Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Sosial Budaya
LPLH dan SDM MUI Riau Gelar Rapat Perdana Susun Program Keja
Kamis, 23 April 2026 - 14:38:02 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Setelah keluarnya Surat Keputusan kepengurusan, Bidang Lembaga Pemulihan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LPLH dan SDM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau menggelar rapat koordinasi perdana, Kamis (23/4/2026).


Pertemuan ini menjadi langkah startegis dalam menyusun program kerja ditengah kepedulian terhadap kerusakan lingkungan dinegeri ini yang semakin menipis.


Rapat yang digelar di ruang Rapat MUI Riau tersebut dipimpin oleh Ketua Koordinator LPLH dan SDM Dr Jupendri S Sos M Ikom dan didampingi Sekretaris Koordinator LPLH dan SDM Dr Santoso MSi, Ketua LPLH dan SDM Dr Marabona ME Sy, dan Wakil Ketua Jhoni Setiawan Mundung dan diikuti sejumlah anggota. 


Mengawali rapat Dr Jupendri menjelaskan secara ringkas terkait keberadaan MUI yang di dalamnya terdapat berbagai organisasi Islam, dan LPLH dan SDM, serta memperkenalkan jajaran pengurus.


"Keberadaan lembaga ini bertujuan meningkatkan kesadaran umat Muslim tentang pentingnya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sesuai ajaran Islam, melalui dakwah di masjid, pesantren, dan madrasah," jelasnya. 


Dia juga menyebut rapat koordinasi yang dilaksanakan hari ini adalah bagian dari musyawarah mengusulkan dan membahas program kerja yang akan disampaikan pada Rapat Kerja MUI Riau mendatang. 


Dr Santoso  menambahkan, bahwa persoalan lingkungan hidup ini menjadi persoalan yang sangat pundamental bagi umat manusia, karena itu keberadaan dan keasrian lingkungan harus terus dijaga.


"Dan kita diciptakan Allah juga adalah untuk bisa menjaga dan melestarikan lingkungan, ini selaras dengan tujuan penciptaan manusia, yakni pelestarian spesies, karena hidup ini akan terus berkesinambungan untuk generasi-generasi selanjutnya," tegasnya. 


"Hal itu menurutnya juga merupakan bagian dari ketakwaan kita kepada Allah Swt, bagaimana kita menempatkan lingkungan pada kondisi alamiah kita, seperti ikan yang hidup di air, burung yang hidup di udara,"katanya.


Santoso juga mengingatkan dalam penyusunan program kerja harus memperhatikan data kuantitatif sebagai basis penetapan rencana kerja dan juga yang tak kalah penting adalah terkait kegiatan yang memerlukan pendanaan, agar membuat strategi sponsorship, karena memang untuk lembaga tidak tersedia anggaran. 


Sementara pada pembahasan rencana kerja, yang dipimpin oleh Dr Marabona, menjelaskan bahwa terdapat beberapa poin usulan seperti menerbitkan buku FIQH Lingkungan sebagai pedoman umat menyikapi lingkungan dan SDA. Membuat even penanaman pohon berbasis lingkungan rumah ibadah bekerjasama dengandinas kehutanan dan lain lain. 


Mendorong Percepatan penanganan sampah. Mendorong pemerintah melakukan konservasi keanekaragaman hayati. Mendorong pemerintah melakukan penguatan ekonomi hijau berbasis masyarakat.


Selanjutnya mendorong pemerintah melakukan Pemberdayaan Sumber Daya Alam dan Konservasi. Memperkuat Penjagaan keseimbangan alam dengan penjagaan Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai sistem penyangga kehidupan. Meminta Pengendalian Perubahan Iklim dan Energi Bersih. Riset tim Transisi Energi: Mendorong penggunaan energi terbarukan dan penurunan ketergantungan pada energi fosil.


"Turut serta dalam Penegakan Hukum dan Pengawasan Lingkungan. Ikut memFasilitasi dan pengawasan ketat terhadap izin PPLH (Persetujuan PengelolaanLingkungan Hidup) yang diterbitkan pemerintah daerah.


Pemberdayaan Masyarakat melalui Pendidikan, Pelatihan dan penyuluhan lingkungan hidupberbasis Syariat Islam. Melakukan Pendampingan Gerakan Peduli Lingkungan, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam perlindungan sumber daya alam, " ujarnya. 


Sementara Jhoni Setiawan Mundung menyampaikan beberapa usulan  program kerja seperti embahasan pedoman pelaksanaan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat), "Mohon diadakan pula STBM Award 2026 tingkat Riau sebagai langkah tindak lanjut pengelolaan lingkungan," usulnya. 


Hal lainnya adalah pedoman pengelolaan sampah, Fatwa Pencegahan Korupsi di bidang Lingkungan hidup dan kehutanan dari MUI Riau. 


Provinsi Riau yang juga Provinsi Maritim, yaitu, banyaknya pulau di Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Rokan Hilir , juga berbatas langsung dengan Negara Malaysia, Singapura. 


Pencemaran di Laut. Selama ini luput dari perhatian Pemerintah Pusat. Pencemaran dan pencurian ikan oleh Malaysia, Singapura, Thailand dan Vietnam sangat sering terjadi dan ini merugikan Biota laut yang rusak akibat pukat harimau, Jaring menangkap ikan Kurau dan IkanTerubuk yang mengalami kepunahan. 


"Penggunaan Robot jaring batu yang digunakan NelayanNegeri Jiran dipakai utk merusak Biota laut dan Terumbu Karang di Bengkalis, Kepulauan Meranti, Dumai dan Rokan Hilir. Ini bertujuan untuk memperkuat fungsi LPLHSDA MUI dalam memuliakan lingkungan dan mengelola sumber daya alam berdasarkan prinsip ajaran Islam,"imbuhnya.


Serta terdapat sejumlah usulan lainya yang disampaikan, dan dibagian akhir Marabona menyebut bahwa dari berbagai usulan program kerja tersebut nantinya akan dilakukan penyamaan dan perbaikan narasi kalau diperlukan untuk disampaikan pada rapat kerja MUI Riau. 


"Alhamdulilah, hari ini kita sudah melaksanakan agenda rapat koordinasi sekaligus perkenalan pengurus, semoga ini membawa keberkahan untuk kita bersama," pungkasnya. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat