Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Sosial Budaya
Pemprov Riau Seleksi Sapi Kurban Bantuan Presiden, Salah Satu Syarat Harus dari Peternak Lokal
Minggu, 19 April 2026 - 20:38:45 WIB
Sapi bantuan presiden (ilustrasi)

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pemprov Riau melakukan seleksi sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M. 


Proses seleksi sapi kurban Presiden tersebut berlangsung di seluruh kabupaten dan kota dengan mengedepankan kualitas dan kesehatan hewan ternak.


Plt Kepala Bidang Produksi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau, Elyan Buzra mengatakan, sebagian besar daerah telah bergerak cepat melakukan penjaringan sapi kurban terbaik.


"Alhamdulillah, saat ini 12 kabupaten/kota sudah mulai melakukan seleksi, bahkan beberapa di antaranya telah mengajukan sapi kurban bantuan Presiden. Kita optimistis pekan depan seluruh daerah sudah menyampaikan usulannya," kata Elyan, Ahad (19/4/2026).


Dia menyebut, langkah ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung program Presiden agar manfaat kurban dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.


Karena itu, setiap kabupaten/kota akan mengusulkan sapi terbaik dari peternak lokal untuk selanjutnya diverifikasi di tingkat provinsi.


"Jadi setiap daerah mengajukan sapi terbaiknya. Dari situ, nanti akan dipilih yang paling memenuhi kriteria, baik dari sisi bobot maupun kesehatan, untuk ditetapkan sebagai sapi kurban tingkat provinsi," terangnya. 


Pemprov Riau juga menetapkan kebijakan strategis guna menjaga ketersediaan hewan kurban di daerah. Bagi wilayah yang memiliki sapi dengan bobot di atas 1 ton, diwajibkan mengusulkan dua ekor.


"Ini sebagai langkah antisipatif. Jika satu sapi ditetapkan untuk provinsi, maka satu lagi tetap bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan kabupaten/kota. Jadi manfaatnya tetap luas," terangnya. 


Elyan menyampaikan, seluruh sapi yang diusulkan wajib berasal dari peternak lokal dan dalam kondisi sehat, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat. Hal ini sekaligus menjadi upaya nyata dalam mendorong pertumbuhan sektor peternakan daerah.


Pemprov Riau berharap, melalui persiapan yang matang dan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, pelaksanaan kurban tahun ini dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.


"Ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian sosial dan kebersamaan. Pemerintah hadir untuk memastikan pelaksanaannya berjalan dengan baik dan tepat sasaran," tutupnya. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat