Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
Tari Kalista Lestari dari Rimba Tesso Nilo Telah Tiada, Kapolda Riau Turut Sampaikan Rasa Kehilangan
Rabu, 10 September 2025 - 21:45:59 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Kesedihan menyelimuti Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Riau. Seekor gajah betina bernama Tari Kalista Lestari, yang selama ini dikenal sebagai simbol keseimbangan ekosistem dan harapan pelestarian satwa liar, dinyatakan mati pada Rabu, (10/9/2025).

Namun kepergian Tari tak hanya menjadi duka bagi para pengelola taman nasional. Sosok Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, yang selama ini dikenal sebagai “ayah angkat” bagi gajah cerdas dan bersahabat itu, turut menyampaikan rasa kehilangan yang begitu mendalam.

“Hari ini, dengan hati yang berat namun penuh keikhlasan, saya menyampaikan bahwa putri angkat kami, Gajah Tari Kalista Lestari, telah kembali ke pangkuan alam semesta. Tari bukan sekadar seekor gajah. Ia adalah simbol keseimbangan alam yang semakin rapuh,” ujar Irjen Herry, dengan nada haru.

Tari bukan hanya seekor satwa. Ia adalah jembatan antara manusia dan hutan, menjadi wajah dari heningnya jeritan rimba yang semakin terdesak oleh pembangunan dan alih fungsi lahan. 

Sosoknya yang bersahabat dan jinak telah menyentuh hati banyak orang termasuk para pegiat konservasi, pelajar, hingga masyarakat adat.

Kapolda Riau menyampaikan bahwa kepergian Tari harus menjadi pengingat kolektif bagi kita semua tentang pentingnya menjaga harmoni dengan alam. 

“Kematian Tari bukanlah akhir, melainkan transformasi. Jiwa Tari kini menyatu dengan semesta, menjadi energi yang akan terus menginspirasi kita untuk menjaga hutan dan satwa liar,” ucapnya.

Untuk memastikan penyebab kematian Tari, tim medis saat ini sedang melakukan prosedur nekropsi. Kapolda meminta agar apapun hasilnya dapat diterima dengan lapang dada, sebagai pelajaran untuk memperkuat perlindungan satwa di masa depan.

Sebagai bentuk komitmennya, Irjen Herry juga menegaskan bahwa ia akan terus menjaga Domang gajah sahabat Tari yang masih hidup di kawasan TNTN. 

Tak hanya itu, ia berjanji akan menguatkan program “Green Policing”, pendekatan kepolisian yang berpihak pada lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.

“Kepada masyarakat Riau, mari kita jadikan kepergian Tari sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam menjaga keseimbangan alam. Selamat jalan, Tari. Engkau bukan hanya warga kehormatan Riau, tapi juga putri kebanggaan yang telah mengajarkan kita arti kelestarian,” tutupnya.

Kini, Tari telah kembali ke pelukan bumi yang dulu melahirkannya. Namun pesan yang ia titipkan tentang cinta, perlindungan, dan keseimbangan alam tak akan pernah sirna. Dalam bisikan angin hutan dan jejak langkah gajah lainnya, semangat Tari akan terus mengalir.

Selamat jalan, Tari Kalista Lestari. Namamu akan abadi di hati mereka yang mencintai alam. (src)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat