SULUHRIAU, Pekanbaru - Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru Rabu (28/1/2026) pagi, banyak dikeluhkan masyarakat.
Listrik di wilayah Panam misalnya, padam sejak sekitar pukul 08.25 pagi hingga sekitar 7 jam lamanya baru listrik hidup kembali.
Kondisi ini berdampak pada terganggunya aktivitas warga. Mulai dari aktivitas rumah tangga, usaha rumahan dan usaha kios serta berbagai aktivitas lain bergantung pada listrik.
Apalagi dengan durasi pemadaman lebih lama. Tidak sedikit warga mengeluh. Tak terkecuali pekerjaan kantoran. Dengan kondisi itu, pekerjaan menggunakan listrik terpaksa berhenti sementara.
Anom, salah seorang usaha laundri mengaku pakaian konsumen terpaksa menumpuk menunggu listrik hidup. Karena otomatis menyuci pakai mesin cuci, pengeringan dan strika tidak bida dikerjakan tampak listrik.
"Tadi ada konsumen datang ke kita, mau jemput pakaian, tapi dengan amat sangat berat hati kami belum bisa memenuhi layanan konsumen, "ujar Anom Rabu (28/1/2026).
Hal yang sama juga dirasakan usaha foto kopi dan dan warung kopi. Mawan, pekerja kios foto kopi di Jalan HR Soebrantas mengaku tidak sedikitpun sejak pagi bisa melayani konsumen. "Tadi pagi baru mulai hidup mesin foto kopi untuk manaskan, ee, listrik padam, "ujar Mawan.
Belum lagi pekerja online, Wifi tak hidup, jaringan menggunakan kuota paket pun juga terganggu. "Kalau listrik mati kata warga, otomatis pekerjaan jadi tertunda," ujar Haris.
Atas kondisi pemadaman listrik di sebagian wilayah Kota Pekanbaru selama sekitar setengah hari ini, informasi dari PLN Unit Layanan Pelanggan Pekanbaru Kota Barat, sedang dilakukan pekerjaan peningkatan kehandalan listrik, sehingga berdampak terputusnya aliran listrik di beberapa wilayah.
Dimana PLN melakukan pekerjaan peningkatan kehandalan listrik yang disebutkan pemeliharaan. (sr5, src)
Komentar Anda :