Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Internasional
Dunia Kecam Pembajakan Israel pada Global Sumud Flottila 2026
Jumat, 01 Mei 2026 - 14:38:05 WIB
Global Sumud Flotilla menunjukkan para aktivis mengangkat tangan saat Israel melakukan pembajakan di perairan dekat Yunani, Rabu (29/4/2026) malam. (Dok GSF)

SULUHRIAU- Israel mencegat 22 dari 58 kapal bantuan kemanusiaan yang tergabung dalam Global Sumud Flottila (GSF) 2026. 


Pelayaran kedua inisiatif itu setelah tahun 2025 lalu berangkat dari Barcelona, Spanyol pada 12 April 2026.


Kantor berita Aljazirah mencatat berdasarkan pernyataan penyelenggar GSF 2026, Israel "menculik" 211 dari 400 aktivis yang mengikuti pelayaran tersebut, termasuk konselor kota Paris. Kementerian Luar Negeri Israel mengaku mereka menahan 175 orang.


Sebelumnya, Republika yang juga terlibat dalam pelayaran ini melaporkan tidak ada warga negara Indonesia yang ditahan Israel dalam pencegatan tersebut. 


Pembajakan terjadi di perairan internasional Laut Mediterania di dekat perairan Yunani, pada Kamis (30/4/2026).


Sejumlah negara sudah menyampaikan kecaman atas pembajakan ini. Italia mendesak Israel untuk membebas warga Italia yang ikut dalam pelayaran tersebut.


"(Italia) mengecam penyitaan kapal-kapal Global Sumud Flottila dan meminta Israel semua warga negara Italia yang ditahan secara ilegal," kata pemerintah Italia dalam pernyataannya seperti dikutip dari Aljazirah, Jumat (1/5/2026).


Kantor berita Italia, ANSA melaporkan terdapat 24 warga Italia yang ditahan. Dalam pernyataannya, pemerintah Italia mendesak Israel untuk menghormat hukum internasional dan menjamin keselamatan orang-orang di dalam kapal. 


Italia juga menegaskan akan melanjutkan penyaluran bantuan ke Gaza sesuai dengan kerangka kerja sama negara itu.


Sementara dalam pernyataan gabungan dengan Italia, Jerman mengungkapkan mereka mengikuti perkembangan pelayaran GSF 2026 dengan sangat khawatir. 


Jerman juga meminta Israel menghormati hukum internasional dan menahan diri dari segala bentuk tindakan tidak bertanggung jawab.


Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyebut pencegatan yang dilakukan Israel terhadap GSF 2026, ilegal. Beberapa warga Spanyol yang ikut dalam pelayaran berada di atas kapal yang dibajak.


"Sekali lagi Israel melanggar hukum internasional dengan menyerang warga sipil flottilla di perairan yang bukan miliknya," kata Sanchez di media sosial X.


Sanchez menegaskan Spanyol akan melindungi dan membantu semua warganya yang ditahan Israel. Sebelumnya Kementerian Luar Negeri Spanyol juga mengatakan "sangat mengecam" penyitaan kapal-kapal GSF 2026 yang membawa warga Spanyol. 


Madrid sudah memanggil charge d’affaires (pelaksana tugas duta besar) Israel untuk memprotes pembajakan tersebut.


Kementerian Luar Negeri Turki menyebut pencegatan yang dilakukan Israel sebagai "aksi pembajakan."


“Dengan menargetkan Armada Global Sumud, yang misinya adalah menarik perhatian pada bencana kemanusiaan yang dihadapi orang-orang tak berdosa di Gaza, Israel juga telah melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan dan hukum internasional,” kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam pernyataannya.


Iran juga menyebut pencegatan tersebut sebagai aksi pembajakan. Di stasiun televisi Iran, IRIB, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan "serangan" Israel pada GSF 2026 adalah "pukulan bagi kemanusiaan."


Ia mendesak komunitas internasional untuk mendukung pelayaran tersebut dan mendesak Israel membebaskan para aktivis.  


Dalam unggahan di aplikasi kirim-pesan Telegram, Hamas mengutuk pencegatan tersebut. Hamas mengatakan Israel melakukan kejahatan tanpa akuntabilitas, kelompok perjuangan pembebasan Palestina itu juga mendesak Israel membebaskan para aktivis yang ditahan.


Dalam pernyataann yang diunggah di media sosial, organisasi kemanusiaan, Amnesty International mendesak Israel membebaskan para aktivis dan kru kapal GSF 2026. 


Amnesty International juga meminta Israel memberikan akses konsular pada aktivis yang ditahan dan melindungi mereka dari penyiksaan dan pelanggaran kemanusiaan lainnya.


Reporters Without Borders (dikenal dengan akronim Perancis RSF) juga mengecam Israel karena “menculik” tiga jurnalis di kapal Global Sumud Flotilla tujuan Gaza. 


Dalam sebuah postingan di media sosial pada hari Kamis, RSF mengatakan Israel "menculik" terhadap koresponden Prancis Hafed Mribah dan juru kamera Turki Mahmut Yavuz, yang bekerja untuk Aljazirah, dan jurnalis Alex Colston, yang bekerja untuk outlet media AS Zeteo.


“Israel bertanggung jawab atas keselamatan mereka,” kata RSF.


Jaringan Media Aljazirah menegaskan Israel bertanggung jawab atas keselamatan Mribah dan Yavuz. Jaringan juga mendorong komunitas internasional untuk bersatu melawan pelanggaran berulang Israel terhadap hukum dan konvensi internasional.


Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, mengutuk tindakan zionis Israel terhadap misi kemanusiaan. 


"Saya mengutuk tindakan keji rezim Zionis Israel terhadap misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional," kata Anwar di X.


Dia menekankan aksi Israel melanggar hukum laut dan nilai-nilai kemanusiaan secara universal. Anwar juga meminta semua pihak bertindak secepat mungkin untuk memastikan keamanan warga Malaysia yang diculik.


"Malaysia mendesak agar semua pihak bertindak segera dan memastikan tak ada kekerasan terhadap semua para aktivis, termasuk 10 rakyat Malaysia yang kini ditahan dan putus komunikasi," jelas Anwar. "Keselamatan mereka harus dijamin tanpa kompromi," katanya.


Israel sementara itu tak membantah mereka membawa para penumpang kapal.


Kementerian Luar Negeri Israel dalam pernyataan resmi menyebut pasukan telah membawa sekitar 175 aktivis dari sekitar 20 kapal yang berpartisipasi dalam armada ke Israel. (rol, cnn)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat