Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Hukrim
Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
Sabtu, 02 Mei 2026 - 20:46:06 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Jajaran Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti bersama Polda Riau berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional yang diduga berasal dari Malaysia melalui jalur perairan Selat Akar, Kabupaten Kepulauan Meranti.


Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang tersangka berinisial K dan S yang diduga berperan sebagai kurir laut internasional. 


Dari tangan para pelaku, petugas menyita sebanyak 27 kilogram sabu serta ratusan cartridge vape yang diduga mengandung etomidate.  


Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi menegaskan bahwa narkotika merupakan extraordinary crime yang menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa, khususnya di Provinsi Riau yang memiliki wilayah perairan strategis dan berbatasan langsung dengan jalur internasional.


“Hampir semua pengungkapan kasus narkoba ini berasal dari negara tetangga. Ini menunjukkan bahwa wilayah perairan Riau masih menjadi jalur yang sangat rawan dimanfaatkan jaringan internasional,” ujar Hengki saat jumpa pers di Mapolres Meranti, Sabtu (2/5/2026).


Ia menegaskan Polda Riau menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap seluruh bentuk tindak pidana narkotika, termasuk terhadap anggota internal yang terlibat.


“Zero tolerance, tidak ada toleransi untuk narkoba. Baik pelaku dari luar maupun jika ada anggota yang terlibat, semuanya akan ditindak tegas,” tegasnya.


Menurut Hengki, pengungkapan tersebut menjadi bukti keseriusan Polda Riau dalam memperkuat pengawasan wilayah pesisir dan jalur laut yang selama ini kerap dimanfaatkan sindikat narkoba lintas negara.


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi menjelaskan pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat terkait adanya penyelundupan narkotika dari Malaysia menuju wilayah Indonesia melalui perairan Selat Akar, Kecamatan Tasik Putri Puyuh.  


Menindaklanjuti informasi itu, Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti melakukan penyelidikan tertutup selama kurang lebih dua minggu bersama pihak Bea Cukai.


“Kami melakukan pengejaran menggunakan kapal pompong agar pelaku tidak curiga. Saat akan dihentikan, pelaku mencoba melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur,” kata Aldi.


Dalam proses penangkapan, personel Satresnarkoba disebut sempat berenang menuju speedboat pelaku setelah kapal berhasil dihentikan di tengah perairan.


Salah satu tersangka yang berinisial K terkena tembakan pada bagian kaki setelah mencoba melarikan diri dan mengabaikan tembakan peringatan petugas.  


Dari hasil penggeledahan speedboat, polisi menemukan dua tas berisi 27 paket besar sabu dengan rincian 17 paket bermerek Chinese Pin Wei dan 10 paket bermerek Gold Leaf dengan total berat mencapai sekitar 27 kilogram. 


Selain itu, turut diamankan 260 cartridge vape yang diduga mengandung etomidate.  


Kapolres mengatakan jumlah barang bukti tersebut diperkirakan mampu merusak jutaan masyarakat apabila berhasil diedarkan.


“Barang bukti ini diperkirakan dapat menyelamatkan lebih dari 6,6 juta jiwa dari ancaman narkotika,” ungkapnya.


Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Riau Kombes Putu Yudha Prawira menyebut wilayah Pantai Timur Sumatera, termasuk Riau, masih menjadi salah satu jalur utama masuknya narkotika internasional ke Indonesia.


Karena itu, menurutnya, diperlukan pengawasan terpadu lintas instansi dan lintas wilayah untuk memutus rantai penyelundupan narkoba jaringan internasional melalui jalur laut.


Selain penegakan hukum, Polda Riau juga terus memperkuat langkah pencegahan melalui pendekatan kolaboratif bersama pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga kelompok pemuda dengan mendorong pembentukan Kampung Tangguh Anti Narkoba dan Kampung Bersinar di berbagai wilayah rawan peredaran narkotika.


"Program tersebut diharapkan menjadi benteng sosial di tengah masyarakat agar upaya pemberantasan narkoba tidak hanya berhenti pada penangkapan pelaku, tetapi juga mampu membangun ketahanan lingkungan dan kesadaran kolektif masyarakat terhadap bahaya narkotika," jelas Kombes Putu.


Saat ini kedua tersangka telah diamankan di Polres Kepulauan Meranti untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. 


Polisi juga masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan yang lebih besar, termasuk dugaan keterlibatan sindikat lintas negara dalam kasus tersebut. (hpk)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat