Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Kesehatan
RSUP Pekanbaru Diproyeksikan Jadi Rujukan Penyakit Kritis di Sumatera, Pasien Tak Lagi Bergantung ke Jakarta
Jumat, 24 Juli 2026 - 18:10:58 WIB
Sekdaprov Riau terima audiensi tim Kementerian Kesehatan RI Jumat (24/7/2027)

SULUHRIAU, Pekanbaru– Harapan masyarakat Riau dan wilayah Sumatera untuk memperoleh layanan kesehatan berstandar nasional semakin nyata. 


Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyiapkan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Pekanbaru sebagai pusat pelayanan penyakit katastropik yang akan memperkuat sistem rujukan kesehatan sekaligus menghadirkan layanan spesialistik dan subspesialistik lebih dekat dengan masyarakat.


Rencana pengembangan tersebut disampaikan dalam audiensi antara Kementerian Kesehatan RI dan Pemerintah Provinsi Riau yang berlangsung di Kediaman Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Jumat (24/7/2026).


Direktur Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI, Yanti Herman, menjelaskan RSUP Pekanbaru akan menjadi salah satu rumah sakit strategis yang berperan sebagai pengampu pelayanan penyakit katastropik di Pulau Sumatera. Kehadiran rumah sakit ini diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan medis yang selama ini banyak terpusat di kota-kota besar.


Pada tahap awal operasional, RSUP Pekanbaru akan memfokuskan pelayanan terhadap sejumlah penyakit dengan angka kematian dan pembiayaan kesehatan yang tinggi, seperti penyakit jantung, stroke, kanker, gangguan saluran pencernaan, uronefrologi, serta penyakit ginjal.


"Hingga tahun 2027, pengembangan layanan akan difokuskan pada program KJSU-KIA yang meliputi pelayanan kanker, jantung, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak," ujar Yanti.


Menurutnya, pembangunan kapasitas layanan tersebut merupakan bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional agar masyarakat di daerah dapat memperoleh pelayanan medis berkualitas tanpa harus dirujuk ke Jakarta atau bahkan berobat ke luar negeri.


Lebih jauh, Kementerian Kesehatan menargetkan RSUP Pekanbaru berkembang menjadi pusat layanan kanker terpadu pada 2030. Rumah sakit ini nantinya akan dilengkapi fasilitas radioterapi modern, peralatan medis berteknologi tinggi, serta didukung tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi sesuai standar internasional.


"Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik di daerahnya sendiri. Dengan demikian, kebutuhan untuk berobat ke Jakarta maupun ke luar negeri dapat semakin berkurang," katanya.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyambut positif langkah pemerintah pusat dalam memperkuat layanan kesehatan di Riau. Menurutnya, kehadiran RSUP Pekanbaru akan menjadi penguat sistem rujukan regional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih lengkap.


Ia menilai pembangunan RSUP Pekanbaru tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Riau, tetapi juga akan melayani pasien dari berbagai provinsi di Sumatera yang membutuhkan penanganan medis dengan tingkat kompleksitas tinggi.


"RSUP Pekanbaru akan melengkapi sistem pelayanan kesehatan yang sudah ada. Masyarakat nantinya dapat memperoleh layanan spesialistik dan subspesialistik dengan lebih mudah tanpa harus menempuh perjalanan jauh," ujar Syahrial.


Selain memperluas akses pelayanan, keberadaan rumah sakit tersebut juga diyakini akan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan. Pengembangan kompetensi dokter spesialis dan tenaga medis, pemanfaatan teknologi kesehatan modern, hingga peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit menjadi bagian dari transformasi yang akan dibangun secara bertahap.


Syahrial optimistis investasi pemerintah pusat di sektor kesehatan ini akan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem layanan kesehatan di Provinsi Riau.


"RSUP Pekanbaru kami harapkan menjadi katalis bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan, memperkuat sistem rujukan regional, sekaligus menghadirkan layanan kesehatan modern yang dapat diakses masyarakat dengan lebih cepat, mudah, dan berkualitas," tutupnya. (mcr, src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat