Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Sosial Budaya
Kecam Trans7, Waketum PB Keluarga Alumni Ponpes Darel Hikmah: Industri Penyiaran Harus Sensitif
Jumat, 17 Oktober 2025 - 19:54:21 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru– Gelombang kecaman dan seruan boikot terhadap stasiun televisi Trans7 terus bergulir, dipicu tayangan program "Xpose Uncensored" yang dianggap melecehkan Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.


Waketum PB KAPDH ( Pengurus Besar Keluarga Alumni Pondok Pesantren Darel Hikmah), Rais Hasan Piliang Dt. Bagindo Mudo, memberikan Respon atas permasalahan yang tengah viral ini.


Rais menekankan pentingnya menjaga sensitivitas keagamaan dalam setiap konten yang disajikan media elektronik khusus Televisi.


Ia menyoroti bahwa inti permasalahan terletak pada narasi voice over yang menyertai cuplikan visual dalam tayangan "Xpose Uncensored". 


Narasi tersebut dinilai menggunakan diksi yang merendahkan dan tidak pantas, khususnya saat menggambarkan interaksi antara santri dan kiai sepuh.


"Narasi yang menyebut santri 'rela ngesot' demi memberikan amplop kepada kiai, serta pernyataan bahwa seharusnya kiai yang memberikan imbalan kepada santri, adalah contoh penggunaan bahasa yang sensitif dan berpotensi menyakiti perasaan umat Islam khususnya keluarga besar Pesantren Lirboyo," tegas Rais pada, Jumat (17/10/2025) melalui keterangannya kepada awak media.


Ia menambahkan, penggambaran semacam itu dapat menimbulkan persepsi yang salah mengenai hubungan antara guru dan murid dalam tradisi pesantren, yang seharusnya didasari oleh penghormatan (ta’dzim) dan pengabdian dan semua tindakan tersebut bagian dari pengamalan nilai-nilai ilmu yang diajarkan dalam kitab-kitab klasik ( kitab kuning) di pesantren, karena dalam kitab klasik tersebut diajarkan bagaimana ilmu dan guru adalah dua hal yang harus sama di hormati secara utuh.


Lebih lanjut, RHP menekankan bahwa lembaga penyiaran memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga sensitivitas keagamaan dan budaya dalam setiap program yang ditayangkan.


Ia mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara yang majemuk dengan berbagai macam agama, suku, dan budaya apalagi yang menyangkut kaum santri dan pesantren yang secara historis terlibat lansung dalam perjuangan kemerdekaan dan terlibat dalam penataan peradaban bangsa. 


Oleh karena itu, media harus berhati-hati agar tidak menayangkan konten yang dapat menyinggung atau merendahkan kelompok masyarakat tertentu.


"Kebebasan berekspresi dan berkreasi memang dijamin oleh undang-undang. Namun, kebebasan tersebut harus diimbangi dengan tanggung jawab dan etika. Jangan sampai kebebasan berekspresi justru digunakan untuk menyebarkan ujaran kebencian atau merendahkan keyakinan agama lain," papar Rais hasan yang bergelar Datuk Bagindo Mudo dari Tapung ini.


Rais mengimbau kepada Trans7 dan seluruh lembaga penyiaran lainnya untuk lebih meningkatkan kualitas program acara dan menghindari konten-konten yang berpotensi menimbulkan kontroversi atau perpecahan di masyarakat. 


Ia menyarankan agar lembaga penyiaran melibatkan ahli agama atau tokoh masyarakat dalam proses produksi program acara yang berkaitan dengan isu-isu sensitif.
 
Ia berharap, kasus ini dapat menjadi momentum bagi seluruh lembaga penyiaran untuk lebih meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab sosial mereka sebagai media yang memiliki pengaruh besar terhadap opini publik. 


Polemik tayangan "Xpose Uncensored" Trans7 yang menyinggung Pesantren Lirboyo menjadi pengingat bagi seluruh insan media mengenai pentingnya menjaga etika dan sensitivitas dalam setiap karya yang dihasilkan. 


Kebebasan berekspresi harus diimbangi dengan tanggung jawab sosial dan penghormatan terhadap nilai-nilai agama serta budaya yang ada di masyarakat.


"Industri penyiaran memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi perilaku masyarakat. 


Oleh karena itu, lembaga penyiaran harus menyadari tanggung jawab sosialnya dan menyajikan konten yang mendidik, menghibur, dan menginspirasi," pungkas Rais Hasan. (kim)


 




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat