Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Sosial Budaya
Diresmikan Gubri, Inilah Jejak Peradaban di Negeri Seribu Suluk
Minggu, 14 September 2025 - 20:05:17 WIB

SULUHRIAU, Rohul- Langit Rokan Hulu seakan ikut mengukir sejarah pada Sabtu (13/9/2025). 

Di tengah hamparan hijau, Gubernur Riau, Abdul Wahid, hadir untuk meresmikan kembali Istana Kerajaan Rokan dalam sebuah acara khidmat yang dipenuhi makna, Majelis Gelar Adat dan Kenduri Budaya.

Kehadirannya tidak hanya sebagai tamu kehormatan, melainkan sebagai saksi hidup atas keteguhan marwah Melayu yang tetap lestari. Dalam sambutannya yang penuh haru, Gubernur Wahid berterima kasih atas undangan yang diberikan, sembari menegaskan bahwa istana ini bukanlah sekadar bangunan, melainkan simbol peradaban yang hidup. 

"Istana ini merupakan simbol sejarah yang memperlihatkan betapa kuatnya adat dan budaya Melayu di tanah Rokan Hulu," ucapnya. 

Ia menggambarkan istana ini sebagai sebuah pustaka budaya yang menyimpan jejak peradaban dan identitas lokal yang tak lekang oleh waktu.

Lebih dari itu, Gubernur Wahid menyebut Kerajaan Rokan sebagai bukti nyata bahwa Negeri Seribu Suluk ini dibangun atas fondasi yang kokoh, yakni adat dan syiar Islam. Menurutnya, keduanya tak bisa dipisahkan, saling menguatkan dalam membentuk karakter masyarakat.

"Masyarakatnya menjunjung tinggi adat istiadat dan menjadikan agama sebagai pilar yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari," tegas Wahid.

Wahid juga mengangkat kisah heroik Rokan Hulu dalam perjuangan kemerdekaan. Ia mengenang Tuanku Tambusai, pahlawan nasional dari daerah ini yang gigih melawan penjajah. Sebagai bentuk penghormatan, nama beliau diabadikan pada nama Pangdam yang baru diresmikan, mengukuhkan kembali jasa-jasa beliau dalam ingatan kolektif bangsa.

Sebagai upaya untuk menghidupkan kembali roh peradaban, Gubernur Wahid mengungkapkan rencana strategis Pemerintah Provinsi Riau. Kawasan Istana Rokan akan dijadikan bagian dari pengembangan destinasi wisata budaya yang saling terhubung. Tujuannya adalah untuk mengintegrasikan warisan lokal menjadi sebuah paket wisata sejarah yang utuh.

Rencana ini tidak berhenti di Rokan Hulu. Wahid juga mengungkapkan ambisi besar lainnya, yakni revitalisasi Candi Muara Takus pada tahun 2026. Program ini dirancang untuk menciptakan jembatan yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini, membangkitkan kembali kebanggaan akan warisan budaya Riau di mata dunia.

Namun, Wahid menekankan, pelestarian budaya tak bisa berjalan tanpa pelestarian alam. Ia mengingatkan bahwa budaya dan lingkungan adalah dua sisi dari mata uang yang sama. 

“Jika sungai, hutan, dan tanah adat kita rusak, maka hilang pula warisan budaya kita. Itulah sebabnya pelestarian alam harus berjalan seiring dengan pelestarian adat,” ujarnya.

Dalam momen penganugerahan gelar adat, Gubernur memberikan penghargaan kepada para tokoh yang dianggap layak. Ia berpesan, gelar bukanlah untuk meninggikan derajat seseorang, melainkan sebuah amanah untuk menjaga nilai-nilai luhur dan menjadi teladan.

"Kata orang tua-tua, gelar bukan untuk bermegah, tapi untuk menjaga marwah," pungkasnya.

Acara yang diwarnai dengan penandatanganan prasasti dan pemberian bantuan TJSL/CSR ini menjadi sebuah janji nyata untuk melestarikan Istana Rokan.

Gubernur Wahid berharap, istana ini akan menjadi rumah budaya, pusat silaturahmi, dan benteng marwah Melayu yang kokoh. "Di Istana Rokan tegak berdiri, mustaka leluhur pun makna harapan kita. Budaya lestari, marwah terjaga sepanjang masa,” tutupnya. (mcr)




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat