Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Internasional
India Pertimbangkan Sebar Buaya dan Ular Berbisa untuk Jaga Perbatasan
Minggu, 12 April 2026 - 07:39:09 WIB
Foto Kolase: Ilustrasi

SULUHRIAU- Pemerintah India tengah mengkaji proposal keamanan yang tidak lazim untuk menjaga perbatasan wilayahnya.


Otoritas setempat mempertimbangkan untuk mengerahkan buaya dan ular berbisa di sepanjang celah sungai yang berbatasan dengan Bangladesh, titik di mana pembangunan pagar fisik sulit atau mustahil dilakukan.


Laporan dari Independent menyebutkan bahwa usulan ini tengah didiskusikan secara internal oleh Pasukan Keamanan Perbatasan (BSF) sebagai alternatif penghalang fisik di wilayah yang rawan banjir dan rawa.


Meski India telah berinvestasi besar-besaran pada pemagaran perbatasan, sekitar 20 persen wilayah perbatasan masih terbuka.


Dari total 853 Km area yang belum dipagari, sekitar 177 Km dianggap tidak cocok untuk konstruksi permanen karena jalur air yang berpindah-pindah dan risiko banjir yang tinggi.


Melansir People, rencana proposal ini dibingkai sebagai potensi "hambatan biologis" atau biological barrier. Catatan internal tertanggal 26 Maret 2026 menunjukkan markas besar BSF meminta unit lapangan untuk menentukan apakah rencana ini layak secara operasional.


Laporan dari The Times dan Northeast News mengindikasikan diskusi ini telah dimulai sejak awal Februari lalu dalam pertemuan yang dipimpin Direktur Jenderal BSF, Praveen Kumar.


Meski terdengar efektif secara teori, rencana ini masih berada dalam tahap awal karena para petugas lapangan telah mengidentifikasi tantangan yang signifikan.


Kehadiran predator mematikan bisa mengancam keselamatan warga yang tinggal di sekitar perbatasan. Selain itu, ada kesulitan mengendalikan pergerakan hewan dalam sistem sungai yang terbuka.


Pakar satwa liar memperingatkan bahwa mengonsentrasikan predator secara sengaja dapat merusak keseimbangan ekosistem dan menciptakan bahaya yang tidak terduga. (CNNIndonesia.com)


 


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat