Kamis, 01 Oktober 2026 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
 
 
☰ Sosial Budaya
Lindungi Tuah Marwah, Polda Riau Rangkul Cipayung Plus dan Mahasiswa Jadi Agen Green Policing
Senin, 04 Agustus 2025 - 10:04:24 WIB
Cipayung Plus dan mahasiswa se-Provinsi Riau menjadi agen 'Green Policing'. (dok. Polda Riau)

SULUHRIAU, Pekanbaru - Polda Riau merangkul berbagai elemen masyarakat, termasuk Cipayung Plus dan mahasiswa se-Provinsi Riau, untuk menjadi agen 'Green Policing' dalam upaya melestarikan lingkungan. 

Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian alam dan menindak tegas kejahatan lingkungan di Bumi Lancang Kuning.

Hal ini disampaikan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dalam Apel Bersama Cipayung Plus, Mahasiswa dan Bhabinkamtibmas dalam Rangka Sosialisasi Green Policing di Mapolda Riau, Senin (4/8/2025). 

Dalam sambutannya, Irjen Herry Heryawan menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa dan Bhabinkamtibmas atas peran aktifnya dalam menjaga lingkungan.

"Mahasiswa adalah agen perubahan, Bhabinkamtibmas adalah agen keamanan, dan aktivis lingkungan adalah agen kesadaran. Jika kekuatan ini digabung, maka yang berdiri di hadapan saya hari ini adalah agen perubahan untuk mencapai keberlanjutan," ujar Irjen Herry Heryawan.

Irjen Herry Heryawan menyoroti masalah krisis lingkungan, deforestasi, pencemaran dan kebakaran hutan yang terjadi di Provinsi Riau adalah akibat minimnya kesadaran kolektif. 

Untuk itu, selain penegakan hukum, dibutuhkan upaya pendekatan yang berbasis komunitas untuk menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat.

"Oleh karena itu, strategi kita tak bisa semata-mata mengandalkan penegakan hukum yang represif. Kita butuh pendekatan baru yang menyentuh akar, yaitu pendekatan partisipatif, transformatif, dan berbasis komunitas," jelasnya.

Green sebagai respons terhadap berbagai tantangan global, seperti krisis lingkungan, perubahan iklim, bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga permasalahan sosial yang berakar pada aspek ekonomi dan ekologi. Green Policing juga menjadi semangat ekosipasi, sebuah pendekatan yang menggabungkan ekologi dan partisipasi masyarakat.

"Tanpa partisipasi, keselamatan lingkungan akan berada dalam ambang kritis, karena sejatinya emansipasi kita bersama yang menentukan nyawa dari setiap flora dan fauna," katanya.

Konsep ekosipasi menekankan bahwa keberlanjutan lingkungan tidak akan pernah tercapai tanpa melibatkan masyarakat sebagai aktor utama. Bukan hanya sebagai objek sosialisasi, tetapi sebagai subjek perubahan, tetpi masyarakat juga memiliki ruang, hak, dan tanggung jawab untuk menjadi bagian dari solusi.

"Kita semua pada dasarnya adalah perusak alam. Namun, emansipasi kita pada ekologi lah yang menentukan apakah kita tergolong sebagai perusak atau sebagai pelindung alam," lanjutnya.

Irjen Herry Heryawan menjadikan tiga elemen mahasiswa, aktivis, dan Bhabinkamtibmas sebagai kekuatan untuk melindungi alam. 

Dimana, mahasiswa sebagai agen perubahan yang akan membawa energi intelektual dan semangat progresif. Sementara aktivis lingkungan menjadi perwakilan yang akan menyampaikan suara nurani dan advokasi komunitas, dan Bhabinkamtibmas menjadi agen keamanan yang menjadi penghubung antara negara dan masyarakat.

"Kombinasi ini adalah kekuatan sosial yang tidak boleh diremehkan. Kita semua bukan hanya mampu menyampaikan pesan, tapi membangun dialog, menyentuh hati, dan memfasilitasi perubahan dari bawah ke atas," paparnya.

Para agen 'Green Policing' ini diharapkan menyebarkan nilai-nilai kepedulian lingkungan, mendorong partisipasi warga dalam menjaga ruang hidupnya, menghidupkan semangat gotong royong menjaga bumi, dan menjadi jembatan antara institusi negara dan komunitas akar rumput.

Herry Heryawan menekankan Green Policing bukan sekadar kebijakan, akan tetapi sebuah gerakan moral. Begitu halnya dengan ekosipasi yang bukan sekadar konsep, akan tetapi strategi keberlanjutan yang bermakna bagi keluarga, masyarakat, dan masa depan anak cucu bangsa.

"Akhir kata, saya mengucapkan selamat bertugas kepada para Agen Green Policing. Jadilah penggerak di wilayah masing-masing. Jadilah penyala harapan bagi bumi kita dan jadilah contoh bahwa keamanan dan kelestarian lingkungan bisa berjalan beriringan," tutupnya. (src, sr5)




 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    02 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    03 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    04 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    05 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    06 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    07 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    08 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    09 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    10 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    11 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    12 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    13 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    14 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    15 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    16 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    17 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    18 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    19 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    21 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    22 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat