DPR RI Dapil Riau Bentuk Forum Khusus, Fokus Dorong Anggaran Infrastruktur Rp24,7 T
SULUHRIAU, Pekanbaru – Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan (Dapil) Riau resmi membentuk forum komunikasi untuk mengawal percepatan pembangunan di provinsi tersebut. Peluncuran forum berlangsung di Auditorium Menara Lancang Kuning, Pekanbaru, Senin (8/6/2026).
Forum ini dibentuk sebagai wadah koordinasi antara pemerintah daerah dan wakil rakyat di Senayan. Fokus utama yang diangkat meliputi peningkatan konektivitas wilayah, pengendalian banjir, pengembangan kawasan industri, serta pembangunan kawasan pesisir dan kepulauan.
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan forum diperlukan untuk menjembatani keterbatasan anggaran daerah dalam membiayai proyek infrastruktur besar. Menurutnya, kebutuhan untuk meningkatkan kemantapan jalan provinsi saja mencapai sekitar Rp24,7 triliun.
“Percepatan pembangunan membutuhkan dukungan pemerintah pusat karena kebutuhan anggaran infrastruktur jauh melebihi kemampuan APBD daerah,” ujar SF Hariyanto.
Ia menyebut meski sejumlah indikator pembangunan Riau berada di atas rata-rata nasional, masih ada kesenjangan antarwilayah, kualitas SDM yang perlu ditingkatkan, serta angka pengangguran yang harus ditekan.
Pemprov Riau telah menetapkan program prioritas seperti pembangunan jalan pesisir dan perbatasan, peningkatan ruas jalan strategis, pengendalian banjir di Pekanbaru dan Dumai, serta hilirisasi sektor unggulan.
Anggota Komisi X DPR RI Karmila Sari menyambut baik inisiatif forum tersebut. Ia menilai koordinasi yang lebih terarah akan memperkuat posisi Riau dalam memperoleh dukungan program dan anggaran dari pemerintah pusat.
“Melalui forum ini, kita memiliki ruang yang lebih baik untuk menyerap dan mengawal berbagai kebutuhan pembangunan daerah. Kami di DPR RI siap memperjuangkan aspirasi masyarakat Riau agar dapat terakomodasi dalam program-program pemerintah pusat,” kata Karmila.
Forum DPR RI Dapil Riau diharapkan menghasilkan langkah konkret untuk mendorong pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM, dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Riau. (src, mcr)
Komentar Anda :