Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Peristiwa
Gelar Upacara Harla Pancasila, Kapolres Kampar Ajak Hidupkan Nilai-nilai Pancasila di Hati Sanubari
Senin, 01 Juni 2026 - 17:05:24 WIB

SULUHRIAU, Kampar-  Polres Kampar menggelar upacara peringatan hari lahir Pancasila  Senin  (1/6/2026) di Lapangan Upacara Mapolres Kampar.


Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini dengan Tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.


Bertindak selaku Inspektur Upacara Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, Perwira Upacara Kasat Lantas AKP Wulan Afdhalia Ramdhani dan Komandan Upacara Ipda Ferry Irawan.


Peserta Upacara terdiri dari Pejabat Utama Polres Kampar, para perwira dan segenap personel Polri serta ASN Polres Kampar dari semua satuan fungsi.


Rangkaian Upacara diawali Pengibaran Bendera Merah Putih, dilanjutkan Mengheningkan Cipta dan Pembacaan Teks Pancasila serta Pembacaan Teks Pembukaan UUD 1945.


Kapolres Kampar selaku Inspektur Upacara membacakan Amanat Tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI.


Seperti dibacakan Kapolres, pada tanggal 1 Juni 2026, kita kembali memperingati Hari Lahir Pancasila di tanah air tercinta. 


Peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momen penting untuk merenung dan memastikan agar semangat serta nilai-nilai luhur Pancasila tetap hidup dan menyala dalam hati sanubari setiap warga negara Indonesia. 


Tema yang diangkat pada tahun ini adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang mengandung makna mendalam bahwa Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai perekat persatuan dan keutuhan bangsa di tengah keberagaman, tetapi juga menjadi landasan dan solusi bagi terciptanya perdamaian yang abadi di seluruh dunia.
 
Pancasila telah terbukti menjadi penuntun dan jangkar moral yang tangguh bagi bangsa Indonesia. Di tengah kondisi dunia yang penuh ketidakpastian, perpecahan, serta berbagai tantangan mulai dari kemajuan teknologi hingga perubahan geopolitik, Indonesia tetap berdiri kokoh. 


Hal ini menjadi bukti nyata bagaimana nilai-nilai Pancasila mampu menyatukan ribuan pulau dan ratusan suku bangsa yang berbeda menjadi satu kesatuan yang utuh dan harmonis.
 
Sebagai bangsa besar, Indonesia tidak hanya diam menyaksikan peristiwa dunia. Berdasarkan amanat Pembukaan UUD 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk mewujudkan tatanan dunia yang berlandaskan kemerdekaan, perdamaian, dan keadilan sosial. 


Hal ini tercermin dari kebijakan luar negeri bebas aktif yang berakar dari Pancasila, di mana nilai musyawarah dan mufakat yang kita miliki menjadi kekuatan diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia untuk menjembatani perbedaan dan mengakhiri konflik. 


Kepemimpinan nyata Indonesia juga ditunjukkan lewat kontribusi pasukan perdamaian di bawah bendera PBB, peran aktif dalam mediasi konflik, serta suara lantang membela keadilan bagi bangsa lain—semua itu merupakan wujud pengamalan sila kedua.


Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Bagi Indonesia, perdamaian bukan hanya berarti tidak ada perang, tetapi adanya keadilan bagi seluruh umat manusia.
 
Kita menyadari bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi harus tetap dibarengi dengan landasan moral yang kuat agar tidak menyesatkan langkah bangsa. 


Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda sebagai penerus bangsa, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diterapkan dalam keseharian, bukan sekadar simbol di dinding atau teks dalam buku sejarah. 


Kepada para pemimpin daerah dan pejabat negara, diamanatkan agar setiap kebijakan publik yang dibuat harus berlandaskan keadilan sosial, melindungi hak seluruh lapisan masyarakat—terutama yang paling kecil—serta memastikan tidak ada rakyat yang tertinggal. 


Kita juga wajib terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak persatuan dan harmoni yang telah kita bangun.
 
Di akhir pesan ini, kita diajak untuk kembali meneguhkan komitmen bersama: menjadikan Indonesia sebagai bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai agama, persatuan, dan kemanusiaan. 


Selama semangat kebangsaan masih mengalir dalam darah kita, Pancasila akan terus hidup dan berdenyut menjadi jiwa dari seluruh anak bangsa di Republik Indonesia yang kita cintai ini.


Upacara berakhir pada pukul 08.10 wib dan seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan aman, khidmat dan lancar. (hpk)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat