Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Peristiwa
Setelah Kecelakaan Maut di Tol Permai, Pengemudi Mengantuk Kini Jadi Perhatian Serius PJR
Minggu, 14 Juni 2026 - 13:08:47 WIB

SULUHRIAU, Dumai– Kecelakaan beruntun yang merenggut korban jiwa di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) beberapa waktu lalu kembali mengingatkan bahaya yang sering dianggap sepele oleh pengendara jarak jauh, kelelahan saat mengemudi.


Meski kendaraan dalam kondisi baik dan jalan relatif lengang, rasa kantuk yang datang hanya dalam hitungan detik dapat berujung pada kecelakaan fatal.


Kondisi itulah yang mendorong PT Hutama Karya (HK) bersama Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Riau dan Satlantas Polres Siak turun langsung ke Tol Permai menggelar Operasi Mikrosleep di KM 45, Sabtu (13/6/2026) dini hari.


Operasi tersebut tidak berfokus pada penindakan, melainkan upaya mendeteksi lebih awal kondisi pengemudi yang berpotensi mengalami microsleep atau tidur sesaat saat berkendara.


Fenomena ini menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan di jalan tol karena sering terjadi tanpa disadari oleh pengemudi.


Section Head Operasi Regional Sumbagteng PT Hutama Karya, Yoni Satyo, mengatakan keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama menyusul sejumlah kecelakaan yang terjadi di ruas tol tersebut.


"Malam ini kita melakukan operasi mikrosleep, dimana ini merupakan salah satu upaya PT Hutama Karya sebagai pengelola jalan tol untuk menekan angka kecelakaan yang terjadi di jalan bebas hambatan," kata Yoni.


Dalam kegiatan itu, petugas menghentikan sejumlah kendaraan secara acak untuk melakukan survei singkat terkait kondisi fisik pengemudi.


Petugas menanyakan lama perjalanan, waktu istirahat terakhir, hingga kondisi tubuh pengendara sebelum melanjutkan perjalanan.


Langkah sederhana tersebut dinilai penting karena banyak pengemudi yang merasa masih sanggup mengemudi, padahal tubuh mereka sebenarnya sudah mengalami kelelahan.


"Pada operasi mikrosleep ini kami mengajukan sejumlah pertanyaan kepada pengendara sebagai survei, apakah mereka masih fit atau sudah dalam kondisi lelah saat berkendara," ujarnya.


Selain memberikan edukasi, petugas juga membagikan kopi dan makanan ringan kepada pengemudi yang melintas sebagai pengingat pentingnya menjaga konsentrasi selama perjalanan.


Tak hanya itu, PT Hutama Karya bersama kepolisian juga melakukan pemeriksaan lampu kendaraan dalam Operasi Lampu Belakang.


Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan yang melintas memiliki sistem penerangan yang berfungsi dengan baik, terutama pada malam hari ketika jarak pandang pengemudi terbatas.


"Kami melakukan pengecekan terhadap lampu kendaraan, baik lampu depan maupun belakang. Semua kendaraan wajib memiliki penerangan yang baik demi keselamatan bersama," jelas Yoni.


Kasatlantas Polres Siak AKP Denny Maulana Syahputra mengatakan kecelakaan di jalan tol sebagian besar masih dipicu faktor manusia, terutama kelelahan dan kurangnya waktu istirahat.


Ia mengimbau pengendara tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan apabila kondisi tubuh sudah tidak prima.


"Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar terus berhati-hati, menyiapkan fisik yang prima dan memastikan kendaraan layak jalan. Jika merasa lelah, segera beristirahat di rest area yang telah disediakan di jalan tol," katanya.


Menurut Denny, hasil evaluasi terhadap kecelakaan maut yang terjadi sebelumnya menunjukkan indikasi kuat adanya faktor kelelahan pengemudi.


Korban diketahui melakukan perjalanan jauh dari Provinsi Jambi dengan waktu istirahat yang sangat minim dibandingkan durasi perjalanan yang ditempuh.


"Dari hasil informasi yang kami terima, korban sebelumnya melakukan perjalanan dari Provinsi Jambi. Mereka hanya beristirahat sekitar dua jam dari total perjalanan selama kurang lebih 18 jam," ungkapnya.


Kondisi tersebut sangat rentan memicu microsleep, yakni kondisi ketika seseorang tertidur dalam waktu sangat singkat tanpa disadari. Meski hanya berlangsung beberapa detik, akibatnya bisa sangat fatal ketika terjadi di balik kemudi kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi.


Karena itu, kepolisian kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele rasa lelah saat berkendara.


Sebab di jalan tol, bukan hanya kecepatan yang menjadi ancaman, tetapi juga satu detik kehilangan konsentrasi yang dapat mengubah perjalanan biasa menjadi tragedi. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat