SULUHRIAU - Timnas Indonesia resmi memasuki babak baru setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui kanal resmi federasi pada Sabtu (3/1/2026) sore WIB, sekaligus mengakhiri spekulasi panjang terkait sosok pengganti Patrick Kluivert di kursi pelatih Timnas Indonesia.
Penunjukan John Herdman menambah daftar pelatih asal Britania Raya yang menangani Timnas Indonesia.
Sebelumnya, PSSI pernah mempercayakan tim Garuda kepada Peter Withe dari Inggris dan Simon McMenemy asal Skotlandia.
Kali ini, PSSI menaruh harapan besar kepada pelatih kelahiran Inggris yang memiliki rekam jejak kuat di level internasional, termasuk bersama Kanada.
John Herdman PSSI menggambarkan penunjukan Herdman sebagai langkah strategis untuk membangun masa depan Timnas Indonesia.
Federasi menilai pengalaman Herdman sebagai nilai utama, terutama karena ia dikenal sebagai satu-satunya pelatih yang mampu membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA.
////
John Herdman dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan taktik modern. Ia kerap mengandalkan formasi 3-4-2-1 yang menekankan intensitas pressing tinggi serta transisi cepat dari bertahan ke menyerang.
Perjalanan karier Herdman dimulai dari level usia muda. Ia mengawali kiprahnya sebagai pelatih tim junior Selandia Baru pada periode 1 Januari 2003 hingga 31 Desember 2005. Pengalaman tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun filosofi kepelatihannya.
Nama Herdman mulai mencuri perhatian dunia ketika dipercaya menangani tim nasional putri Kanada. Bersama tim tersebut, ia mencatatkan prestasi gemilang dengan meloloskan Kanada ke Piala Dunia Putri 2007 dan 2011.
Tidak hanya itu, Herdman juga mencetak sejarah dengan mempersembahkan dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada Olimpiade 2012 dan 2016.
Kesuksesan di sektor putri membuka jalan bagi Herdman untuk menangani tim nasional putra. Ia ditunjuk sebagai pelatih timnas U-23 Kanada pada 9 Januari 2017 hingga 17 Juli 2018, sekaligus merangkap sebagai pelatih timnas senior Kanada.
Pada periode inilah Herdman menorehkan pencapaian besar dengan mengantar Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, mengakhiri penantian selama 36 tahun.
Selama 2.090 hari membesut timnas Kanada, Herdman memimpin 58 pertandingan dengan catatan 36 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan 15 kekalahan. Rata-rata poin yang diraih mencapai 1,98 per pertandingan, sebuah statistik yang menunjukkan konsistensi performa tim.
Setelah meninggalkan tim nasional, Herdman melanjutkan kariernya di level klub dengan melatih Toronto FC di Liga Amerika Serikat.
Ia menukangi klub tersebut sejak 1 Oktober 2023 hingga 29 November 2024. Dari 46 pertandingan, Toronto mencatatkan 17 kemenangan, empat hasil imbang, dan 25 kekalahan, dengan rata-rata 1,2 poin per laga.
PSSI memberikan kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya, sekaligus mempercayakan Herdman untuk menangani tim senior dan timnas U-23 Indonesia.
Jadwal Padat Menanti Herdman
Tantangan awal John Herdman bersama Timnas Indonesia sudah menanti dalam waktu dekat.
Agenda terdekat adalah rangkaian laga FIFA Series yang digelar pada FIFA Match Day periode 23–31 Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Setelah itu, Timnas Indonesia juga akan menghadapi FIFA Match Day pada Juni, serta Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 25 Juli 2026.
Rangkaian pertandingan internasional masih berlanjut pada September, Oktober, dan November, yang akan menjadi tolok ukur awal kinerja Herdman bersama skuad Garuda.
Lantas Berapa Gaji Jhon Herdman
Di balik penunjukan tersebut, perhatian publik turut tertuju pada besaran gaji John Herdman.
Media Kanada, canadiansoccerdaily.com, melaporkan bahwa PSSI menawarkan gaji sekitar 40.000 dolar Amerika Serikat per bulan kepada pelatih asal Inggris tersebut.
Media Kanada lainnya, Waking The Red, juga menyebut faktor finansial menjadi salah satu pertimbangan Herdman menerima tawaran PSSI.
"Uang dan waktu yang tepat tampaknya memainkan peran besar dalam kembalinya John Herdman ke manajemen internasional," tulis Waking The Red.
Kini Dikaitkan dengan Persib Informasi serupa disampaikan jurnalis Kanada, Ben Steiner, melalui akun media sosial X.
Ia mengungkapkan bahwa kesepakatan antara Herdman dan PSSI telah mencakup detail gaji bulanan.
"Menurut laporan, John Herdman telah diangkat sebagai pelatih kepala tim nasional putra Indonesia, dan dilaporkan akan menerima gaji sebesar USD 40.000 per bulan, dengan peran tersebut dimulai pada tahun 2026," tulis Ben Steiner.
Rincian Kontrak dan Total Pendapatan Berdasarkan laporan Waking The Red, kontrak John Herdman bersama PSSI berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun hingga 2030.
"Kesepakatan tersebut adalah kontrak dua plus dua tahun, memberikan Herdman masa jabatan awal dua tahun dengan opsi perpanjangan hingga tahun 2030," tulis Waking The Red.
Dengan skema tersebut, Herdman diperkirakan menerima bayaran sekitar Rp8 miliar per tahun atau Rp16,1 miliar untuk dua tahun pertama.
Jika kontraknya diperpanjang hingga empat tahun, total pendapatan yang diterima pelatih asal Inggris itu bisa mencapai Rp32,2 miliar.
Selain menangani Timnas Indonesia senior, Herdman juga bertanggung jawab atas timnas U-23 Indonesia. "Selain memimpin tim nasional senior, Herdman juga akan bertanggung jawab atas tim U-23 Indonesia," sambung laporan tersebut.
Lebih Murah dari Patrick Kluivert
Jika dibandingkan dengan pendahulunya, gaji John Herdman terbilang lebih rendah. Melansir dari Antara, Patrick Kluivert sebelumnya diperkirakan menerima bayaran sekitar Rp1,3 hingga Rp1,5 miliar per bulan atau sekitar Rp18 miliar per tahun saat menangani Timnas Indonesia.
Kluivert terikat kontrak dua tahun dengan total nilai mencapai Rp36 miliar, termasuk tunjangan, bonus, dan fasilitas tempat tinggal. Berbeda dengan Herdman yang memegang dua tim nasional sekaligus, Kluivert hanya menangani tim senior, sementara tim U-23 kala itu ditangani Gerald Vanenburg. (***)
Sumber: bola.com, beritasatu.com
Editor: Khairul
Komentar Anda :