Dijadwal Dibuka Gubri, Kemenag Pekanbaru Targetkan Juara Umum OMI Tingkat Provinsi Riau
SULUHRIAU, Pekanbaru- Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Riau tahun 2025 akan dibuka di MAN 3 Pekanbaru, Jalan HR Soebrantas, Rabu (1/10/2025).
Gubernur Riau Abdul Wahid dijadwal membukan secara tersebut. Kegiatan bergengsi yang diikuti 393 siswa dari seluruh kabupaten/kota se-Riau ini akan berlangsung selama tiga hari, hingga 3 Oktober mendatang.
OMI merupakan ajang baru pengganti Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang kini naik kelas dan setara dengan olimpiade akademik nasional yang digelar dinas pendidikan.
Kompetisi ini menjadi panggung bagi siswa-siswi madrasah terbaik untuk unjuk kemampuan di bidang sains dan studi keislaman.
Kepala Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Syahrul Maulidi, didampingi Kasi Pendidikan Madrasah, DR H Rialis, menyampaikan bahwa 33 siswa dari Kota Pekanbaru siap bertanding dan membawa pulang gelar juara umum.
“Alhamdulillah, kami mengirim 33 siswa hasil seleksi ketat di tingkat kota. Mereka adalah juara 1, 2, dan 3 dari masing-masing jenjang, dan kami optimis Pekanbaru bisa mempertahankan gelar juara umum yang sudah diraih selama tujuh tahun berturut-turut,” ujar Rialis.
Adapun rincian peserta adalah:
1. Tingkat MI (Madrasah Ibtidaiyah): 6 siswa untuk mata pelajaran Matematika dan IPAS.
2. Tingkat MTs (Madrasah Tsanawiyah): 9 siswa untuk Matematika, IPA, dan IPS
3. Tingkat MA (Madrasah Aliyah): 18 siswa untuk 6 mata pelajaran akademik dan keagamaan
Tak hanya soal prestasi, Kota Pekanbaru juga mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah OMI tingkat provinsi. Seluruh kegiatan dipusatkan di MAN 3 Pekanbaru, dengan dukungan penuh dari Kemenag Kota dan seluruh panitia.
“Sebagai tuan rumah, kita ingin sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. Semua sudah kita siapkan agar acara berjalan lancar, tertib, dan memberikan pengalaman terbaik bagi peserta,” jelas Syahrul.
Kemenag Kota Pekanbaru juga memberikan apresiasi khusus bagi siswa berprestasi. Bagi yang berhasil meraih juara di tingkat provinsi, akan diberikan bonus pembinaan hingga Rp2,5 juta per siswa. Selain itu, juara 1 akan mewakili Provinsi Riau ke OMI tingkat nasional di Banten, yang akan digelar pada 11 Oktober 2025.
“Kita ingin anak-anak merasa dihargai, termotivasi, dan makin semangat membawa nama baik madrasah, kota, dan provinsi,” pungkas Syahrul. (sr5)
Komentar Anda :