Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Sosial Budaya
BMKG dan Forkopimda Siak Perkuat Literasi Cuaca Maritim Melalui Sekolah Lapang Cuaca Nelayan
Rabu, 15 Oktober 2025 - 21:31:10 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui
Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menyelenggarakan kegiatan
Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Desa Teluk Batil, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Rabu, (15/10/2025). 


Kegiatan ini diikuti oleh 70 peserta yang terdiri dari nelayan dan penyuluh perikanan dari lima desa pesisir, yaitu Teluk Batil, Kayu Ara Permai, Sungai Kayu Ara, Bunsur, dan Tanjung
Kuras.


SLCN merupakan salah satu program unggulan BMKG yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat pesisir terhadap informasi cuaca dan iklim maritim untuk mendukung keselamatan dan produktivitas kegiatan melaut.


Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Siak, Bapak Syamsurizal, S.Ag., M.Si, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif BMKG.


“Program ini sangat baik untuk nelayan. Dengan informasi cuaca dari BMKG, nelayan dapat mempersiapkan diri sebelum berlayar, mengetahui kondisi gelombang laut, dan
memperkirakan waktu yang tepat untuk melaut. Harapan kami, kegiatan ini dapat meningkatkan keselamatan sekaligus kesejahteraan nelayan,” ujar Wakil Bupati Siak.


Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Dr. Eko Prasetyo, M.T, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Siak, Kaharuddin, S.P, Camat Sungai
Apit, Tengku Mukhtasar, S.Sos., M.Si, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat lainnya.


Hadir pula Kepala Stasiun Klimatologi Riau, Bapak Joko Yulianto, S.Si., M.Si, Kasie Operasi dan Siaga Basarnas Pekanbaru, Bapak Benteng Hilton T., S.E, Penghulu Desa Teluk Batil,
Bapak Samsul, serta para penghulu dari empat desa lainnya yang turut mendukung kegiatan SLCN.


Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri secara virtual oleh Kepala Stasiun Meteorologi dan Mandatory Maritim BMKG dari seluruh Indonesia, sebagai bentuk dukungan nasional terhadap peningkatan kapasitas nelayan di wilayah pesisir.


Dalam kesempatan ini, pimpinan dan jajaran BMKG, bersama Forkopimda dan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak, menandai kolaborasi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan, terutama melalui peningkatan literasi cuaca maritim bagi masyarakat pesisir.


Dr. Eko Prasetyo menjelaskan, bahwa SLCN merupakan program nasional BMKG yang telah dilaksanakan di berbagai wilayah pesisir Indonesia.


“Sekolah Lapang Cuaca Nelayan bertujuan menolong nelayan memahami informasi cuaca dan mengubah paradigma dari mencari ikan menjadi menangkap ikan. 


Dengan memanfaatkan produk informasi cuaca dan aplikasi INAWIS, nelayan dapat mengetahui
wilayah tangkapan ikan atau fish ground berdasarkan analisis ilmiah. 


Melalui pemanfaatan teknologi ini, kita harapkan terwujud nelayan yang hebat, selamat, dan
sejahtera,” ujar Dr. Eko.


Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi SSK II Pekanbaru dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan SLCN Kabupaten Siak tahun 2025 diikuti oleh 70 peserta
dari lima desa pesisir.


"Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan meningkatkan kemampuan
nelayan dalam memanfaatkan informasi cuaca dan iklim yang disediakan BMKG. Harapannya, para peserta dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan pemahaman ini kepada nelayan lain di wilayahnya,” ungkapnya.


Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pembekalan langsung dari narasumber BMKG mengenai prakiraan cuaca laut, arah dan kecepatan angin, tinggi gelombang, serta potensi wilayah penangkapan ikan. 


Selain materi teori, kegiatan juga akan dilanjutkan dengan praktek lapangan dan simulasi pemanfaatan aplikasi cuaca maritim, termasuk
INAWIS dan Info BMKG. 


Program SLCN diharapkan mampu mendukung visi pemerintah daerah dalam meningkatkan keselamatan pelayaran nelayan tradisional dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir melalui pemanfaatan informasi cuaca berbasis sains dan teknologi.


Dengan semangat kolaborasi antara BMKG, pemerintah daerah, dan masyarakat nelayan,
kegiatan ini menjadi wujud nyata upaya bersama dalam mewujudkan “Nelayan Hebat, Selamat dan Sejahtera". (bbg)


 




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat