Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Kesehatan
Pemko Pekanbaru Mulai Sweeping Anak Gizi Buruk untuk Tekan Angka Gizi Stunting
Kamis, 14 Agustus 2025 - 21:11:52 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bergerak cepat menekan angka stunting di wilayahnya. 

Melalui program “sweeping” atau penyisiran, Pemko Pekanbaru berupaya menjaring anak-anak dengan kondisi gizi kurang di setiap kelurahan.

Langkah ini diambil untuk memastikan setiap anak mendapatkan intervensi gizi yang memadai agar terhindar dari stunting.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, menegaskan komitmen Pemko Pekanbaru dalam program ini. "Kami tidak mau lagi ada anak-anak dengan gizi buruk di Pekanbaru," ujarnya, Kamis (14/8/2025).

Ia menambahkan bahwa tim di lapangan telah mulai bekerja untuk menyisir anak-anak yang teridentifikasi berisiko stunting. Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.

Sebelumnya, Wali Kota Agung telah mencanangkan program sweeping anak-anak dengan gizi kurang, serupa dengan program yang pernah dilakukan untuk anak-anak putus sekolah.

"Kalau kemarin kita berburu anak-anak putus sekolah, sekarang kita akan berburu anak-anak gizi kurang," kata Agung Nugroho, Minggu (3/8).

Zulhelmi Arifin alias Ami, sapaan akrabnya, meminta doa dari seluruh masyarakat agar upaya menekan angka stunting ini berjalan dengan baik. Pemko Pekanbaru menargetkan untuk mencapai status zero stunting, sebuah target ambisius yang membutuhkan dukungan dari semua pihak.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Pekanbaru telah melakukan koordinasi dengan dinas terkait, seperti Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk-KB) serta Dinas Kesehatan. Sinergi ini memastikan program berjalan terstruktur dan tepat sasaran.

Nantinya, petugas di lapangan akan melibatkan kader Posyandu sebagai garda terdepan. Mereka bertugas untuk mengidentifikasi dan mendata anak-anak yang memiliki kondisi gizi kurang di lingkungan masing-masing.

Setelah terdata, anak-anak tersebut akan menerima bantuan makanan tambahan. Bantuan ini diberikan langsung oleh petugas ke rumah-rumah untuk memastikan asupan gizi sampai ke tangan anak yang membutuhkan.

"Akan diberikan makanan tambahan langsung oleh petugas ke rumahnya. Karena kalau diberikan sembako, takutnya digunakan ke yang lain-lain," pungkas Wali Kota Agung.

Langkah proaktif Pemkot Pekanbaru ini diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting dan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan. 

Program ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mengatasi masalah gizi yang menjadi prioritas nasional. (mcr)




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat