Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Sosial Budaya
Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:10:33 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau tancap gas. Targetnya satu, meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBMl) 2026.


Langkah awal dilakukan lewat rapat persiapan evaluasi Zona Integritas. Rapat dipimpin langsung Kakanwil Kemenkum Riau, Rudy Hendra Pakpahan. Turut hadir Kepala Divisi P3H, Kadiv Pelayanan Hukum, seluruh ketua Pokja, serta Tim Inovasi Kanwil.


Rudy menegaskan, mengejar WBBM bukan soal menumpuk dokumen. Yang utama adalah membuktikan perubahan nyata di lapangan.


"Evaluasi ini harus menggambarkan implementasi, hasil, dan dampaknya. Bukan hanya eviden di atas kertas," ujar Rudy di Ruang Rapat Kakanwil, Pekanbaru.


Ia meminta setiap Pokja memastikan data dukung saling terkait. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hasil, sampai manfaat yang dirasakan masyarakat dan pegawai.


Konsistensi jadi kunci. Menurut Rudy, keberhasilan WBBM adalah tanggung jawab bersama. Karena itu koordinasi antar-Pokja harus diperkuat.


Setiap anggota tim juga harus paham perannya. Target yang sudah ditetapkan wajib dikawal bersama.


Perhatian khusus diberikan pada inovasi. Inovasi tidak boleh hanya jadi pelengkap administrasi.


Inovasi harus lahir dari persoalan nyata. Tujuannya jelas, cara kerjanya terukur, dan hasilnya bisa dirasakan pengguna layanan.


Tim Inovasi diminta memetakan ulang seluruh inovasi yang ada di Kanwil. Pastikan inovasi itu benar-benar berjalan, digunakan, terdokumentasi, dan berkelanjutan.


"Jangan sampai inovasi berhenti setelah launching. Harus terus dikembangkan sesuai kebutuhan," tegasnya.


Untuk membuktikan dampak, data harus disusun sistematis. Contohnya jumlah pengguna, tingkat pemanfaatan, capaian sebelum dan sesudah inovasi, testimoni, hingga dokumentasi kegiatan.


Publikasi dan bukti konkret lainnya juga penting. Tujuannya agar evaluator melihat perubahan secara objektif.


Rapat juga membahas penyempurnaan inovasi. Kriterianya sederhana, harus baru, efektif, efisien, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


Teknologi boleh dipakai. Tapi fokusnya tetap pada solusi masalah pelayanan. Inovasi yang sudah berjalan akan dievaluasi berkala. Tujuannya mencari celah penguatan.


Selanjutnya, seluruh Pokja diminta mengecek ulang eviden. Cocokkan dokumen perencanaan dengan pelaksanaan. Lihat indikator, capaian kinerja, dan tindak lanjut hasil evaluasi sebelumnya.


Narasi pembangunan Zona Integritas juga harus utuh. Dimulai dari kondisi awal, intervensi, hasil, hingga dampaknya.


Rudy mengingatkan, semua data harus bisa dipertanggungjawabkan. Kesiapan evaluasi harus jadi budaya kerja sehari-hari.


"Ini soal tata kelola yang bersih, transparan, dan berorientasi pelayanan," katanya.


Di akhir rapat, seluruh Tim Kerja dan Tim Inovasi berkomitmen mempercepat penyelesaian. Koordinasi untuk pemenuhan data, dokumentasi, dan strategi publikasi akan terus digencarkan.


Bagi Rudy, WBBM bukan sekadar target administratif. Predikat itu adalah pengakuan atas perubahan budaya kerja, kualitas pelayanan, dan integritas.


Harapannya, upaya ini memberi manfaat berkelanjutan dan meningkatkan kepercayaan publik kepada Kemenkum Riau.


Rapat berlangsung aktif. Masukan dari tiap Pokja dicatat sebagai bahan tindak lanjut menuju evaluasi WBBM 2026. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat