FKKM Riau dan Kemenhut Bangun Demplot di Kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu
Rabu, 27 Agustus 2025 - 13:57:13 WIB
 |
| Hasan Supriyanto |
SULUHRIAU, Pekanbaru- Sekretaris Wilayah Forum Kehutanann Kehutanan Masyarakat (FKKM) Riau, Hasan Supriyanto, mengatakan akan mengembangkan Percontohan Penyuluhan atau Demplot (Demonstration Plot).
Demplot yang dikembangkan meliputi pengembangan lebah madu dan padi terapung di Desa Beringin, Kecamatan Talang Muandau, serta padi ladang dan rumah produksi di Desa Temiang, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis.
Pengembangan demplot ini bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar kawasan sekaligus menjadi model yang dapat diterapkan di desa lain. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pengembangan usaha kecil berbasis hasil hutan bukan kayu (HHBK).
“Pengembangan demplot juga disertai bimbingan teknis untuk meningkatkan keterampilan praktis masyarakat,†ujar Hasan, baru-baru ini.
Hingga saat ini, dukungan pembiayaan dari P2SEMH Kementerian Kehutanan dan ITTO masih terbatas pada dua desa. Namun, FKKM Riau berharap pengembangan demplot dapat diperluas ke minimal 15 desa yang sebelumnya sudah dilakukan identifikasi potensi unggulan.
Menurut Hasan, FKKM bersama mitra telah mengidentifikasi produk unggulan di 15 desa tersebut dan melihat potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
Hasan menegaskan, keberadaan kawasan Cagar Biosfer GSKBB menjadi perhatian penting karena tiga alasan utama, yaitu status kawasan sebagai hutan Suaka Margasatwa, penetapan UNESCO sebagai cagar biosfer, serta keberadaan konsesi perusahaan pengelola hutan yang beririsan dengan kawasan tersebut.
“Kawasan ini juga sudah menjadi fokus Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), sehingga perlu mendapat perhatian semua pihak,†ujarnya mengakhiri. (rls)
Komentar Anda :